Dokter Sekolah Berkemampuan Tembus Pandang

Dokter Sekolah Berkemampuan Tembus Pandang
Bab 13 Ditakdirkan Sangat Menawan


__ADS_3

Hans merasa lucu, Dirut cantik ini benar-benar menarik, bisa-bisanya dia tidak bisa tahan dengan candaan seperti ini?


Dia mengedipkan mata dan berkata dengan senyum, “Kak Victoria, aku hanya ingin meminta bantuanmu untuk memeriksa wanita yang bernama Meli Liam, dia juga siswi Universitas Indonesia, apa ini ada hubungannya denganku memiliki niat jahat terhadapmu?”


Henry membiarkan dirinya melindungi Meli, tapi si marga Wijaya itu tidak memberinya tahu informasi tentang wanita itu.


Henry pernah mengatakan, tidak boleh inisiatif menelponnya, jadi dia hanya bisa menemukannya sendiri.


“Kamu…”


Victoria merasa sangat canggung setelah mendengar ucapan Hans, pria ini terlalu genit, terlalu jahat, bisa-bisanya menjebak dia.


“Kak Victoria? Aku ingin hadiah ini, seharusnya tidak sulit, kan?” Hans tersenyum.


Setelah menenangkan diri, rasa gugup itu, Victoria pun memberengnya sambil berkata, “Itu bukan hal sulit, namun aku sedikit penasaran, siapa Meli Liam itu? Apa pacar barumu?”


Dia tersenyum acuh tak acuh ketika berkata sampai akhir.


Harus diakui bahwa senyuman dia benar-benar cantik, juga sangat anggun. Ada dua lesung pipi, sehingga membuatnya terlihat menawan.


Lalu tampak Victoria ini sangat menawan, bentuk tubuh juga cantik dan setiap katanya bisa membuat para pria tergoda. Hans merasa merinding ketika melihat tampak dia yang menawan.


“Jangan menganggapku sangat brengsek, aku baru saja putus dengan Bella, jadi belum keluar dari trauma hubungan sebelumnya, bagaimana mungkin aku mencari pacar baru sekarang?” Hans berkata dengan serius.


Aku tidak percaya pada pria cabul sepertimu!


Victoria memberengnya, lalu berkata, “Dia dari perguruan tinggi mana? Lalu, jurusan apa yang dipelajarinya?”


“Aku tidak tahu tentang hal itu, aku hanya tahu namanya Meli Liam, mahasiswi semester satu.”


“Kamu saja tidak tahu dia, jadi ngapain kamu mencarinya?”


“Permintaan orang, jadi aku harus membantunya.”


Berbicara tentang hal ini, Hans tidak tahan untuk mengomentari Henry, dia seharusnya memberikan informasi rinci jika ingin dirinya melindungi orang itu.


“Baiklah, aku akan meminta guru yang mengelola status siswa mengecek, besok akan memberimu jawaban.”


“Terima kasih Kak Victoria.”

__ADS_1


“Tidak perlu berterima kasih.” Selesai Victoria berbicara, dia tiba-tiba mengerutkan dahi.


Hans merasa sedikit aneh, juga melihat tangannya memijat leher bagian belakangnya, jadi Hans menggunakan kemampuan tembus pandangnya, lalu melihat tulang lehernya sedikit tidak sejajar, sehingga membuat dia merasa sakit.


“Ah, itu… Kak Victoria, apa lehermu sedikit sakit?” Tanya Hans.


“Bagaimana kamu mengetahuinya?” Victoria terkejut.


Hans langsung menjawab, “Sebenarnya, selain leher, pinggang Kak Victoria juga bermasalah, kan?”


“Bagaimana kamu dapat melihatnya?” Victoria sangat kaget.


Hans berkata, “Aku adalah Dokter, jika aku tidak tahu, maka aku tidak pantas menjadi Dokter.”


“Hehe, aku lupa bahwa kamu adalah Dokter.” Victoria menggerakkan lehernya sambil menarik nafas, “Penyebab penyakit ini karena kerja, aku juga tidak ada cara.”


“Kalau begitu Kak Victoria harus menjaga kesehatan, bagaimanapun ada fisik yang baik, baru bisa melakukan kerja. Oh iya, aku juga memiliki banyak pengalaman tentang teknik pijat, perlukah aku membantumu memijatnya? Tenang saja, aku tidak menerima uang, hehe.”


Victoria menatapnya dengan waspada, tidak menerima uang? Semua itu adalah ucapan tidak benar, dia hanya ingin mendapatkan keuntungan dari dirinya, kan?


“Sudahlah, rumah sakit universitas ini juga ada departemen pijat, lalu Dokter Cindy sangat pandai di bidang ini dan dia sering memijat tubuhku.” Ucap Victoria.


