
"Apa yang kau ingin aku lakukan?" Murong Xue Ji sangat penasaran hal besar apa yang An Ling Yue ingin dia lakukan.
"Aku ingin kau mengumpulkan 200 orang yang memiliki bakat biasa biasa saja. 100 pria dan 100 wanita. Dan mereka harus berusia 15 sampai 20 tahun. Yang paling utama adalah karakter mereka. Jika mereka memiliki sifat sombong, mereka tidak memenuhi syarat untuk menjadi pengikutku."
"Ling Yue, maksudmu ...?"
"Ya, aku ingin mendirikan sebuah organisasi, organisasi rahasia yang sangat kuat!" Kata kata An Ling Yue sangat mendominasi.
Murong Xue Ji menarik napas. Kemudian dengan penuh kegembiraan, dia segera menyanggupi perintah An Ling Yue. "Aku akan melakukannya untukmu. Tapi, mengapa kau mencari bakat yang biasa biasa saja?"
"Kau akan mengetahuinya nanti." An Ling Yue tersenyum penuh rahasia.
"Adapun nama organisasi rahasia ini ..." An Ling Yue berhenti sejenak, kemudian melanjutkan, "Semua orang kan mengenalnya sebagai organisasi Bulan Berdarah!"
"Dan aku ingin semua orang mengenalku sebagai, Putri Kegelapan!" Melihat An Ling Yue yang sangat mendominasi, Murong Xue Ji tiba tiba menemukan bahwa An Ling Yue seperti orang yang berbeda. Dia semakin mengagumi penyelamatnya ini.
"Ling Yue, percaya padaku. Aku tidak akan pernah mengecewakanmu!"
An Ling Yue tidak menjawab, namun dia sangat mempercayainya.
...***...
Hari ini adalah hari Pangeran Zhong Du, Zhong Fuzhu berkunjung ke Kekaisaran Huang Dong.
Semua masyarakat Huang Dong menyambut kedatangan Pangeran ketiga Zhong Du.
Seorang pria berjubah ungu keluar dari kereta. Ketampanannya membuat beberapa wanita yang menatapnya langsung jatuh cinta.
Suara bisik bisik datang dari kerumunan.
"Hei, Pangeran keempat Zhong Du sangat tampan. Jika aku bisa, aku ingin menjadi selirnya!"
"Apa kau tidak tahu? Ada desas desus yang mengatakan bahwa pangeran keempat Zhong Du sangat jahat. Jika dia sedang marah, dia bisa membunuh selirnya kapan saja."
"Benarkah? Jika yang kau katakan itu benar, aku tidak ingin menjadi selirnya."
"Hahaha, apa kau percaya kata katanya? Itu hanya rumor. Bagaimana pria setampan dia bisa membunuh seorang wanita. Oh tidak, bahkan jika rumor itu benar, lalu apa? Setidaknya aku bisa tidur dengannya meski hanya semalam!"
Diskusi tentang Pangeran Zhong Fuzhu terus berjalan. Namun yang didiskusikan seolah tidak mendengar, Pangeran itu terus berjalan ke arah Kaisar An Li Huang.
"Saya telah melihat Kaisar!" Meskipun kata katanya terdengar hormat, Pangeran Zhong Fuzhu sama sekali tidak menghormati Kaisar.
__ADS_1
Kaisar An Li Huang mengernyitkan alisnya tidak suka. Namun dia tetap diam karena yang dia hadapi adalah Pangeran Zhong Fuzhu dari Zhong Du.
"Karena Pangeran Zhong sudah di sini, antar dia ke halamannya!" Setelah itu Kaisar An Li Huang pergi, tidak melihat kebelakang.
Setelah Kaisar pergi, An Luo Qi segera menghampiri Zhong Fuzhu.
"Pangeran Zhong, biarkan Qi'er yang mengantarmu!" Kata kata An Luo Qi membuat beberapa saudaranya melirik ke arahnya. Namun An Luo Qi tidak mempedulikan mereka.
