DREAM TWINS

DREAM TWINS
21.


__ADS_3

LEP-"Ucap Diandra terpotong karena mulutnya yang di bekap dengan sapu tangan yang berisi bius


Ehmmm,,ehmm"Ucap Mereka berdua menggeleng-geleng


Lalu mereka berdua pingsan bersamaan karena pengaruh bius tersebut,,


Bawa dia,,yang kecil biarin aja"Ucap Orang tersebut memerintahkan temannya untuk membawa Diandra,,dan meninggalkan Aindry yang pingsan di dalam mobil yang sudah tak terbentuk


______________


Di Sebuah Gudang


Diandra,ia di sana lah ia berada saat ini dengan tangan dan kaki yang terikat,mulut yang di sumpal dengan kain


Diandra sudah sadar dari pingsannya,,ia menangis dalam diam,,tak bisa berteriak dan hanya mengeluarkan air mata saja


Sakit,,tanganku sakit,,Daddy mommy bantuin Ian,,kak An sini bantuin Ian,,Ian takut,,Aindry juga Ian ga tau di mana,,bantuin kita"Batin Diandra


Diandra terus melihat-lihat ke semua arah kalau-kalau adiknya juga di kurung seperti dirinya,,ia sangat takut jikalau adiknya di apa-apakan,,dan ia juga takut bahwa ia adalah yang selanjutnya


Ian takut




Di Tempat lain



Aindry menangis di pelukan sang mommy,,ia terus menangis sesenggukan,,bahkan sang daddy ingin meminta penjelasan saja ia tak mampu berkata-kata karena bibirnya yang terus bergetar,,



Dandra saat melihat kondisi mobil yang hancur,,terlebih saat melihat adiknya terkapar tak sadarkan diri,,belum lagi saat ia mengetahui ternyata Aindry tak sendiri melainkan bersama Diandra dan Diandra justru tak di temukan di sana,,pikirannya kalut,,jujur saja ia ingin sekali menghancurkan orang yang menjadi dalang di balik semua ini



Sayang jangan nangis lagi"Ucap Adind kepada putri bungsunya yang tak henti-henyi menangis dan menyalahkan dirinya sendiri



Mom,,,my hiks hiks kak I,,an huhu"Ucap Aindry menangis tersedu-sedu



Sedangkan Ray ia mengubungi semua sahabat-sahabatnya untuk mengatasi masalah ini dan ia meminta untuk mencari tau keberadaan Diandra saat ini



Dandra menghampiri Aindry yang bergetar di pelukan mommy nya



Dik"Ucap Dandra menyentuh bahu Aindry,,Aindry bersembunyi di pelukan mommy nya,,ia sangat takut kakaknya itu memarahi dirinya,,karena sejak tadi Dandra tak ada berbicara kepadanya



Gak mau,,hiks hika Aind,,Aindry minta,,hiks maaf,,,Ain,,Ain salah maaf,,Jangan hiks marah,,in Ain hiks kak huhu"Ucap Aindry sesenggukan di pelukan mommy nya,,ia menyembunyikan kepalanya di dada sang mommy,,tak berani melihat kakaknya



Hey,,liat sini sama kakak,,kakak ga marah,,jangan nangis lagi"Ucap Dandra menarik Aindry sedikit kasar dan memeluk adiknya yang bergetar itu



Maaf hiks kak huhu"Ucap Aindry menangis tersedu-sedu di pelukan Dandra



Udah,,kita cari Diandra sama-sama,,kamu jangan nangis,,ini bukan salah kamu okay,,hapus air matanya,,kakak ga suka kamu nangis sayang"Ucap Dandra tulus menghapus air mata adiknya



Aindry menghapus air matanya,,ia menatap kakaknya sendu,,tak dapat di pungkiri oleh Aindry,,ia benar-benar merasa bersalah sangat bersalah,,entahlah walaupun bukan dia pelakunya tapi ia merasa tak bisa menjaga sang kakak



Aindry masih saja sesenggukan,,air mata tak bisa berhenti keluar dari pelupuk matanya



Jangan nangis okay,,maafin kakak ya dari tadi menghindari kamu,,kakak gak mau luapin emosi kakak ke kamu,,tadi kakak tenangin diri dulu,,maaf"Ucap Dandra tulus,,ia tak mau Aindry adiknya salah paham karena sejak tadi dirinya menghindari Aindry

__ADS_1



Aindry mengangguk



~~Di Tempat Lain



BRAK



Diandra berjengkit kaget saat pintu di buka dengan kasar,,



Dia,,jadi dia dalangnya"Batin Diandra tak percaya,,



Hai sayang,,sudah sadar"Ucap orang yang baru masuk dan langsung berjalan menghampiri Diandra



