DREAM TWINS

DREAM TWINS
22.


__ADS_3

Jangan sakitin kakak"Ucap Diandra lirih


Michael yang mendengar hal tersebut tertawa


Hahahha


Di saat kaya gini aja kamu masih memikirkan kakakmu itu,,kalian berdua memang saling menyayangi rupanya"Ucap Michael


Diandra menangis,,ia tak mau apa pun terjadi kepada kakaknya,,sekarang Diandra yakin bahwa Aindry tak berada di sini,,bisa di liat bahwa Michael ini hanya mengincar dirinya dan ingin membalas kelakuan kakaknya saat di salon waktu itu


___________________


Diandra terus menangis mendengar ocehan Michael yang ingin sekali menghancurkan kakaknya,,Diandra berusaha untuk santai namun tidak bisa,,air mata terus turun tak dapat di tahan olehnya,,


Hey,,sayang kenapa menangis?segitu sayangnya kamu kepada kakakmu yang sombong itu hm?"Tanya Michael memegang rahang Diandra


Diandra menggeleng-geleng,,air matanya turun lebih deras,,ia merasa jijik karena sentuhan cowok di hadapannya saat ini


Ga usah sombong cantik,,mulai hari ini dan seterusnya kamu adalah milikku jadi bersikaplah seperti seorang babu,,tidak usah sok jual mahal sayang"Ucap Michael dengan senyum seringaian yang menghiasi wajah tampannya,,Michael memang tampan ia memiliki postur tubuh yang tinggi dan kekar,,namun Dandra masih lebih tinggi darinya kurang lebih 5 cm perbedaan tinggi mereka,,jika saja Michael tak memiliki jiwa psychopath seperti ini pasti sudah banyak sekali yang tertarik kepadanya,,oh tidak mungkin Michael menyembunyikan kepribadian miliknya yang satu ini,,dan mungkin hanya Diandra saja yang mengetahuinya


Jijik!"Umpat Diandra menatap Michael tajam


Michael tertawa terbahak-bahak melihat ekspresi wajah cewek yang ia cintai itu,,terlihat sangat menggemaskan di mata Michael,,


Sayang"Ucap Michael menyentuh pipi Diandra


Jangan sentuh aku!"Sentak Diandra menggelengkan wajahnya


Hey,,kamu adalah milikku mulai hari ini,,jadi aku bebas melakukan apapun yang aku mau ke kamu cantik"Ucap Michael tanpa rasa bersalah


Diandra merasa muak melihat wajah manusia yang berada di hadapannya saat ini

__ADS_1


Jijik,,dasar brengsek,,lepasin aku"Teriak Diandra yang memang tak dapat membendung emosinya lagi,,sejak tadi ia berusaha untuk tidak emosi namun justru emosinya terus-terusan di pancing oleh Michael


Hey,,brengsek begini aku adalah milikmu sayang"Ucap Michael dengan percaya dirinya


Heh,,sejak kapan,,jijik banget aku punya cowok modelan kaya kamu,,walaupun cowok di dunia ini cuman ada kamu seorang aku ga akan pernah mau jadi cewek kamu,,mendingan aku ga usah nikah seumur hidup dari pada harus memiliki pasangan iblis kaya kamu!"Sentak Diandra menggebu-gebu


Sret


AKHHH SA,,KIT"Teriak Diandra merasakan sakit di lehernya yang di cekik oleh Michael


Bicara!ayo bicara lagi,,kenapa diam?mana keberanian kamu?kamu pikir aku gak akan menyiksa kamu hanya karena kamu tau aku tertarik sama kamu hem? heh"Ucap Michael sinis menatap Diandra yang mendongak melihatnya


Ib,,lis"Ucap Diandra terbata-bata karena merasa sakit di lehernya,,nafasnya terengah-engah,,air mata tak terasa keluar di pelupuk matanya,,ingin rasanya ia berteriak namun tenggorokannya terasa tercekat,,


Michael melepas cekikannya kemudian,,ia berjalan ke pojok ruangan dan melepas ikat pinggang yang ia gunakan,,lalu tak segan-segan ia mencambuk tubuh Fiandra menggunakan ikat pinggang tersebut


Ctas Ctas


Ctas Ctas Ctas


Michael tak berhenti,,malah semakin gencar menyiksa Diandra,,Diandra terus memohon ampun dan merintih,,bahkan lehernya sudah berdarah karena terkena cambukan ikat pinggang,,hingga tanpa sadar penglihatannya mulai mengabur