Zhong Fuzhu hanya mengangguk. Lalu mengikuti An Luo Qi menuju tempat peristirahatannya.
Melihat An Luo Qi sudah jauh, An Ruochen berkata, "Sepertinya adik keenam berusaha mendekati Pangeran Zhong."
"Hei, apa salahnya dia merayunya? Mungkin saja Luo Qi bisa tidur dengannya malam ini!" Mendengar kata kata An Qian, beberapa dari mereka tertawa mengejek.
Mungkin karena An Luo Qi yang termuda dari mereka, jadi dia masih belum mengetahui banyak hal.
An Ruochen dan yang lainnya, dapat menebak niat dari kedatangan Pangeran Zhong Du. Karena itu, tidak ada dari mereka yang peduli pada kedatangan Pangeran keempat Zhong Du. Hanya An Luo Qi, yang berusaha menarik hati Pangeran Zhong Fuzhu.
Setelah mereka puas dengan perilaku An Luo Qi, mereka meninggalkan tempat dan menuju ke halaman masing masing.
Semua orang yang menyaksikan kesenangan di istanapun ikut bubar.
...***...
Melihat kesempatan, Zhong Fuzhu bertanya mengenai Permaisuri Feng Ling.
"Bagaimana dengan Permaisuri Feng Ling? Aku tidak melihatnya bersama kalian tadi."
"Kau bertanya tentang permaisuri Feng Ling? Ibu dari sampah An Ling Yue? Baiklah, karena pangeran bertanya, Qi'er akan menjawabnya. Permaisuri Feng Ling sudah mati 16 tahun yang lalu saat melahirkan sampah itu." An Luo Qi sangat senang ketika Zhong Fuzhu bertanya padanya, karena sejak awal dia hanya diam dan tidak peduli pada An Luo Qi. Melihat kesempatan untuk bisa dekat dengan Zhong Fuzhu, An Luo Qi menceritakan tentang kejadian 16 tahun yang lalu.
"Permaisuri Feng Ling sudah mati? Mengapa aku tidak tahu?" Mendengar berita ini, Zhong Fuzhu merasa sangat senang. Ini adalah berita pertama yang dia dapatkan setelah tiba di Huang Dong. "Lalu apa maksudmu dengan melahirkan sampah?"
"Hei, Permaisuri Feng Ling yang terkenal sangat mendominasi di seluruh Benua Jianyu melahirkan anak yang tidak bisa berkultivasi. Adapun mengapa kau tidak tahu, tentu saja karena hal itu sangat tidak penting untuk dibicarakan. Jadi berita itu tidak menyebar sampai ke Zhong Du." Jawab An Luo Qi dengan bangga. Dia tidak tahu sama sekali bahwa kematian Permaisuri Feng Ling memang di rahasiakan dari Kekaisaran Zhong Du.
"Maksudmu anak itu sia sia? Lalu di mana dia sekarang?" Pangeran Zhong Fuzhu semakin tertarik pada topik ini.
"Sampah itu mati setahun yang lalu." An Luo Qi menjawab dengan santai. Seolah yang dia bicarakan orang lain, bukan saudarinya.
Setelah mendengar itu, Zhong Fuzhu tidak lagi peduli pada berita An Ling Yue. Namun, kata kata An Luo Qi berikutnya memancing pangeran Zhong Fuzhu untuk mendengarkan.
"Pangeran, asal kau tau, ibuku menceritakannya padaku, bahwa pada malam An Ling Yue di lahirkan, terjadi fenomena bulan merah. Dan badai menghantui seluruh Kekaisaran Huang Dong. Dan semua orang yakin bahwa fenomena itu adalah sebuah kutukan."
__ADS_1
"Apa? Jadi saat terjadi bulan merah, itu bertepatan saat Permaisuri melahirkan? Hem, mungkinkah itu suatu kebetulan?"