Ia menyentuh dagu Diandra,,namun Diandra langsung menggeleng,,secara tidak langsung Diandra menolak sentuhan dari orang tersebut



Uwowo,,jual mahal rupanya"Ucap orang tersebut mencengkram rahang Diandra geram



*Sakit*



Udah di giniin saja kamu masih sok jual mahal,,masih ingat dengan aku?"Tanya orang itu



Diandra menggeleng-geleng saja,ia berusaha lepas dari cengkraman orang tersebut




Ups,,sorry baby,,aku tidak melihat bibir manismu ini yang tertutup,,aku akan membukanya"Ucap orang tersebut kemudian membuka kain penutup mulut Diandra



Hah hah



Lepasin aku!"Teriak Diandra kesal menatap tajam orang yang tersenyum smirk di hadapannya



Masih ingat denganku?"Ucap orang tersebut tak memperdulikan ucapan Diandra



Diandra tak menjawab,,ia sibuk meliuk-liukkan badannya untuk lepas dari ikatan-ikatan



Orang tersebut langsung saja menjambak rambut Diandra,,ia merasa kesal karena Diandra tak menjawab pertanyaannya



Sakit"Ringis Diandra,,kepalanya mendongak karena jambakan keras



Ingat denganku?"Tanya orang itu lagi



Diandra menggeleng,,ia benar-benar lupa dengan nama orang tersebut namun ia tak lupa di mana ia bertemu dengan orang tersebut


__ADS_1


PLAK



Satu tamparan mendarat di pipi Diandra



Di Tempat Lain



Dandra dan daddy nya sedang menuju tempat Diandra berada,,tadi Ray berhasil menemukan keberadaan Diandra yang di bantu oleh sahabatnya,,



Perasaan Ray tak enak dan tak karuan,,tak dapat di pungkiri ia sangat mengkhawatirkan putri manjanya tersebut,,,namun ia berusaha menyembunyikan kekhawtirannya agar ia bisa memberikan kekuatan untuk anggota keluarganya,,ia tak mau terlihat lemah dan tak berdaya



Sedangkan Dandra,,ia sejak tadi gusar,,perasaanya tidak enak



~~



Sakit,,aku beneran ga inget hiks"Ucap Diandra meringis dan memohon,,ia merasakan kebas di pipinya yang mendapat dua tamparan karena orang yang menculiknya tak terima di lupakan begitu saja oleh Diandra,,belum lagi rambutnya yang di jambak oleh orang tadi



Ingat di mana kita bertemu hah?"Sentak orang itu



Ingat,,di,,salon"Ucap Diandra



Orang tersebut terkekeh,,lalu tertawa keras mendengar ucapan Diandra yang terdengar gugup dan ketakutan



Michael,,ingat namaku Michael"Ucap orang tersebut dengan senyum penuh kemenangan



Diandra mengangguk saja



Kemudian Michael melepas tangannya yang menjambak Diandra



Kita liat apa kakak mu yang posesif itu bisa menemukan kamu sekarang"Ucap Michael dengan tampang iblisnya



Jujur saja Michael merasa tersinggung dengan sikap Dandra kepadanya saat berada di salon waktu itu,,ia tak terima dan bertekad akan menculik Diandra,,ia ingin membuat Dandra kelimpungan mencari Diandra,,karena Michael bisa melihat kasih sayang Dandra yang begitu besar kepada adiknya,,namun di balik itu semua,,Michael juga merasa tertarik dengan Diandra,,lalu ia berpikir bahwa tak ada ruginya ia menculik Diandra,,dan langsung merencanakan penculikan ini



Jangan sakitin kakak"Ucap Diandra lirih



Michael yang mendengar hal tersebut tertawa



Hahahha



Di saat kaya gini aja kamu masih memikirkan kakakmu itu,,kalian berdua memang saling menyayangi rupanya"Ucap Michael



Diandra menangis,,ia tak mau apa pun terjadi kepada kakaknya,,sekarang Diandra yakin bahwa Aindry tak berada di sini,,bisa di liat bahwa Michael ini hanya mengincar dirinya dan ingin membalas kelakuan kakaknya saat di salon waktu itu


__ADS_1


***Hi Riderin❤️Author udah Up nih,,gimana?maaf ya kalau agak membingungkan,,Author pengen buat konfliknya sedikit supaya alur ceritanya ga gitu-gitu aja,,jangan lupa VOTE,LIKE,KOMEN,SARANnya ya,,THANK YOU🥰***


__ADS_2