Dokter Pintar & Boss Mafia

Dokter Pintar & Boss Mafia
Kericuhan(revisi)


__ADS_3

🚩🚩🚩🚩⚠️Mohon perhatian kali ini bakalan banyak tayponya ya jadi hehe maklum⚠️Selamat membaca🚩🚩🚩🚩.TYPO BERTEBARAN DIMANA MANA


Keesokan harinya tepat pukul 5 pagi Ray terbangun dari tidurnya melihat sang daddy masih pulas.


"Daddy..."Bisik ray keras


"Emm"Lenguh al terbangun karna ray menutup hidungnya.


"Ada apa son?"Tanya Al dengan suara bariton khas baru bangun


"Ayo kita joging...sambil menghilup udala segal"Ucap Ray


"Lest go.."Ucap Al mengajak putra ke kamar mandi untuk gosok gigi dan cuci muka


Setelah selesai...semuanya sudah bersiap untuk berolah raga pagi.


"Molning olang tua"Sapa Ray gaya collnya



Semua berdecak mendengar kelakuan si kecil yang memiliki wajah super datar itu.Al dikali yovi jadi ray begitulah pepatah.


"Morning"Ucap Semuanya.


"Ayo..."Ucap Ray memakai kaca matanya yang tersambung ke semua akses termasuk di mansion utama.


"Bangun jangan malas sebental lagi kakak kilimkan sulel(surel)melalui email,Datanya sudah kakak input chek lah sebental"Ucap ray tegas karna tau kebiasaan adiknya rey.


🔊Sebental 5 menit lagi"Lenguh ray dari teleconference phone


"Kebiasaan!"Tegas Al yang mendengar percakapan ray dan rey karna anaknya sudha membagikan headset ke semuanya.


"Disitu udah jam 8 pagi...udah makan?"Ucap Al terdengar tegas membuat rey bangun


🔊"Belum hehehe"Ucap rey dari tlkm


"Huuuu dasar pemalas"Sorak Leo dan el.


🔊Dasal olang tua"Ketus Rey


Hingga tiba di depan lab yang jarangnya cuma 700 m dari vila semua mulai bersikap biasa saja.


"Tuan"Sapa 3 profesor


"Hem"Datar semuanya lalu melanjutkan joggingnya mengitari taman hendak kembali ke vila

__ADS_1


"Tuan saya ikut ya"Ucap tasya mencoba mencari perhatian dislah satu mereka.


"Menyingkil"Bentak ray karna tasya dengan berani memyentuh dan menggandeng tanganya seolah mereka dan daddy al keluarga bahagia yang menggandeng anaknya di tengah tengah.


Mata merah ray menyalang penuh tatapan kebencian dengan cepat El menyemprotkan sanitezer ke tangan ray.


Ray paling benci disentuh orang yang dia tidak sukai namun wanita ini benar benar tebal muka


"Hei...kau benar benar menjijikan sudah diperingatkan kemarin masih mencari muka!"Bentak Veer tak suka membuat semua kaget karna sendari kemarin Veer hanya diam.


"Siapa kau"Teriak Tasya menatap benci pada Veer


"Apa dendam wanita ini"Batin Al dan Ray kecil


"Hei jaga bicaramu pada tuanmu!"Tegas Jack selaku ketua yang diperintahkan memgawasi segala bisnis yovi


"Maaf saya terbawa emosi"Ucap Tasya memelas menurunkan nada suaranya.


"Cih kampungan"Ketus leo


"Maaf tuan kekasih saya berbicara sembarangan"Ucap profesor Gerland menarik tasya


"Cih sebentar lagi kalian berdua yang aku depak dari sini"Batin tasya melihat 3 prof dan Veer tajam


Ray menatap sekitar dan matanya tertuju pada sumur itu.


"Minggil"Ucap datar ray mulai memasuki Lab jeju


"Tuan muda kecil disini banyak cairan berbahaya"Ucap Prof Jordy yang umurnya setengah abad langsung menggendong ray membuat Al dkk semua terbelalak.


1


2


3


"SIALLLLL BELANINYA KAU TUA BANGKAAAAAAA!"Teriak Ray langsung meninju wajah prof jordy membuat prof itu kaget dan tumbang Ray hampir terjatuh syukur Leo cepat menangkapnya.Al yang melihat itu langsung terbakar amarah seakan ingin memangsa hidup hidup yang menyebabkan putranya.


Ray sangat kesal langsung menghabiskan sebotol sanitezer ke badanya seakan dirinya terkena jamur dan viru


Duakkk kleteekkk


"Aaarrgghhhhhhh"Teriak jordi saat tanganya di Piling ke belakang


"Maaf tuan muda Kecil"Ucap Prof jordy menahan sakit

__ADS_1


"*Sial tunggu penemuanku selesai mati kalian semua"Batin jordy


"Kau yang akan mati."Batin Ray seakan menggerti*


Ray yang digendong Leo kembali masuk membuat 3 prof panik apa lagi bocah diikuti oleh yang lainya.


"Tuann"Manja tasya namun sebelum menyentuh tangan Al tasya mulai menciut karna tatapan dingin al


Al duduk di salah satu kursi lab masih memperhatikan ray



"I am okay deddy"Ucap Ray mengerti kekawatiran daddynya.Al menjaga keluarganya sehingga segores luka saja akan membuat sosok al yang terkenal dingin itu seakan ingin menelan musuhnya hidup hidup.


Al membolak balikan dna memeriksa kaki dan tangan kecil ray dengan teliti


"Aku kan stlong"Ucap Ray bangga


"Ayo jangan jauh jauh dari dad apanila kau terluka dad akan sedih dan tinggal nama karna mommymu akan memberikan daddy ke macan tutul peliharaannya"Ucap al mulai tenang


"Boleh saja asal nanti daging daddy dibagi ke lion dan tigel lay"Ucap Ray membuat yang lain tertawa dna al tersenyum masam


"Nanti kalian gak punya daddy"Ucap Al


"Tinggal cali dad balu.Mom kan banyak yang suka kalna cantik"Enteng ray membuat al tersedak


"Uhuk uhuk uhuk"


hahaha tawa el dkk


.


.


.


.


.


Segini dulu ya jangan lupa ninggalin jejak biar semangat buatnya😍😍😍😍


TBC Hallo ingat ya berkomentar yang bijak,Boleh ngasih saran dan Kritik ingat juga bahasanya ya,Author akan terima semua Kritik saran yang baik dan pasti aku jadiin referensi,Kalau ada salah kata dan penulisan Maaf ya 🖤🔊Author cuman manusia biasa yang tak sempurna dan kadang salah hehehe lebay kan😉🙏🏻🙏🏻


Jangan Lupa berdoa dan jadilah Pribadi yang lebih baik😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2