DREAM TWINS

DREAM TWINS
26.


__ADS_3

Pokoknya besok harus ngobrol sama Cassie ya kak,,kalo nolak aku gak mau bicara sama kakak"Ucap Diandra tegas,,tak terbantah


Aish


Kakak"Rengek Diandra saat kakaknya tak memberikan respon


Ok"Ucap Dandra singkat


Yes


Diandra tersenyum penuh kemenangan,,ia sangat senang karena rencana awalnya berhasil


____________


Keesokan harinya


Kak"Ucap Diandra menyenggol-nyenggol lengan kakaknya saat ia melihat keberadaan Cassie


Dandra menoleh


Huft


Ia menghembuskan nafas kasar saat melihat adiknya tersenyum jahil


Cuman ngomong doang kan?"Ucap Dandra langsung berlalu menuju Cassie meninggalkan adiknya yang mengulum senyum karena berhasil dengan rencananya


Lo"Panggil Dandra sambil berdiri di hadapan Cassie,,hal itu menjadi tontonan banyak siswa lainnya


Cassie mendongak ingin memastikan apakah benar suara yang ia dengar ini adalah orang yang ia duga


Deg


Dandra"Batin Cassie terkejut,,matanya melotot


Ikut gue"Ucap Dandra tanpa aba-aba langsung menarik tangan Cassie,,si empunya tangan hanya terbengong saja,,ia masih belum sadar bahwa ia di tarik oleh Dandra menuju kelas


Skip


Gue mau lo jangan ikutin permainan adik gue"Ucap Dandra to the poin


Ehmm maksudnya?"Tanya Cassie ragu,,ia memang benar-benar tak tau menahu soal permainan yang Dandra bicarakan ini


Udah lah ga usah pura-pura,,lo tau kan apa rencana adik gue"Ucap Dandra masih saja kekeh


Aku,,aku gak tau apa pun,,rencana apa?"Ucap Cassie gugup karena Dandra menatap dirinya intens


Lo tau,,udah ga usah ngeles"Ucap Dandra kekeh


Udah intinya gini,,mulai sekarang kalo Diandra niat mau deketin gue sama lo lagi,,kita jalanin aja,,anggap semuanya yang Diandra lakuin itu berhasil,,tapi inget jangan bawa perasaan"Ucap Dandra tegas,,ia memang egois,,ia ingin adiknya senang namun ia tak memikirkan cewek yang berada di hadapannya saat ini

__ADS_1


Deg


Sesak,,itulah yang di rasakan oleh Cassie saat ini,,entah mengapa saat mendengar ucapan Dandra yang seolah dirinya memang tak penting sama sekali,,rasanya hati Cassie seperti di cabik-cabik,,seperti ada beribu-ribu benda tajam yang menusuknya,,sakit dan perih sekali


Cassie hanya mampu mengangguk,,kemudian ia pergi begitu saja meninggalkan Dandra,,ia berlari menuju toilet


Di dalam toilet,,entah mengapa air mata yang tadinya dapat di tahan oleh Cassie tiba-tiba pecah begitu saja


Hiks,,kenapa aku nangis,,aku kan emang bukan siapa-siapanya dia,,harus nya aku tau diri dari awal,,aku cuman cewek culun yang sering di bully,gimana bisa aku dengan ga tau dirinya mengharapkan Dandra yang setinggi itu,,sepopuler itu hiks"Ucap Cassie sambil menangis tersedu-sedu,,ia mengamati wajahnya yang berada di depan cermin


Sungguh miris


Skip


Gimana kak?"Tanya Diandra antusias saat melihat kakaknya berjalan ke arahnya


Hm"Dandra hanya berdehem saja menanggapi ucapan sang adik


Ihh kok gitu sih,,yang bener dong jawabnya"Ucap Diandra merengek,,wajahnya cemberut karena tak puas dengan jawaban kakaknya


Ya mau apa lagi emang hm?udah ngomong,,tadi kamu liat sendiri kan hm?"Ucap Dandra mengelus kepala adiknya yang cerewet itu,,,


Diandra mengangguk


Skip


Hai Cass"Sapa Diandra dengan wajah cerianya,,ia menyapa sang sahabat barunya itu


Kenapa Cass?"Tanya Diandra khawatir saat melihat raut wajah sahabatnya yang berbeda


Hah??eng,,engga apa-apa kok"Ucap Cassie gugup


Diandra menaruh curiga,,ia tau pasti ada hal yang terjadi di antara kakak dan sahabatnya ini


