
"Makasi ya Ndi" ucap Cassie kepada Andi
Andi mengangguk
"Nanti kalo emang butuh bantuan lagi bilang aja ya Cas" ucap Andi tersenyum bahagia karena bisa lebih dekat dengan Cassie
Cassie mengangguk
Tak jauh dari tempat mereka ada sepasang mata elang yang sedang memperhatikan mereka berdua
Sret
Brugh
"Aduh!" ringis Cassie dengan mata melotot terkejut saat melihat siapa orang yang sudah menarik tangannya dan memojokkan dirinya di ujung tembok
"Dan,,Dandra" ucap Cassie gugup saat mata elang itu menatapnya tajam
"Gue udah pernah bilang ke lo buat jauhin dia!" ucap Dandra tegas
Flashback On
"Ikut gue" ucap Dandra menarik tangan Cassie begitu saja, padahal Cassie sedang berbicara dengan adiknya sendiri, Diandra
Diandra tak mempermasalahkan juga
"Kenapa sih? kok main tarik-tarik tanganku, sakit tau!" ucap Cassie sewot dengan wajah kesalnya
"Jauhin Andi Andi siapalah itu, awas kalo lo masih deket sama dia" ucap Dandra memperingati Cassie, bukan hanya ini saja tapi sebelumnya juga pernah melalui Diandra
Kemudian Dandra pergi begitu saja meninggalkan Cassie yang masih penasaran apa alasan Dandra menyuruhnya menjauhi Andi
Flashback Off
"Iya,, tapi kan terserah aku dong mau deket sama siapa aja,,,lagian Andi juga baik kok anaknya,, dia ngga jahat" ucap Cassie
"Dia ga baik buat lo, dia munafik"ucap Dandra emosi menghantam tembok sebelah Cassie karena merasa kesal dengan Cassie yang justru membela-bela dan memuji-muji Andi sialan itu
Bugh!
Cassie terkejut dengan mata melotot
"Udah awas,, aku mau keluar" ucap Cassie berusaha menyingkirkan tangan Dandra dari sebelahnya namun tidak bisa mengingat Dandra yang memang sangat kekar
Glug!
Rasanya Cassie saat ini sulit menelan ludahnya sendiri saat Dandra tiba-tiba mendekatkan wajahnya ke wajah Cassie
"Jangan kaya gini,, ntar diliat anak-anak yang lain bisa salah paham" ucap Cassie dengan tatapan memohon
"Janji sama gue lo ga akan lagi bareng sama Andi Andi itu" ucap Dandra memerintah
"Nggak! dia temen aku,, lagian kenapa sih maksa banget supaya aku jauhin Andi" ucap Cassie kesal,
__ADS_1
"Gue bilang jauhin!" ucap Dandra tegas
Dandra, dasar cowok gengsian tinggal tembak apa susahnya sih? pake segala larang-larang tapi ga ada hubungan apapun
"Lo cewek, jangan mau mau aja dideketin sana sini" ucap Dandra lagi
"Kamu bukan siapa-siapa aku, jadi kamu ga berhak buat atur-atur hidup aku" ucap Cassie kesal karena ucapan Dandra yang menyinggungnya
Saat menyadari tangan Dandra yang mengendur Cassie langsung berjalan pergi meninggalkan Dandra yang mematung saat menyadari ucapannya yang keterlaluan
Dandra mengacak-acak rambutnya kesal
-------
"Kakak" ucap Diandra merengek
"Iya sayang" ucap Dandra berusaha menutupi kegundahan hatinya
"Lagi ada masalah ya? masalah sama Cassie ya?" tanya Diandra, bagaimanapun menutupi, pasti akan ketahuan saja apalagi mereka memang sudah ada ikatan batin sejak berada di dalam perut
"Ngga ada sayang" ucap Dandra mengelus kepala Diandra
"Masuk" ucap Dandra lagi sambil membukakan pintu untuk Diandra
"Ntar harus cerita pokoknya, aku tau kakak nyembunyiin sesuatu" ucap Diandra lalu ia masuk ke dalam mobil
Dandra hanya bisa memasang raut wajah datar walaupun sebenarnya hatinya berkecambuk
--------
"Cerita apa sih hm?" ucap Dandra lembut sambil menatap adiknya itu
"Cerita kak,, kalo gak mau cerita aku marah" ucap Diandra cemberut
Dandra terkekeh
Mana ada orang marah bilang-bilang
"Tadi Cassie kayanya marah sama kakak" ucap Dandra akhirnya,, ia tak mau kalo sampai Diandra ngambek kepadanya, Dandra tidak akan kuat dicuekin oleh adiknya itu
Diandra menoleh, raut wajahnya berbinar, ia benar-benar antusias mendengar cerita dari kakaknya
"Kok bisa, Cassie orangnya ga gampang marah kecuali kesalahan orang tersebut emang bener-bener fatal kak" ucap Diandra
"Hm" ucap Dandra
"Ih bilang dulu,, kakak apain Cassie sampai dia bisa marah?"tanya Diandra antusias
Dandra akhirnya menceritakan bagaimana dan apa saja yang sudah ia perbuat dan katakan kepada Cassie
Bugh!
