
Keesokan Harinya....
Keluarga Arga,Vina,Luis,Marsha,Dea sudah ada di ruang keluarga setelah sarapan
"Marsha kamu bekerja sebagai sekertaris ku"Jelas Arga
"Baik kak,Aku tidak sabar bermain dengan tikus tikus"Ucap Marsha
"Jangan bahayakan dirimu dek"Ucap Dea mengacak rambut Marsha
"Sayang aku berangkat dulu ya,Ada berkas yang harus aku pelajari di Rumah Sakit"Ucap Dea
"Iya Sayang...Cup,Jangan terlalu lelah ingat usia 8 bulan kamu tidak boleh bekerja lagi sekarang masih 5 setengah aja udah besar,cepet capek"Ucap Arga
"Oke Boss"ucap Dea lalu pergi
"Dadah Kak"Ucap Marsha melambai,Dea membalas dengan hal yang sama
"Dokter Cebol jaga istriku,Kalau sampai luka awas saja ku pastikan kukitmu jadi bahan tasku"Ancam Arga.
Setelah kepergian Dea.Arga,Marsha dan Luis segera pergi ke kantor untuk mengikuti rapat.
"Ayo...Apa kamu sudah mempelajari berkasnya?"Tanya Arga kepada Marsha yang berada di samping luis
"Sudah Kak"Ucap Marsha
"Bagus"Ucap Arga lalu kembali mengalihkan wajahnya ke berkas sedangkan Marsha ke Tablet dan Luis Fokus membawa mobil.
Sesampainya di Kantor Adijaya Group mereka langsung masuk,Sama halnya dengan Dea Marsha tersenyum membalas sapaan pagi para pegawai.
"Siapa wanita di sebelah tuan Arga"Itulah kata ya g paling banyak keluar dari Bisikan pegawai membuat Arga berhenti dan melirik luis lalu meninggalkan Luis dan Marsha di lobby.
"Dengar Kenalkan Dia adalah Marsha Glandy Hotman Saudari dari Istri tuan Arga dan Sekarang menjadi Sekertaris Tuan Arga mengerti"Ucap Luis dengan tegas.
"Hay...senang bisa berkenalan dengan kalian semoga kita bisa bekerja sama dengan baik"Sapa Marsha
Semua bertepuk tangan melihat kelakuan Marsha yang sangat sopan sama halnya dengan Dea.Setelah itu mereka kembali ke Ruangan Arga.
__ADS_1
Diruangan Arga Luis sudah membacakan jadwal untuk Arga,Sedangkan Marsha sibuk dengan persiapan rapat di ruang rapat.
"Tok Tok Tok"Marsha mengetok pintu.
"Boss....Mari Rapatnya sudah mulai,Semua sudah menunggu"Ucap Marsha dengan Formal
"Tidak usah seformal itu kalik"Ejek Arga
"Lah....Biar keren wkwk"Balas Marsha
"Terserah kamu,Menyebalkan"Ucap Arga
"Apa!!!"Ucap Marsha
"Tidak"Singkat Arga
Sesampainya di ruang rapat Arga langsung duduk di kursi Kebesarannya.
"Selamat Pagi Semuanya,Terima Kasih Atas Kedatangan dan Partisipasi Kalian disini,Perkenalkan saya Marsha Glandy Hotman Sekertaris Tuan Arga,Saya disini akan menjelaskan beberapa Aturan yang harus dipegang dan diikuti oleh pemegang Saham dan Investor terkait"Ucap Marsha
Mula mula Brayen acuh dan memilih memandang ke luar jendela membuat Marsha menegurnya.
Brayen merasa tersindir tiba tiba mengalihkan wajahnya ke arah lawan bicaranya hendak membentak namun kaku saat melihat wajahnya.
"Kau!"Ucap Brayen lalu kaku...
"Cantik"Batin Brayen.
"Jadi dia Tuan Brayen yang hampir mencelakakan Kakak dan Ponakanku"Batin Marsha dengan mata tajam seolah mengibarkan bendera peperangan.
"Hem"Suara Arga membuyarkan lamunan mereka
"Baik Saya lanjut...Poin pertama Pihak pertama yang tak Lain adakah Perusahaan Adijaya Grup dan Pihak kedua adalah Perusaaan Pond Grup serta pihak ketiga adalah para investor.
1.Pihak Pertama adalah pemegang saham terbesar sebanyak 55%
2.Pihak Kedua dan Ketiga harus meminta tanda tangan serta persetujuan pihak pertama apabila melakukan rapat maupun kerjasama dnegan pihak lain
__ADS_1
3.Pihak kedua tetap menjadi pimpinan atau CEO dari perusahaan tersebut nanun Pihak Pertama berhak merubahnya kapanpun dan dimana pu. tampa persetujuan pihak lain
4.Pihak pertama akan ikut membantu berupa kerja sama yang akan di jamin oleh ADIJAYA GRUP.
5.Apabila terjadi pelanggaran atau penipuan maka Pihak pertama akan mencabut semua saham yang tertanam serta mengambil 55% saham tersebut dnegan mengalihkan nama menjadi Kantor cabang pihak pertama
Itulah isi dari beberapa poin yang di jelaskan oleh Marsha
"Itu tadi beberapa aturan yang tertera bagaimana apakah kalian setuju"Ucap luis
Brayen masih terpukau melihat Marsha sementara Marsha merasa kesal ditatap oleh Brayen.
"Ni orang nantangin gue banget"Kesal Marsha dalam hati.
Brak...Arga memukul meja membuat Brayen terkejut.
"Setuju aku setuju"Ucap Brayen
"Bagus"Ucap Arga.
"Juli sebentar lagi kami akan merasakan akibat menghianati dan menghancurkan aku"Batin Arga.
"Rapat selesai"Ucap Arga lalu pergi.
"Tuan Brayen..Tuan Arga meminta anda keruangannya"ucap Luis
"Baik ada yang ingin aku bicarakan juga"Ucap Brayen.
.
.
.
.
.
__ADS_1
TBC Hallo ingat ya berkomentar yang bijak,Boleh ngasih saran dan Kritik ingat juga bahasanya ya,Author akan terima semua Kritik saran yang baik dan pasti aku jadiin referensi,Kalau ada salah kata dan penulisan Maaf ya 🖤🔊Author cuman manusia biasa yang tak sempurna dan kadang salah hehehe lebay kan😉🙏🏻🙏🏻*