Dosen Ku My Love

Dosen Ku My Love
#Eps 04 Pertemuan


__ADS_3

" Gebril apa yang sedang kamu lakukan,


dan kamu Dion, !


Awan berjalan cepat menghampiri Dion yang sudah terduduk karena terkejut mendengar suara yang tak asing itu, yaitu adalah suara sahabat nya sendiri yang sudah bersamanya semenjak mereka masih duduk di bangku SMP, dan selalu bersamanya baik suka maupun duka.


Awan menarik kerah baju milik sahabat nya itu, yang sebenarnya didalam hatinya ia menolak untuk itu, karena ia juga sangat menyayangi dion, bahkan ia berjanji pada dirinya kalau tidak akan ada orang yang berani menyakitinya, sekali pun itu nyamuk, begitu sayang nya ia pada Dion.


"Mengapa kau tega pada ku dion, mangapa ?


kau sudah ku anggap sebagai adik ku sendiri dan bahkan keluarga ku sudah merasa nyaman dengan kehadiran mu,


mengapa kau malah menghianati ku dion !!"


Awan menggertak dion dengan emosi yang benar benar ia tahan.


"jawab dion,!"


semakin ia mengeraskan suaranya.


"Cukup Awan, cukup,!


kau tak perlu sebegitu marahnya pada dion,"


tak kalah tinggi suara gebril yang di lontarkan kepada awan.


"dan kamu, apa mau kamu hah,!


semuanya yang kamu inginkan selau aku turuti, dan kini kau balas aku dengan selingkuh di belakangku bahkan dengan sahabat ku sendiri, aku benar-benar kecewa padamu Gebril.


"oh, kamu bertanya, apa mauku,,


aku maunya kita putus, karena aku benar-benar sudah tidak nyaman lagi bersamamu, sekarang juga kamu harus pergi dari sini.


oh ya !, dan ingat, mulai sekarang kita sudah tidak ada hubungan apapun."


Gebril menekankan suaranya dengan jelas, dan melepaskan tangan awan yang mulai melemah mencengkram kerah baju dion.


...****************...


Pagi hari pun telah tiba, di mana ada sebuah perjanjian antara Embun dan Celcy.


"Hallo cel,!


cel kamu ada di mana, kok lama banget sih.


"Ya Bun maaf ya bun aku sedikit telat nih baru saja masuk ke tamannya,


"Ok cel, GPL ya,,


aku dah nunggu ni di tempat biasa,!


"ya ya sayang, sebentar lagi nyampe kok,


dah dulu ya biar bisa cepat sampai ni!"


"Ok,!!


tak selang beberapa lama.


"Satu, dua, tiga,,


DARRRR!!


Celcy mengejutkan embun dari balik bangku yg di duduki oleh embun.


"Aaasstakhfirullah,!


dengan terkejutnya embun berteriak,


"ih celcy, kamu kok gitu cih, kalau aku jantungan gimana,?


"ya kalau kamu jantungan, aku bawa ke Rs dong bun, masak ya ku lihat lihat saja,!


hehehe"


sambil menertawakan embun yang masih kesal dengannya.

__ADS_1


"kamu kok lama banget cih cel, kan kita janjiannya pagi, lah kamu datangnya pagi menjelang siang, kan kita mau ke kampus lagi, yaa liat liat dulu lah, tumben kamu gak tepat janji,!"


"ya cel macet banget td di jalan, mungkin karena hari ini kan hari libur, jadi banyak yang berpergian juga berlibur, maaf deh bun,"


"yaudah gak papa cel,"


"Ge mana cel, kamu gak lupa kan bawa uangnya,?"


"gak dong, kan udah ku persiapkan dari kemarin-kemarin buat kamu."


"makasih banyak ya cel, dah mau bantuin aku"


"ya, gak masalah bun, kamu juga kan sering bantuin aku, tapi apa cukup bun uangnya, kamu cuma minta satu juta, apa itu nanti gak kurang,"


"gak kurang kok cel, karena aku dah buka tabungan ku tadi malam."


"ekhem ekhem, dapat berapa tu ya kira kira,?"


"gak banyak kok cel, karena aku pun jarang jarang menabung di ahir ahir kelas tiga ini, karena kan kita banyak kebutuhan untuk perpisahan kemarin."


"ohh ya, gak papa bun nanti kalau seandainya masih kurang jangan kawatir ya, uang tabungan ku masih ada kok, hehehe,"


"ya masih ada lah cel, toh kamu kok nabung sehari itu kan dah bisa jadi uang jajan aku satu bulan cel,"


"hehehe gak ah, biasa aja,!


dua sahabat yang saling sayang dan percaya ini tetawa riang dengan candaan candaan dan cerita cerita yang lucu.


