DREAM TWINS

DREAM TWINS
34.


__ADS_3

Maaf banget,Author minta maaf karena baru bisa Up kembali,Have fun✨


Untuk kali ini Author bakalan merevisi cara Author mengetik cerita ya,jadi mungkin bakal agak beda dari yang sebelumnya,semoga kalian nyaman ya!


Hari demi hari kian berlalu Dandra semakin memperlihatkan rasa pedulinya kepada Cassie,tentu saja itu karena sang adik yang sangat nakal si Diandra dan juga Aindry yang menghasutnya


Saat ini Cassie juga sedang didekati oleh anak baru di kelas mereka,cowok baru itu berpenampilan culun namun Cassie tak mempedulikan itu karena memang bukan tipe yang suka memilih-milih teman


"Hai Cassie" ucap cowok tersebut,Andi namanya adalah Andi


"Oh hai Andi, baru dateng?" ucap Cassie


Saat ini Cassie sedang duduk di taman sekolah karena memang jam masih menunjukkan pukul 6.20 terbilang masih pagi jadi belum banyak teman sekelas mereka yang datang


Perlu kalian tau bahwa Cassie saat ini sudah mengubah sedikit demi sedikit penampilannya,tentu saja karena saran dan juga hasutan dari Diandra dan Aindry


Flashback On


"Kak Cas, dandan yuk, Aind lagi pengen main salon-salonan nih" ucap Aindry mengedipkan matanya ke arah Diandra yang terkikik geli melihat aksi adiknya


"Ayok kak" ucap Aindry lagi sambil menarik tangan Cassie ke arah meja riasnya,


"Ehh,,emm kak Cas ga bisa dandan Aind,,Aindry sama Diandra aja ya, kak Cas nunggu aja sambil ntar jadi juri bagusan yang mana" ucap Cassie


"Ih ngga seru,kita bertiga dandan, kalo kak Cas ga bisa nanti kita ajarin, kemarin Aind sama kak Diandra udah kursus lo untuk main salon-salonan hari ini" ucap Aindry dengan sombongnya


Cassie di buat melongo mendengar ucapan Aindry yang nyeleneh


Sedangkan Diandra geleng-geleng kepala sambil terkikik


"Ayok Cas,,nanti kakak yang bakal nilai, dia jadi jurinya" ucap Diandra antusias


Cassie melotot, ia akan sangat malu pastinya kepada Dandra


 


"Ya ampun kak Cas cantik banget" ucap Aindry memekik kaget,Cassie terlihat sangat-sangat cantik, mungkin ia memang cantik natural jadi cuman di poles sedikit saja sudah terpancar aura cantiknya


Begitupun dengan Diandra dan Aindry yang memang sudah cantik sejak lahir, siapa sih yang tidak mengakuinya?


"Cassie sumpa, kenapa sih kamu nyembunyiin diri kamu yang secantik ini dari dunia, bukan alay tapi kamu cantik banget ih, abis ini kakak pasti bakal klepek-klepek sih pasti ya gak dik?" ucap Diandra sempat-sempatnya jahil


"Iya dong kak Ian" ucap Aindry terkikik


Sedangkan Cassie yang dijahili, pipinya sudah memerah menahan malu sekaligus berbunga-bunga


 


"Kakak" rengek Diandra menarik tangan Dandra yang sedang asik bermain game di HP nya


"Apa sih sayang? hm?" ucap Dandra meletakkan HPnya lalu menarik tangan Diandra untuk duduk di sebelahnya


"Mau minta tolong" ucap Diandra tersenyum manis


"Ini apa? kenapa pakai make up gini hm? ga biasanya, mau keluar?" ucap Dandra nyerocos posesif kepada adik kesayangannya itu

__ADS_1


"Kalo mau keluar jangan make up gini, mengundang niat jahat dari orang" ucap Dandra lagi,ia memeluk pinggang Diandra posesif


"Ih kakak denger dulu, siapa juga sih yang mau keluar,lepas dulu ihh,, sakit nih perutnya di peluk-peluk" ucap Diandra cemberut kesal,bibirnya mencebik


"Kaya bebek" ucap Dandra terkekeh mencomot bibir Diandra gemas


"Liptint nya nanti melebar kalo di gituin kak ihh males ah" ucap Diandra kesal melipat kedua tangannya di dada dan melotot ke arah Dandra dengan dahinya yang berkerut


"Iya iya maaf, jangan marah, mau minta tolong apa hm?" ucap Dandra mengelus kepala Diandra sayang


"Mau suruh kakak jadi juri buat aku, Aindry sama Cassie, nanti kakak nilai" ucap Diandra berbinar


"Nilai apanya?" ucap Dandra bingung


Juri apaan?