"Entahlah, aku hanya tau bahwa itu adalah kutukan bagi si sampah itu."
"Kau bilang An Ling Yue, saudarimu itu mati setahun yang lalu?" Tadinya Zhong Fuzhu tidak tertarik pada An Ling Yue, namun sekarang dia berubah pikiran. Dia semakin ingin mengetahui tentang sampah An Ling Yue.
"Ya, satu tahun yang lalu kami mengadakan kompetisi berburu di hutan Feilong. Saat itu tepat di depan mataku An Ling Yue di serang oleh seseorang berpakaian serba hitam. Karena putus asa, sampah itu memilih melompat ke jurang di belakangnya."
Mendengar itu, Zhong Fuzhu menghela napas kecewa. Dia berpikir bahwa mungkin yang orang lain sebut sebagai sampah, adalah seseorang yang istimewa. Tapi setelah mendengar dia melompat ke jurang, dia yakin dia salah. Seseorang yang jatuh ke jurang pasti sudah mati. Dan itu hanya membuktikan An Ling Yue bukan hal yang baik. Namun berbeda jika An Ling Yue kembali hidup hidup. Mungkin, banyak hal yang akan terjadi.
"Baiklah Pangeran, karena kau baru tiba di Huang Dong, kau beristirahatlah dulu. Qi'er akan datang jika kau membutuhkanku." Kata An Luo Qi dengan senyum lembut.
Zhong Fuzhu hanya mengangguk. Karena tidak ada berita lain yang dia dapatkan, dia kembali acuh tak acuh dan memasuki kamarnya.
An Luo Qi segera meninggalkan halaman Zhong Fuzhu.
Melihat An Luo Qi sudah pergi, Zhong Fuzhu menunjukkan senyum jahat.
...***...
"Ling Yue!" Panggil Murong Xue Ji.
Saat ini An Ling Yue, Murong Xue Ji dan Xiao Huli berdiri di depan sebuah gua.
"Apa kau yakin akan menjadikan tempat ini sebagai markas organisasi?" Tentu saja Murong Xue Ji kurang yakin dengan tempat yang di pilih An Ling Yue. Karena tempat itu merupakan sebuah gua yang di kelilingi oleh racun.
"Tentu saja!" An Ling Yue menyunggingkan senyum jahat. "Xue Ji, kau pergi merekrut 200 orang. Setelah 3 hari, bawa mereka ke tempat ini!"
"Oke, aku akan berangkat sekarang." Tanpa menunda waktu, Murong Xue Ji segera melakukan tugasnya.
Adapun An Ling Yue, setelah kepergian Murong Xue Ji, dia langsung memasuki gua. Di dalam gua terdapat banyak serangga beracun, namun An Ling Yue melewatinya begitu saja, seolah mereka hanya serangga biasa.
Tak hanya itu, banyak perangkap yang terbentuk dari alam di dalamnya. Seperti lumpur yang menyerupai tanah biasa, ada lubang yang dalamnya puluhan meter, bahkan terdapat jurang yang hanya dapat di lewati dengan jembatan yang sangat licin. Jika tidak berhati hati, seseorang akan mudah terpeleset dan jatuh ke jurang yang gelap.
Namun semua itu sangat mudah di lalui oleh An Ling Yue. Tentu saja karena gua ini merupakan salah satu tempat An Ling Yue berlatih.
Dengan gesit berjalan ke depan, akhirnya An Ling Yue berhenti di sebuah pintu. Dia ingat ketika dia masih berada di alam Soul Refining tingkat menengah, dia tidak mampu membuka pintu ini. Dia dapat membukanya setelah menembus Foundation tingkat rendah.
Membuka pintu dengan aura spiritual, pintu itu bergeser secara otomatis.
Aura spiritual yang melimpah menghembus ke wajah cantiknya.
__ADS_1
Melepas penutup matanya, An Ling Yue memperlihatkan mata merah darahnya. Dengan senyum menawan, dia bergumam, "Inilah saatnya!"