Diandra memukul bahu Dandra karena merasa kesal dengan kakaknya yang sangat menyebalkan ini
__ADS_1
"Kakak!" pekik Diandra kesal setelah mendengar ucapan dan penjelasan kakaknya
"Kakak kalo emang suka sama Cassie itu bilang kakak, astaga!!! harusnya tuh bilang bukannya kaya gitu, Cassie gak akan paham, apalagi kakak emang dasarnya udah datar" ucap Diandra kesal tak habis pikir dengan kakaknya ini
"Terus gimana? kakak juga ga ngerti sayang" ucap Dandra sambil sesekali melirik ke arah Diandra
"Kalo kaya gini caranya, aku juga ngerasa ga enak sama Cassie,, kakak sih, ihh ngeselin kasian Cassie dia pasti bakal salah paham,, dia gak akan mikir kakak ngelakuin itu karena cemburu" ucap Diandra gusar sendiri
Jujur saja Dandra ingin tertawa saat melihat wajah adiknya yang justru terlihat lebih gusar dari dirinya
"Nanti aku sama Aindry coba suruh Cassie main ke rumah deh, kalo dia mau berarti dia ga marah sama aku dan cuman marah sama kakak, tapi kalo dia ga mau,,,, berarti marah juga sama aku" ucap Diandra pasrah
"Makanya lain kali jangan gitu ihh,,, pokoknya nanti kalo Cassie ke rumah langsung bilang sama Cassie tentang perasaan kakak,, jangan dengan cara kaya tadi,, Cassie ga akan paham kak" ucap Diandra kesal
"Iya iya sayang" Ucap Dandra pasrah
----------
Saat ini Cassie sedang berada di rumah Diandra, ia sedang menonton vlog yang tidak jelas dengan Aindry dan karena hasutan Aindry juga ia menyukai vlog tersebut
"Cas,, emm aku mau bilang sesuatu" ucap Diandra
"Ehh,, apaan Di? sini duduk sebelah aku sambil nonton" ucap Cassie tersenyum sambil menepuk-nepuk tempat di sebelahnya
"Emm,,kak Dandra ada nyinggung perasaan kamu ya,, entah dari cara bersikap atau dari omongannya,, maafin ya, jangan di bawa hati,, " ucap Diandra
"Hhaa iya ga apa kok,, lagian udah berlalu juga" ucap Cassie sambil tertawa
"Tapi kenapa sih Dandra sampai kaya gitu? jujur aku bingung Di, sekaligus kesel juga sih sebenarnya tapi ga apalah" ucap Cassie
"Kalo masalah alasannya coba nanti tanya kakak aja deh Cas,, aku antar ke kamarnya nanti,, soalnya aku juga kurang tau" ucap Diandra
Cassie mengangguk
Sedangkan Aindry menjadi pendengar setia saja
-------
"Kakak!!!" teriak Diandra di sebelah ranjang kakaknya
Di sebelah Diandra sudah berdiri seorang gadis cantik yang tersenyum melihat kelakuan Dandra yang di luar terlihat datar ternyata bisa malas juga
Cassie, gadis itu adalah Cassie
Setelah tadi menggedor-menggedor pintu kamar Dandra, namun Dandra ternyata tidur sesuai dengan tebakan Diandra, alhasil Diandra langsung saja mengajak Cassie masuk agar Cassie juga bisa melihat kelakuan kakaknya dan membuat kakaknya malu sekaligus
"Kakak bangun" ucap Diandra merengek menggoyang-goyangkan lengan Dandra
"Eunghh jangan ganggu,, sini tidur biar ga ganggu kamu" ucap Dandra justru menarik tangan Diandra hingga Diandra terduduk di atas ranjang sebelah Dandra berbaring dengan tangannya yang setia dipeluk oleh Dandra
"Kak liat nih ada siapa lagi liatin kakak yang lagi ngebo" ucap Diandra jahil
Dandra dengan malas membuka matanya
__ADS_1
Dan,,,,