...****************...


Di apartemen awan, awan masih dengan mimpinya yang indah, bagaikan tak ingin di ganggu oleh siapa pun, tiba tiba.


Ting ting tong,,


Ting ting tong,,


suara seluler awan berdering dering, dan membuatnya terbangun.


"Aaaahhh siapa sih itu, mengganggu tidur ku saja,,


"Hallo tuan,!


suara dari sebrang telepon genggam awan,


"Ya hallo, ad apa,!


dengan jawaban yang ketus dan malas karena awan baru saja bangun dari tidurnya,


"Tuan kapan akan kembali ke London tuan,


kok tuan belum mengabari saya,!


seru asisten awan yang benar benar setia padanya,


"Oh pikir ada apa kamu pagi pagi gini dah nelpon,!"


"Tapi maaf tuan, kalu di Indonesia ini sudah tak pagi lagi tuan."


gumam andra dari sebrang.


soalnya perbedaan waktu Indonesia dan London itu lebih cepat di Indonesia, perbedaannya hampir tujuh jam sendiri.


"Tuan saya menelfon dari sini pukul 07.00


tuan, seharusnya di Indonesia sudah siang kan tuan?"


"Gak usah sok pinter kamu, mengajari saya


saya sudah tau, ya sudah kalau begitu saya ingin bergegas ke kampus."


"ke kampus, mau ngapain tu,,,


belum sempurna ia bertanya, sudah di putus oleh Awan panggilan tersebut.


"huff,


tuan tuan gak pernah berubah ternyata,

__ADS_1


setelah kepergian si Gebril sialan itu, ia benar-benar menjadi orang lain di dirinya sendiri."


Awan yang terkejut langsung bangun dari tempatnya tidur,


"oh ternyata aku semalam tidur di sofa ini,


apa karena aku terlalu lelah semalam memikirkan sesuatu yang tak ingin lagi aku ingat, hah sudahlah, aku harus segera bergegas ke kampus."


...****************...


Embun dan Celcy yang sudah tiba di kampus sejak siang tadi setelah dari taman masih berkeliling kampus untuk mencari kelas mereka,,


"Cel cel, sepertinya itu deh kelas kita,"


"ia tu bun,


ayo kita lihat ke sana,!"


"Ayo,"


Ajak embun kembali


"waww ternya keren juga ya kampus dan kelas kita bun,"


"ia cel, aku gak nyangka bisa kuliah di universitas ini cel, Alhamdulillah, aku bersyukur banget cel,"


"aku juga senang bun, nilai ku bisa memadai masuk ke universitas ini juga bun, makasih ya, semua ini karena kamu selalu sabar untuk mengajari aku bun."


"ya sama sama cel,


oh ya cel aku keluar bentar ya cel, mau ke toilet."


"ya hati hati ya bun,


awas nyasar loh !,


"ya cel, bentar ya,!"


"ya bun,!


Embun pun keluar dari kelasnya menuju ke toilet yang tak jauh dari kelas mereka, dengn tergesa gesa, lalu di persimpangan ruangan,


"Braaaaaaakkk,


"Awwww,!


suara lembut embun mengaduh kesakitan.


Awan dengan sigap menangkap dan memeluk seorang gadis cantik yang hampir saja terbanting ke lantai karena kuatnya tabrakan tersebut, dan tanpa sengaja dua bola mata mereka beradu dan saling memandang menjadi satu, ternyata mereka saling mengagumi satu sama lain,


"em maaf mas, tolong di lepaskan pelukannya boleh ya mas, dan sekali lagi saya minta maaf mas saya terburu-buru jadi gak konsen dengan jalanan,"


dengan wajah yang tersipu malu-malu,


memandang Awan,


"em"


hanya itu jawaban dari awan yang dingin itu,


sambil melepaskan pelukannya pada embun,


"em, permisi mas,


dan embun pun berlalu meninggalkan awan menuju toilet,,


"emm tampan banget pria itu,


siapa dia ya,,


gumam dalam hati embun, mengagumi ketampanan awan.


"ya tuhan mengapa jantungku berdetak dengan keras lagi, padahal aku sudah lupa kapan jantung ini berdetak seperti ini,


dan gadis itu, sungguh cantik parasnya,!"


Awan berkata dalam hatinya, dan tak terasa ia tersenyum tanpa arti.

__ADS_1


__ADS_2