Dokter Sekolah Berkemampuan Tembus Pandang

Dokter Sekolah Berkemampuan Tembus Pandang
Bab 3 Warisan


__ADS_3

Dengan bantuan Cindy, prosedur masuk diselesaikan dengan cepat.


Setelah itu, Cindy membawanya ke sebuah kamar seluas sekitar 15 meter persegi, di dalam ada tempat tidur, selimut, meja dan bangku. Meskipun kondisinya sederhana, tapi cukup bagus.


“Asrama kamu ditempatkan di sini, ini kuncinya.” selesai Cindy bicara, dia memberi kunci padanya, “Hari ini, kamu mengemas barang dulu, besok resmi bekerja, aku pamit dulu.”


“Baik.” Hans menerima kunci itu, “Dokter Cindy, biar aku mengantarmu.”


Cindy tidak menjawab, hanya membiarkan dia saja. Namun, dia baru saja melangkah dua langkah, kepalanya sudah terdengar suara mendengung, lalu di depannya menjadi gelap, kemudian dia merasa kepalanya semakin sakit seperti mau pecah.


“Ah!”


Hans berteriak sakit, sepasang tangannya juga memegang kepala, lalu berguling di atas lantai, sedangkan kepalanya semakin sakit sampai ingin mati.


Cindy terkejut, “Hans, kenapa kamu? Kenapa?”


Tapi saat ini, Hans sudah kehilangan kendali, hanya melawan dengan kuat, tidak lama, dia kehilangan kesadaran.


Entah berapa lama, sakit di kepalanya pelan-pelan mereda. Hans bangun, lalu melirik sekitar, saat ini dirinya kembali ke bangsal lagi.


Namun kali, ada seorang suster kecil yang terlihat imut dan cantik, saat ini dia sedang tidur di samping tempat tidur.


Hans merasa kepalanya sedikit sakit, juga sedikit haus, ketika dia ingin membangunkan suster untuk mengambilkannya air, tapi tiba-tiba terdengar suara orang misterius bergema di benaknya.


“Anak muda, mulai sekarang, kamu dan aku adalah orang yang berjodoh, kamu telah mendapatkan warisan keterampilan medisku. Setelah kamu berhasil mempelajarinya, kamu harus membantuku balas dendam, membantu Tim Naga mengklarifikasi fitnah itu, ingat, ingat.”


Mendengar sampai akhir, suara misterius itu mulai pelan-pelan hilang. Hans belum sadar dari keterkejutan itu, informasi yang besar itu memenuhi benaknya, sehingga membuat dia sangat kaget.


Informasi ini sangat rumit, hanya saja ini semua tentang keterampilan medis, pengetahuan yang banyak, juga tak terhitung, hanya ada sedikit bagian yang berkaitan dengan memori tentang informasi orang itu.


“Apa yang terjadi?” Hans tidak percaya, kemudian menyaring tentang memori orang misterius itu.


Yang membuat dia tidak menyangka adalah orang misterius itu ternyata adalah orang yang berkekuatan misterius dari Tim Naga di Militer Indonesia!

__ADS_1


Dia tidak tahu nama orang misterius itu, hanya tahu nama kodenya di Tim Naga “Master”. Karena dia memiliki kemampuan medis yang baik, meskipun orang yang akan mati, juga bisa diselamatkan dia, jadi dia memiliki reputasi tinggi di dalam anggota Tim Naga ini.


Tapi, misi di Jakarta tiga bulan lalu, anggota Tim Naga disergap oleh musuh sehingga banyak korban, lalu Master dikepung oleh musuh sehingga mati di dalam peperangan.


Tapi, tidak ada yang menyangka bahwa kultivasi Master sangat tinggi, tubuhnya telah meninggal, tapi rohnya masih ada, juga dilindungi oleh Universitas Indonesia untuk menunggu jodohnya muncul, lalu menuruni warisannya dan kelak membantunya membalas dendam.


Penantian ini selama tiga bulan.


Kebetulan, Hans datang ke Universitas Indonesia untuk mencari pacar, juga kebetulan dia terjadi kecelakaan mobil, lalu kehilangan sadar. Selain itu, dia juga lulusan dari universitas kedokteran, jadi Master baru ada kesempatan merasuki tubuhnya, kemudian mewariskan keterampilan medisnya dan mengukir di dalam benaknya.


Setelah mengerti alasan ini, Hans menyaring keterampilan medis yang diwariskan Master kepadanya, tetapi dia menyadari bahwa ingatan ini telah sepenuhnya menyatu dengan dirinya.


Selain itu, dia menyadari bahwa dirinya mengapa tiba-tiba mempunyai kemampuan tembus pandang, sebenarnya itu dibuka oleh Master.


