
Pokoknya besok harus ngobrol sama Cassie ya kak,,kalo nolak aku gak mau bicara sama kakak"Ucap Diandra tegas,,tak terbantah
Aish
Kakak"Rengek Diandra saat kakaknya tak memberikan respon
Ok"Ucap Dandra singkat
Yes
Diandra tersenyum penuh kemenangan,,ia sangat senang karena rencana awalnya berhasil
____________
Keesokan harinya
Kak"Ucap Diandra menyenggol-nyenggol lengan kakaknya saat ia melihat keberadaan Cassie
Dandra menoleh
Huft
Ia menghembuskan nafas kasar saat melihat adiknya tersenyum jahil
Cuman ngomong doang kan?"Ucap Dandra langsung berlalu menuju Cassie meninggalkan adiknya yang mengulum senyum karena berhasil dengan rencananya
Lo"Panggil Dandra sambil berdiri di hadapan Cassie,,hal itu menjadi tontonan banyak siswa lainnya
Cassie mendongak ingin memastikan apakah benar suara yang ia dengar ini adalah orang yang ia duga
Deg
Dandra"Batin Cassie terkejut,,matanya melotot
Ikut gue"Ucap Dandra tanpa aba-aba langsung menarik tangan Cassie,,si empunya tangan hanya terbengong saja,,ia masih belum sadar bahwa ia di tarik oleh Dandra menuju kelas
Skip
Gue mau lo jangan ikutin permainan adik gue"Ucap Dandra to the poin
Ehmm maksudnya?"Tanya Cassie ragu,,ia memang benar-benar tak tau menahu soal permainan yang Dandra bicarakan ini
Udah lah ga usah pura-pura,,lo tau kan apa rencana adik gue"Ucap Dandra masih saja kekeh
Aku,,aku gak tau apa pun,,rencana apa?"Ucap Cassie gugup karena Dandra menatap dirinya intens
Lo tau,,udah ga usah ngeles"Ucap Dandra kekeh
Udah intinya gini,,mulai sekarang kalo Diandra niat mau deketin gue sama lo lagi,,kita jalanin aja,,anggap semuanya yang Diandra lakuin itu berhasil,,tapi inget jangan bawa perasaan"Ucap Dandra tegas,,ia memang egois,,ia ingin adiknya senang namun ia tak memikirkan cewek yang berada di hadapannya saat ini
__ADS_1
Deg
Sesak,,itulah yang di rasakan oleh Cassie saat ini,,entah mengapa saat mendengar ucapan Dandra yang seolah dirinya memang tak penting sama sekali,,rasanya hati Cassie seperti di cabik-cabik,,seperti ada beribu-ribu benda tajam yang menusuknya,,sakit dan perih sekali
Cassie hanya mampu mengangguk,,kemudian ia pergi begitu saja meninggalkan Dandra,,ia berlari menuju toilet
Di dalam toilet,,entah mengapa air mata yang tadinya dapat di tahan oleh Cassie tiba-tiba pecah begitu saja
Hiks,,kenapa aku nangis,,aku kan emang bukan siapa-siapanya dia,,harus nya aku tau diri dari awal,,aku cuman cewek culun yang sering di bully,gimana bisa aku dengan ga tau dirinya mengharapkan Dandra yang setinggi itu,,sepopuler itu hiks"Ucap Cassie sambil menangis tersedu-sedu,,ia mengamati wajahnya yang berada di depan cermin
Sungguh miris
Skip
Gimana kak?"Tanya Diandra antusias saat melihat kakaknya berjalan ke arahnya
Hm"Dandra hanya berdehem saja menanggapi ucapan sang adik
Ihh kok gitu sih,,yang bener dong jawabnya"Ucap Diandra merengek,,wajahnya cemberut karena tak puas dengan jawaban kakaknya
Ya mau apa lagi emang hm?udah ngomong,,tadi kamu liat sendiri kan hm?"Ucap Dandra mengelus kepala adiknya yang cerewet itu,,,
Diandra mengangguk
Skip
Hai Cass"Sapa Diandra dengan wajah cerianya,,ia menyapa sang sahabat barunya itu
Kenapa Cass?"Tanya Diandra khawatir saat melihat raut wajah sahabatnya yang berbeda
Hah??eng,,engga apa-apa kok"Ucap Cassie gugup
Diandra menaruh curiga,,ia tau pasti ada hal yang terjadi di antara kakak dan sahabatnya ini
Kamu ga lagi ada masalah kan Cass?"Tanya Diandra ingin memastikan lagi
Hah?enggak kok,,ngga ada"Ucap Cassie cepat sambil menggeleng
