Dominance Princess Of The Darkness

Dominance Princess Of The Darkness
Kepercayaan Tabib Yao


__ADS_3

Di tepi tebing, seorang wanita paruh baya tengah memandang ke jurang di hadapannya. Sudah seharian dia berdiri di tempat itu, seolah sedang menunggu seseorang untuk kembali.


"Yue'er, sudah setahun sejak kepergianmu. Apa kau tidak merindukan Nenek?" Tabib Yao bergumam pada dirinya sendiri. "Nenek yakin Yue'er masih hidup. Itu sebabnya nenek selalu datang ke tempat ini untuk menunggumu. Mungkin suatu hari, kau akan muncul di hadapan Nenek."


Tabib Yao telah datang berkali kali ke tebing tempat An Ling Yue terjatuh.


Saat pertama kali dia mendapat kabar bahwa An Ling Yue mati karena terjatuh ke jurang, tabib Yao segera datang ke tempat itu, dia menangis selama tiga hari tiga malam.


Namun setelah itu dia tersadar, dia telah menyadari satu hal bahwa An Ling Yue bukanlah wanita biasa. Apalagi ibunya merupakan wanita terkuat di Kekaisaran Huang Dong. Jadi tabib Yao memiliki kepercayaan bahwa suatu hari An Ling Yue akan kembali.


"Yue'er, kapanpun kau ingin kembali, Nenek akan selalu menunggumu!"


...***...


Di gua bawah tanah, An Ling Yue dan Xia Bei Yuan berjalan sepanjang lorong gua.


Tiba tiba langkah An Ling Yue berhenti, dia berbalik menghadap arah kedatangannya, seolah mendengar seseorang memanggilnya.


"Ada apa?" Tanya Xia Bei Yuan.


An Ling Yue menggelengkan kepalanya. Dia menatap pria di depannya, "Aku hanya merindukan Nenek Yao."


"Kau akan segera bertemu dengannya!" Hibur Xia Bei Yuan.


"Aku tahu, sekarang prioritasku adalah meningkatkan kekuatan. Setelah itu..." An Ling Yue menyipitkan matanya, senyum iblis menghiasi bibirnya. "Ayo kita lanjutkan perjalanan!"


Xia Bei Yuan mengikuti An Ling Yue.

__ADS_1


Setengah jam kemudian, An Ling Yue dan Xia Bei Yuan sampai di pintu gua. Melihat keluar, An Ling Yue merasa sangat takjub, sesuatu di depannya adalah sebuah pemandangan yang membuat hatinya bergetar hebat.


Xia Bei Yuan menyipitkan matanya, lalu melirik An Ling Yue, dia menghela napas panjang. 'Sepertinya, hari itu tidak akan lama lagi!'


...***...


Kekaisaran Huang Dong, kamar kaisar An Li Huang.


"Tabib Yao, kau pergi ke tebing itu lagi?"


"Ya Kaisar!" Jawab tabib Yao tanpa ekspresi.


"Anak itu sudah mati, apa yang masih kau lakukan di tempat itu?" Kaisar An Li Huang sangat tidak senang, "Aku sudah memperingatkanmu bahwa dia tidak boleh muncul di hadapanku, atau aku akan segera membunuhnya!"


"Dan kau berhasil melakukannya!" Tabib Yao sudah tahu sejak lama bahwa dalang di balik terjatuhnya An Ling Yue adalah kaisar An Li Huang sendiri. Dan kaisarpun tidak menyangkalnya.


"Karena aku percaya bahwa Yue'er akan kembali. Aku menantikan saat dia memenggal kepalamu!"


"LANCANG!" Urat di leher kaisar An Li Huang seolah akan melompat keluar, dia sangat marah hingga ingin segera membunuh tabib Yao. Tapi dia menahannya karena masih membutuhkan wanita tua ini.


Kaisar An Li Huang menarik napas panjang, lalu mengatakan pada wanita di depannya, "Aku memanggilmu karena aku ingin kau melakukan sesuatu untukku!"


"Mengapa aku harus menuruti perintahmu?" Ekspresi tabib Yao masih setenang biasanya, seolah aura kaisar An Li Huang tidak mempengaruhinya sama sekali.


"Kau harus mendengarkannya dulu sebelum menolak!"


Tabib Yao mengerutkan kening, namun dia tetap menunggu kata kata kaisar selanjutnya.

__ADS_1


"Kau pasti masih mencari liontin giok milik Feng Ling kan?" Wajah kaisar An Li Huang penuh kemenangan. Dia yakin setelah mendangar ini, tabib Yao pasti akan melakukan apa saja untuknya.


Dan benar saja, ekspresi tabib Yao berubah setelah kaisar mangatakan liontin giok. "Di mana liontin giok itu?"


"Hahaha! Jika kau menginginkannya, kau harus menuruti perintahku!" Ancam kaisar An Li Huang.


"Apa yang kau inginkan?" Tabib Yao kembali tenang, demi mendapatkan liontin giok itu, dia akan melakukan apapun, karena benda itu adalah milik Feng Ling.


"Aku akan mengirimmu ke Kekaisaran Zhong Du!"


"Apa?" Kali ini tabib Yao bereaksi berlebihan.


"Apa? Kau tidak ingin liontin giok itu? Jika kau tidak menginginkannya, aku dapat menghancurkannya!"


Tabib Yao menggertakkan giginya, dia menarik napas panjang, menutup matanya dan menjawab, "Aku akan melakukannya!"


"Bagus! Apa yang akan kau lakukan, aku akan mengatakannya sekarang!" Senyum jahat muncul di wajah kaisar An Li Huang. "Aku ingin kau meracuni Zhong Cheng!"


"Itu tidak akan mudah!"


"Aku tidak peduli! Apapun resikonya, kau harus berhasil!" Kaisar An Li Huang hanya mengangkat bahu tidak peduli keselamatan tabib Yao.


"Kapan aku akan pergi?" Tanya tabib Yao.


"Hari ini! Kau akan pergi seorang diri tanpa seorangpun yang menemanimu!"


Setelah itu, kaisar An Li Huang mengusir tabib Yao dari hadapannya.

__ADS_1


Tabib Yao pun keluar dari kamar kaisar. Di depan kamar, dia memandang ke kejauhan, "Yue'er, jika suatu hari kau tidak dapat melihatku lagi, ku harap kau akan menemukan seseorang yang mencintaimu lebih dari Nenek menyayangimu!"


__ADS_2