Victoria sedikit tidak percaya ketika melihat dia berkata dengan percaya diri, “Benarkah?”


Jika dia bisa menyembuhkan penyakit ini, maka dia bersedia membiarkan Hans mencobanya, tapi bocah ini terlalu genit.


“Jika aku tidak bisa menyembuhkannya, maka aku akan membiarkanmu menduduki aku seumur hidup.” Hans berkata dengan tawa.


Victoria tidak mendengar maksud jahat di dalam ucapannya, ketika dia tidak tahu harus percaya padanya atau tidak, dia tiba-tiba merasakan tulang leher dan pinggangnya mulai sakit dan semakin sakit.


“Baiklah, kita cari bangsal kosong.” Ucap Victoria sambil menahan sakit.


Setelah menemukan satu bangsal kosong, Victoria segera menyuruh suster membuka pintu, lalu menutup pintu, juga berbaring di tempat tidur putih itu sesuai instruksi Hans.


Harus Hans katakan, setelah dia berbaring, lekuk tubuh yang ditutupi oleh gaun ini, lalu pantat yang montok ini dan gaya ini benar-benar terlihat sangat menggoda.


Wah, tubuh ini benar-benar cantik! Aku tidak perlu membuka kemampuan tembus pandang lagi!


Hans menelan ludah, lalu mengulurkan tangan untuk memijat tulang punggung yang dia merasa paling sakit.

__ADS_1


Meskipun melalui baju, tapi dia dapat merasakan kelembutan di tangannya, sehingga membuat nafsu dalam hati Hans membara.


Pijatan dia lembut, pada saat yang sama dia juga mengumpulkan energinya di ujung jari sehingga energi itu perlahan-lahan dimasukkan ke tubuhnya.


Victoria merasa tulang punggungnya menjadi rileks, nyaman dan di bawah pengaruh energi itu, dia tidak bisa menahan diri untuk merintih, “Oh…”


Sial!


Sepasang kaki Hans menjadi lemas, hampir saja berlutut di lantai. Harus diakui, Victoria ini benar-benar seorang iblis, bahkan rintihannya juga sangat menggoda.


Selama 20 menit berikut, Hans melewati waktu dengan suara jeritan yang nyaman itu dan suara indah itu tidak bisa dijelaskan.


Sedangkan Victoria mendapatkan kelegaan yang tidak pernah dia rasakan, rasa sakit di leher dan tulang punggungnya hilang. Hanya saja dia tersipu karena jeritan yang memalukan tadi.


Setelah turun dari tempat tidur, Victoria merapikan baju sendiri dan tidak mengatakan apa-apa.


“Bagaimana Kak Victoria? Teknik pijatku hebat, kan? Apakah ada membuatmu merasakan klimaks?”


Pria brengsek! Apa yang disebut klimaks?


Dalam hati Victoria merasa sangat malu, sehingga wajahnya memerah, bahkan leher juga memerah. Dia tidak berani melihatnya, hanya berkata dengan suara kecil, “Terima kasih, aku sudah lebih baik. Aku pamit dulu, besok aku akan memberi hasil penelitian tentang wanita bernama Meli Liam itu.”


Selesai bicara, dia mengambil tasnya, lalu menarik pintu dan berlari keluar.


Dalam hati Hans ingin tertawa ketika melihat Dirut cantik pergi dengan tergesa-gesa, Dirut cantik ini benar-benar tidak tahan dengan candaan.


Setelah keluar dari rumah sakit universitas, Hans ingin pergi ke rumah sewaannya, agar bisa memindahkan kopernya kemari, tapi sudah jam 10 malam, jadi dia tidak pergi.


Esok paginya, Hans mulai bekerja di rumah sakit universitas, lalu mendapatkan dua set baju kedokteran dari Cindy selaku ketua departemen bedah.


Setelah mengalami masalah semalam, sekarang dia sudah menjadi orang terkenal di rumah sakit dan semua orang akan bersikap hormat padanya ketika bertemunya.


Waktu istirahat siang, dia mengangkat telepon dari Victoria.


“Kak Victoria, ada apa? Apa penyakitmu kambuh lagi, perlukah aku ke sana untuk memijatmu?” Hans bercanda.


Wajah Victoria sedikit merah ketika teringat masalah dipijat dia tadi malam, jadi memarahinya, “Mati saja kamu.”


Hans tertawa, jika dia bisa berbuat seperti hal semalam lagi, maka dia rela mati.

__ADS_1


Melihat dia sudah sedikit patuh, Victoria baru berkata, “Baiklah, mari kita kembali ke topik. Kamu memintaku membantu mencari Meli Liam, sekarang aku sudah menemukannya dan dia ada di…”


__ADS_2