Mengapa kemampuan tembus pandangnya hilang, karena di dalam diafragmanya (Satu jari di bawah pusar adalah tempat penyimpanan energi) tidak ada dukungan energi lagi, jadi kemampuan tembus pandangnya pelan-pelan hilang.


Jika ingin mendapatkan kemampuan tembus pandang lagi, dia hanya perlu melatih “Jurus Panjang Umur” yang diwariskan oleh Master padanya, agar mengisi penuh energi panjang umur di dalam diafragmanya.


Hans sangat senang. Dia duduk tegak dan perlahan mengatur napasnya sesuai dengan cara pelatihan jurus umur panjang dalam ingatannya. Setelah beberapa saat, dia merasakan ada napas kecil yang mengalir di diafragma, tubuhnya, lalu kepala yang pusing itu semakin sadar.


Satu jam berlalu.


Saat ini suster itu bangun, lalu melihat dia bermeditasi di atas tempat tidur, jadi merasa lucu sambil berkata, “Hei, apa yang kamu lakukan?”


Hans langsung menghentikan latihannya, lalu dia membuka mata, juga merasa sangat segar, penuh energi dan melirik suster itu.


Tadi suster ini tidur di samping tempat tidur, jadi dia tidak bisa melihat secara teliti, sekarang setelah dilihat, dia merasa suster ini sangat cantik, mungil, lucu, juga mengikat gaya rambut lucu dan terlihat ada temperamen anak tetangga.


“Tidak apa-apa, hanya bermeditasi untuk merawat tubuh… oh ya, siapa namamu?” Hans tersenyum.


Merawat tubuh adalah alasan yang baik untuk menyembunyikan latihannya.


“Merawat tubuh?” suster tidak curiga, hanya menganggukkan kepala, lalu tersenyum dan menunjukkan gigi gingsulnya, “Namaku Marcella Hanami.”

__ADS_1


“Marcella… hehe, nama yang bagus, namamu seperti orangmu, kamu terlihat sangat polos seperti salju!” Hans menganggukkan kepala.


“Kamu juga sama, terlihat sangat ganteng, apalagi sepasang mata ini, sangat cantik seperti permata hitam.” wajah Marcella yang halus menunjukkan ekspresi kagum.


Cantik seperti permata hitam?


Hans terkejut sejenak, lalu mengerti ini pasti efek dari latihan jurus umur panjang itu. Bukan hanya kekuatan mentalnya meningkat, tapi matanya juga berubah menjadi hitam dan terang, bahkan Marcella juga tergoda padanya.


Tiba-tiba, Hans ada ide, dia mengalirkan energi diafragmanya ke sepasang matanya, tidak lama dia melihat baju suster Marcella, pelan-pelan terbuka, hanya tersisa pakaian dalam dan ****** *****.


Mungkin karena usianya masih muda, jadi dadanya tidak besar, tubuhnya juga belum berkembang sepenuhnya, tapi sepasang payudara sudah mulai berbentuk, dia juga memakai ****** ***** bermotif Winnie the Pooh, hanya saja tidak bisa menutupi pemandangan menggoda seorang gadis.


Sial, benar-benar wanita yang menawan dan tubuhnya ini pasti adalah hal yang diinginkan pria!


Aish, sayang sekali, dia hanya bisa melihat, juga tidak tahu bocah mana yang bisa menikahi wanita cantik seperti ini?


Hans muncul rasa rendah diri, tiba-tiba dia diam-diam memarahi diri sendiri: Hans Hans, pandanganmu benar-benar pendek, sekarang kamu sudah mewarisi kemampuan medis Master, jadi masa depanmu akan cemerlang, untuk apa kamu takut tidak bisa mendapatkan wanita ini?


Terpikir hal ini, dalam hatinya menjadi panas, lalu dia merasa dalam benaknya terkadang muncul Dirut Victoria yang cantik itu, kemudian terkadang muncul Dokter Cindy yang cantik, jika dia bisa mendapatkan dua wanita itu, perasaan itu pasti sangat indah.


“Hei, hei, kamu lihat ke mana?”


Terdengar suara tidak senang Marcella, Hans pun berkata tanpa berpikir, “Lihat dada…”


Hans baru tahu itu buruk setelah mengucapkan kata-kata itu.


Benar, suara Marcella menjadi keras, “Pria genit.” lalu, dia berlari dengan cepat.


Sayangnya dia tidak tahu bahwa Hans sedang menatap pantatnya. Orang luar hanya bisa melihat baju suster itu menutupi keindahan di dalam, tapi di mata Hans, itu bukanlah masalah.


“Ckck, gerakan pantat yang lenggak-lenggok ini benar-benar menawan.”


Hans tertawa, mata dia juga berbinar. Suasana hatinya sekarang telah berbeda dibandingkan dengan suasana hati buruk ketika putus dengan Bella.

__ADS_1


__ADS_2