Kamu ga lagi ada masalah kan Cass?"Tanya Diandra ingin memastikan lagi


Hah?enggak kok,,ngga ada"Ucap Cassie cepat sambil menggeleng


Diandra mengangguk saja,,ia pura-pura percaya padahal dalam hatinya,,ia sangat penasaran apa yang terjadinya dengan sahabatnya dan sang kakak


Skip


Istirahat


Yuk Cass,,ngantin bareng"Ucap Diandra menyusul ke bangku Cassie,,yang pastinya di belakangnya sudah berdiri sang kakak yang sudah seperti bodyguard bagi Diandra


Hm,,ngga deh aku ngga ngantin,,"Ucap Cassie menolak,,entah mengapa mendengar ucapan dan usai mengobrol dengan Dandra tadi,,Cassie menjadi sangat enggan berdekatan dengan Dandra,,ia tak mau terlalu jauh dengan perasaannya ini


Bayangkan saja,,siapa yang tidak tertarik dengan cowok setampan Dandra,,tinggi,cool,penyayang,,cuek kepada semua cewek,,hanya cewek yang tidak normal saja yang tidak tertarik dengan Dandra,,dan Cassie masih lah cewek normal maka dari itu ia tertarik dengan kakak dari sahabat batunya itu

__ADS_1


Kok gitu?kamu bawa bekal ya?"Ucap Diandra cemberut


Ng,,ngga kok,,aku ngga laper aja,,nanti deh istirahat selanjutnya kita ngantin bareng"Ucap Cassie sebenarnya tak enak kepada Diandra,,ia juga sebenarnya sangat lapar,,cuman karena ia tak mau ngantin bareng dengan Dandra,,ia rela menahan rasa laparnya ini,,biarlah nanti istirahat kedua saja ia makan


Ya udah deh,,aku ngantin dulu ya,,ada yang mau di titip ngga?"Tanya Diandra


Cassie menggeleng


Ngga Di,,makasi ya"Ucap Cassie kemudian ia mengalihkan pandangannya,,ia fokus kembali kepada bukunya


Diandra berjalan menuju kantin bersama Dandra,,


Skip


Saat pelajaran di mulai


Cassie merasa perutnya bermasalah,,ia memiliki maagh dan memang tak boleh telat makan,,Cassie merutuki kebodohannya karena tadi menolak ajakan Diandra nagntin bersama,,ego di dalam dirinya menguasai tadi


Aduh"Ucap Cassie lirih,,tak mau ada yang mendengar ringisannya,,ia memegang perutnya yang seperti di cabik-cabik,,dan rasanya seperti terkilir gimana gitu,,susah di jelaskan,,ia memejamkan matanya berharap rasa sakit di perutnya berkurang,,namun itu hanya hayalannya saja


Dandra yang tak sengaja menoleh ke bangku Cassie,,ia bisa melihat apa yang di rasakan Cassie,,namun ia acuh saja,,karena yang ia lihat Cassie memejamkan matanya dan Dandra berpikir Cassie mengantuk dan tidur dengan cara seperti itu


Namun tiba-tiba


BRUGH


Buk Cassie Pingsan!"Pekik siswa yang duduk di sebelah Cassie,,ia terkejut saat teman sebangkunya sudah tergeletak di lantai dengan keadaan pingsan


Semua di sana panik,,


Diandra langsung berlari ke tempat sahabatnya


Ia meletakkan kepala Cassie di pangkuannya


Cas,,Cassie bangun"Ucap Diandra menepuk-nepuk pipi Cassie,,matanya berkaca-kaca,,ia sangat mengkhawatirkan sahabatnya itu


Kak,,gendong bawa Cassie ke UKS"Ucap Diandra dengan sang kakak


Dandra langsung saja menggendong Cassie dan membawanya ke UKS,,tak lupa Diandra dan siswa lain mengikuti di belakangnya


Dandra cukup manusiawi,,tak mungkin dalam keadaan genting begitu ia menolak permintaan sang adik,,


Skip


Saat ini Cassie masih terbaring lemah di ranjang UKS,,wajahnya pucat tak ada lagi senyum manis yang terbit di wajahnya


Diandra tak mau balik ke kelas,,ia tetap menemani sahabatnya itu di dalam UKS walaupun tadi sang kakak sudah memaksanya,,akhirnya Dandra mengalah dan ia pun ikut berada di UKS,,namun bukan untuk menemani Cassie,,melainkan untuk menjaga sang adik


Hi Riderin❤️Maaf banget Author jarang up,,soalnya Author bener-bener sibuk banget,,lagi bolak-balik ke luar kota,,jadinya sedikit banget ada waktu buat bikin cerita,,mohon permaklumannya ya Riderin❤️

__ADS_1


Have Fun🌈


__ADS_2