"Nilai yang paling cantik" ucap Diandra tersenyum


Dandra mengangguk mengerti


 


Aindry, Diandra, dan juga Cassie sudah berdiri di hadapan Dandra layaknya murid yang sedang diomelin gurunya,pasalnya mereka kompak menunduk


"Aindry angkat kepala kamu" ucap Dandra


Aindry mengangkat kepalanya


Dandra tersenyum


"Cantik" ucap Dandra,lalu ia menurunkan telunjuk tangannya ke arah bawah, pertanda meminta Aindry menunduk lagi


Diandra mengangkat kepalanya,kemudian tersenyum sambil matanya melirik ke arah Cassie yang sedang menunduk dengan senyum jahilnya


Dandra geleng-geleng melihat tingkah adiknya itu


 


"Kamu" ucap Dandra menunjuk Cassie


"Kamu tuh Cas" ucap Diandra menyenggol-nyenggol lengan Cassie,karena Cassie yang tak kunjung mengangkat kepalanya


"Ih bukan aku, orang bukan nama aku yang di sebut,ntar dikira geer" bisik Cassie melirik-lirik Diandra


Sedangkan Aindry cekikikan melihat Cassie dengan gerak-geriknya yang kelihatan sekali gugup dan ketar-ketir saat menunggu gilirannya


"Cassandra Maurie!" ucap Dandra dengan mata tajamnya


Glug!


Cassie mengangkat kepalanya dan tersenyum kikuk ke arah Dandra yang juga menatapnya


Deg!


Dandra terpana melihat wajah Cassie yang walau hanya di make up sedikit namun mampu memancarkan kecantikannya yang benar- benar memikat

__ADS_1


Bahkan Dandra tak sadar mulutnya sedikit terbuka terpelongo sambil matanya tetap menatap Cassie memuja


Cassie yang merasa ditatap terlalu intens oleh Dandra menjadi gugup


"Ehem ehem" dehem kedua adik jahil Dandra, siapa lagi kalau bukan Diandra dan Aindry


Dandra gelagapan sendiri dibuatnya,lalu ia kembali sadar dari khayalannya yang entah kemana


 


"Gimana kak, siapa yang menang?harus jujur ya kak kalo bohong dosa" ucap Diandra


"Iya kak harus jujur siapa yang paling wow gitu, hm tapi ya kayanya Aind tau deh siapa yang paling memukau keliatan kok tadi dari ekspresi kakak hihi" ucap Aindry jahil dengan kikikan jahilnya


"Cassie" ucap Dandra singkat, padat dan jelas lalu ia berjalan meninggalkan ketiga bidadari yang sejak tadi bersamanya,ia berjalan menuju kamarnya dengan perasaan yang tak karuan


Sedangkan Aindry dan Diandra di bawah sana sudah memekik girang karena rencana mereka berhasil


"Yeyyy akhirnya kak An mengakui juga,,cie cie kak Cas akhirnya kak" ucap Aindry sempat-sempatnya menjahili Cassie yang sudah sejak tadi menahan malu


"Hm tinggal tunggu aja ni PJ nya Aind" ucap Diandra menimbrug menjahili Cassie


"Jangan gitu ih" ucap Cassie malu-malu


"Cie malu" ucap Diandra dan Aindry kompak,,mereka terus tertawa terpingkal-pingkal


Flashback Off


"Kak gimana hubungan kakak sama Cassie?" ucap Diandra sambil berjalan beriringan dengan Dandra,dengan tangannya yang setia digenggam oleh sang kakak


"Begitulah" ucap Dandra acuh


"Jangan gitu kak, ntar keburu direbut orang lo Cassie nya baru tau rasa" ucap Diandra memanas-manasi Dandra


"Jodoh ga akan kemana,sekarang fokus belajar aja dulu, dasar bocil" ucap Dandra mencubit hidung Diandra gemas


"Ih beda beberapa menit bos" ucap Diandra cemberut dengan bibir mencebik kesal


Saat mereka berjalan melewati taman, tak sengaja Dandra melihat ke arah bangku yang ditempati oleh dua orang, satu siswa dan satu siswi


Sangat jelas dilihatnya bahwa siswi itu adalah


Cassie


Rahangnya mengetat saat melihat Cassie yang tertawa lepas bersama pria lain,genggaman tangannya di tangan sang adik juga secara reflek mengerat


"Aduh kak sakit" ringis Diandra melepas genggaman tangan kakaknya,namun Dandra tak mengalihkan pandangannya


Diandra mengikuti arah mana yang dilihat oleh kakaknya, seketika itu pula rasa sakit di tangannya hilang,ia terkikik geli melihat kakaknya yang cemburu


Katanya jodoh ga akan kemana, hihi


Hai setelah lama banget aku ga Up,akhirnya hari ini bisa Up


Aku mau kalian komen untuk aku lanjut atau ngga, dan supaya aku tau berapa banyak sih yang masih pantengin novel aku ini, kalo emang ga banyak aku minta maaf banget aku g akan lanjut karena jujur nyari ide nya itu susah banget sumpa,,

__ADS_1


Jadi plis dukungannya selalu


VOTE,LIKE DAN KOMENNYA✨


__ADS_2