Dan semua terlihat gelap


Pingsan


Sedangkan di luar gudang,,Dandra sedang melawan para anak buah Michael bersama dengan body guard daddy nya,,sang daddy dan sahabat daddy nya,,Darren,,mereka masuk melalui pintu belakang


Perjuangan mereka untuk masuk ke dalam tak mudah,,karena Michael yang sudah mengantisipasi kemungkinan adanya kakak Diandra yang akan datang menyelamatkan adik tercintanya,,pintu gudang sudah terkunci rapat mengunakan rantai besi serta para anak buah yang setia menyerahkan nyawanya kalau-kalau datang seseorang yang akan menyelamatkan Diandra


Skip

__ADS_1


Michael mengelus-elus wajah Diandra,,namun ia sama sekali tidak menyakiti Diandra lagi,,ia hanya memandang wajah Diandra yang lebam dan berisi darah,,sangat menenangkan baginya melihat wajah cewek yang ia cintai seperti itu,,ia sama sekali tak menyentuh ataupun melakukan pelecehan kepada Diandra,,ia hanya menggertak Diandra tadi karena ia merasa kesal dengan Diandra yang mengatakan dirinya iblis,,apalagi saat mendengar Diandra yang sebegitu bencinya kepada dirinya,,dari situ terbesit keinginan dalam dirinya agar Diandra tak berani macam-macam kepadanya


Kamu sangat cantik sayang,,kamu akan menjadi milikku untuk selamanya"Ucap Michael sambil tersenyum menatap wajah Diandra yang teduh


Michael mengecup kening Diandra singkat,,dan hendak keluar dari kamar tersebut namun,,ia mendengar suara riuh ricuh dari luar,,lantas ia cepat-cepat berlari dan mengecek dan ternyata benar,,kakak dari cewek yang ia cintai datang,,


Shit


Michael berbalik hendak menggendong Diandra yang pingsan ke pelukannya,,namun belum selesai membuka ikatan Diandra,,pintu di dobrak dari luar


BRAK


Dandra,Ray dan Darren masuk,,Dandra dengan wajah penuh dengan darah,,di tambah lagi wajahnya yang mengetat saat melihat kondisi sang adik yang sangat mengenaskan,,ia berlari ke arah Michael dan langsung memberikan satu bogeman maut kepada Michael,,ia merasa sangat emosi saat melihat cowok yang berada di salon itu lah dalang di balik penculikan adiknya,,


Bugh Bugh


Pukulan bertubi-tubi Dandra layangkan kepada Michael yang sudah tersungkur karena tidak siap mendapat bogeman pertama dari Dandra,,sedangkan Ray dan Darren membuka ikatan Diandra,,Ray menangis saat melihat keadaan putrinya yang memprihatinkan,,ia merasa gagal menjaga putrinya hingga keadaannya seperti ini,,lalu Ray menggendong Diandra dan membawanya ke luar menuju mobil hendak di larikan ke rumah sakit yang sudah Ray sediakan kalau-kalau kejadian akan seperti ini,,sedangkan Dandra ia adu jotos dengan Michael,,


Michael yang merasa tak terima di pukul bertubi-tubi oleh Dandra,,ia bangun dan membalas pukulan dari Dandra


Bugh Bugh


Dandra tersungkur dengan wajahnya yang babak belur,,Darren balik menuju ke tempat Dandra dan Michael berada,,ia hendak melerai kedua cowok tersebut,,karena Ray sudah menyuruhnya untuk menyusul Dandra,,karena jika Dandra sudah emosi seperti itu ia bisa langsung membunuh orang yang membuatnya emosi,,ia tak akan memandang bulu lagi


Stop boy,,kita bawa polisi,,biarkan polisi yang akan menyelesaikan dia"Ucap Darren menarik Dandra untuk keluar


Lepas om,,cowok brengsek ini harus di kasi pelajaran,,"Bentak Dandra dengan emosi yang menggebu-gebu


Sabar,,kamu harus utamain kondisi adik kamu, Diandra"Ucap Darren sengaja,,tadi Ray mengatakan jika Dandra tak mau menurut jadikan Diandra sebagai tameng maka Dandra tak akan menolak


Dan benar saja Dandra langsung berlari keluar ia menuju mobilnya dan di ikuti oleh Darren,,kemudian mereka menyerahkan masalah kepada pihak berwajib dan langsung menuju ke rumah sakit yang sudah di rencanakan,,,

__ADS_1


Hi Riderin❤️Author udah Up,,VOTE,LIKE,KOMEN DAN SARANNYA DI TUNGGU🥺


__ADS_2