
Setelah Veronika ditangkap.Asisten Arga langsung di larikan kerumah sakit.
"Ais...kenapa aku bisa lemah begini....tidak biasanya aku seperti ini aku juga sering mual mual,Lembut sama orang ada apa denganku"Batin Arga
Sespainya di rumah sakit.Arga dan juga beberapa pihak kepolisian membawa Asisten arga ke ruang operasi.
"Minggir...."Ucap Dea bergegas ke ruang ganti
Setelah selesai dea langsung memasuki ruang operasi yang disambut hormat oleh beberapa Asisten operasi
"Scan jantung"Ucap Dea
"Baik Prof"Ucap suster
"Tidak sampai mengenai jantung...Brovie.."Ucap dea
SRET. . dea langsung membelah dada Pasien
Dea memasukkan brovie ke dekat jantung lalu melihat CT Scan.
"Kanan"Ucap Dea
Sret....Peluru berhasil di ambil dari dada Asisten Arga.
"Satu lagi"Ucap Dea mengarahkan brovie ke arah kiri
"Pinset..."Ucap Dea lalu mengambil peluru
Cruss......Crut...Darah terciprat di wajah dea
Tiiit Tiiit Tiiit detak jantung melemah
"Prof jantung pasien melemah"Ucap Dr.Vina
"Infus sedot darah"Ucap Dea mesih tenang
Srut.... suara darah tersedot ke botol infus kosong
Dea terus berfokus pada jantung pasin untuk menjahit luka tembak di dekat jantung
__ADS_1
"Selesai,Sekarang carikan donor golongan darah AB"ucap Dea
"Baik Prof"Ucap suster lalu pergi,Sedangkan dea masih menatap monitor untuk memantau jantung Pasien yang melemah.
"Pompa jantungnya"Ucap Dea
"Baik prof"Ucap perawat laki laki
"Lihat jantungnya sarafnya melemas itu disebabkan oleh Kagetnya saraf jantung mendapatkan respon benturan/Tembakan yang hampir mengenai jantung"Jelas dea sebelum perawat memompa jantung
"Baik Prof saya akan arahkan alat tolong di beri aba aba"Ucap perawat itu
"Arahkan ke jantung,Agak ke bawah,sedikit lagi dan.....pompa...Pompa ....pompa"Ucap Dea
Tit Tit Tit(Suara detak jantung normal)
"Lepas.."Ucap dea
"Baik prof"Ucap perawat
"Alirkan darahnya ke jantung"Ucap Dea kepada vina
Srut..... Suara aliran darah mengalir dari infus menuju jantung
"Sekarang bawa pasien ke ICU,Rawat secara insentif,Setalah mendapat 2 kantong darag,Salurkan bersama infus"Jelas dea lalu meninggalkan ruang operasi.
**Tit....Lampu ruang operasi mati
Cklek**..... Pintu terbuka
"Nyonya bagaimana keadaan anak saya"Tanya Mama asisten Arga
"Semua baik tante,Operasinya berjalan lancar,Pasien akan di bawa ke ICU,sementara pasien belum sadar karena pengaruh obat bius"Ucap Dea dengan senyumnya
"Maaf prof darahnya sudah siap"Ucap perawat
"Ayo"Ucap dea
Grejeg Grejeg Grejeg.....Suara brankar pasien
__ADS_1
Ruang ICU
Dea kini memasang infus dan juga darah kepada Asisten arga yang telah menyelamatkan mereka.Sementara keluarga pasien hanya melihat dari luar ICU Kaca
"Dr.Vina aku tugaskan kamu jaga pasien ini"Ucap Dea lalu pergi
"Kenapa aku sih🤨 Sialan tapi kasihan juga nih bocah kampret"Batin Vina
Cletak dea menyentil kening Vina
"Akh....Sakit prof"Ucap Vina
"Makanya jangan ngayal,Awas jodoh"Ucap Dea lalu pergi
"Kenapa dia sejak hamilmud dia jadi kadang cepat marah,Suka pukulin orang,Cuek,Datar apa jangan jangan dia sama kayak bapaknya"Guman Vina mendapat tatapan tajam dari Dea
"Pis Pis Pis cuman bercanda"Ucap Vina gelagapan sambil menunjukan dua jarimya✌
"Sayang....."Manja Arga membuat beberapa pwngawal yang menjaga ruangan Asistennya bergidik ngeri
"Puft....."Suara Ziko menahan tawa
"Ada apa....Sayang lihat dia hiks hiks..."Ucap Arga sambil meneteskan air mata membuat Ziko tertegun jijik
"Ziko....Pletak"Ucap Dea menajamkan matanya sedangkan Vina dan yang lainya tertawa
"Apa sifat mereka ketukar"Guman Ziko menghelus kepalanya yang dijitak oleh dea
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
TBC Hallo ingat ya berkomentar yang bijak,Boleh ngasih saran dan Kritik ingat juga bahasanya ya,Author akan terima semua Kritik saran yang baik dan pasti aku jadiin referensi,Kalau ada salah kata dan penulisan Maaf ya 🖤🔊Author cuman manusia biasa yang tak sempurna dan kadang salah hehehe lebay kan😉🙏🏻🙏🏻*