Diandra mengangguk saja,,ia pura-pura percaya padahal dalam hatinya,,ia sangat penasaran apa yang terjadinya dengan sahabatnya dan sang kakak
Skip
Istirahat
Yuk Cass,,ngantin bareng"Ucap Diandra menyusul ke bangku Cassie,,yang pastinya di belakangnya sudah berdiri sang kakak yang sudah seperti bodyguard bagi Diandra
Hm,,ngga deh aku ngga ngantin,,"Ucap Cassie menolak,,entah mengapa mendengar ucapan dan usai mengobrol dengan Dandra tadi,,Cassie menjadi sangat enggan berdekatan dengan Dandra,,ia tak mau terlalu jauh dengan perasaannya ini
Bayangkan saja,,siapa yang tidak tertarik dengan cowok setampan Dandra,,tinggi,cool,penyayang,,cuek kepada semua cewek,,hanya cewek yang tidak normal saja yang tidak tertarik dengan Dandra,,dan Cassie masih lah cewek normal maka dari itu ia tertarik dengan kakak dari sahabat batunya itu
__ADS_1
Kok gitu?kamu bawa bekal ya?"Ucap Diandra cemberut
Ng,,ngga kok,,aku ngga laper aja,,nanti deh istirahat selanjutnya kita ngantin bareng"Ucap Cassie sebenarnya tak enak kepada Diandra,,ia juga sebenarnya sangat lapar,,cuman karena ia tak mau ngantin bareng dengan Dandra,,ia rela menahan rasa laparnya ini,,biarlah nanti istirahat kedua saja ia makan
Ya udah deh,,aku ngantin dulu ya,,ada yang mau di titip ngga?"Tanya Diandra
Cassie menggeleng
Ngga Di,,makasi ya"Ucap Cassie kemudian ia mengalihkan pandangannya,,ia fokus kembali kepada bukunya
Diandra berjalan menuju kantin bersama Dandra,,
Skip
Saat pelajaran di mulai
Cassie merasa perutnya bermasalah,,ia memiliki maagh dan memang tak boleh telat makan,,Cassie merutuki kebodohannya karena tadi menolak ajakan Diandra nagntin bersama,,ego di dalam dirinya menguasai tadi
Aduh"Ucap Cassie lirih,,tak mau ada yang mendengar ringisannya,,ia memegang perutnya yang seperti di cabik-cabik,,dan rasanya seperti terkilir gimana gitu,,susah di jelaskan,,ia memejamkan matanya berharap rasa sakit di perutnya berkurang,,namun itu hanya hayalannya saja
Dandra yang tak sengaja menoleh ke bangku Cassie,,ia bisa melihat apa yang di rasakan Cassie,,namun ia acuh saja,,karena yang ia lihat Cassie memejamkan matanya dan Dandra berpikir Cassie mengantuk dan tidur dengan cara seperti itu
Namun tiba-tiba
BRUGH
Buk Cassie Pingsan!"Pekik siswa yang duduk di sebelah Cassie,,ia terkejut saat teman sebangkunya sudah tergeletak di lantai dengan keadaan pingsan
Semua di sana panik,,
Diandra langsung berlari ke tempat sahabatnya
Ia meletakkan kepala Cassie di pangkuannya
Cas,,Cassie bangun"Ucap Diandra menepuk-nepuk pipi Cassie,,matanya berkaca-kaca,,ia sangat mengkhawatirkan sahabatnya itu
Kak,,gendong bawa Cassie ke UKS"Ucap Diandra dengan sang kakak
Dandra langsung saja menggendong Cassie dan membawanya ke UKS,,tak lupa Diandra dan siswa lain mengikuti di belakangnya
Dandra cukup manusiawi,,tak mungkin dalam keadaan genting begitu ia menolak permintaan sang adik,,
Skip
Saat ini Cassie masih terbaring lemah di ranjang UKS,,wajahnya pucat tak ada lagi senyum manis yang terbit di wajahnya
Diandra tak mau balik ke kelas,,ia tetap menemani sahabatnya itu di dalam UKS walaupun tadi sang kakak sudah memaksanya,,akhirnya Dandra mengalah dan ia pun ikut berada di UKS,,namun bukan untuk menemani Cassie,,melainkan untuk menjaga sang adik
Hi Riderin❤️Maaf banget Author jarang up,,soalnya Author bener-bener sibuk banget,,lagi bolak-balik ke luar kota,,jadinya sedikit banget ada waktu buat bikin cerita,,mohon permaklumannya ya Riderin❤️
__ADS_1
Have Fun🌈