
"Rara.!Rara.!,..Rara..!.."suara tegas milik wanita paruh baya memangil gadis kecil dengan suara tajam.
"Kenapa sayang ?" Tanya seorang pria yang baru saja membuka pintu dengan tas kantor dalam balutan jas hitam .
"Loh ,mas..sudah pulang?,gimana kerjanya hari ini?" Tanya wanita itu lagi dengan terkejut lalu menghampiri suaminya seraya mengambil tas kantor dan jas yang telah di lepas.
"Seperti biasa sayang,tapi beruntung banget hari ini proyek perumahan Camellia telah rampung semua." Jawab pria itu seraya duduk di atas sofa berwana nude .lalu meminum secangkir teh yang di racik istrinya.
"Wah .selamat sayang ..eummmach" Ucap wanita itu lalu mencium pipi pria itu dengan wajah sumringah.
"Sayang kok sepi?,Naraya kemana Bun?" Tanya pria itu lagi
"Bunda...papa..!! Nara pulang!!" Ucap gadis berusia 17 tahun dalam balutan seragam SMA pulang dengan wajah penuh senyuman.
"Sayang kenapa telat banget pulang nya?" Tanya wanita itu dengan lembut
" Tadi ada les piano Bun.." ucap Nara dengan enteng sambil memutar bola matanya..
"Naraya !yang sopan sama bunda mu" tegur pria itu dengan menepuk lengan Nara .
"Ia ia..pa,Bun maafin Nara ya," lalu dengan cepat Nara meraih tas nya lalu masuk ke kamar.
__ADS_1
Bang.....suara bertabrakan pintu kamar terdengar saat di Banting,mulut Naraya menggerutu tidak jelas.
Sementara itu gadis yang di panggil Rara tengah bertempur dengan peralatan dapur di rumah nya dengan wajah bahagia .saat mencampurkan adonan dan tepung ,wangi harum semerbak memenuhi seluruh dapur.para pelayan menetes air liur saat kukusan di buka.beberapa bebek kukus bercampur jamur bersama rempah -rempah .
Hmmm.....
"Gila wangi banget ya nona Rara masak."bisik Malika pada Lea Art di rumah tersebut.
"Ia..Ika...kamu tau nggak ..non ara sudah bisa masak sejak umur 6 tahun Lo,yang di masak pertama kali non Rara dumplin." Ucap Lea Banga.
"Wah hebat benar ya ....!!" " Ucap Malika dengan iri ..
" Mari mbak di cicipi. " Ujar Rara memangil kedua Art yang tengah melihat Rara memasak di depan pintu dapur .
"Gimana??" Tanya Rara penuh harap dengan mata bulat nya menatap ke arah keduanya.
Hmmm.....
"Wangi,lembut ..rempah yang pas.terasa segar tanpa berlemak dan berminyak .serasa menggoyang lidah ..ini ..ini bebek terenak yang pernah saya makan non..tidak berbau amis ." Malika berkomentar dengan mata tertutup penuh penghayatan.
...
__ADS_1
Sementara di sebuah kamar utama ,wanita dan pria paruh baya itu tengah asyik bercanda ria .lalu wangi harum memasuki ruangan itu
"Pa..sepertinya Rara memasak lagi,wangi banget pa .bunda jadi laper"ucap wanita itu sambil mengelus perut datarnya dengan wajah bangga.
"Ia Bun..papa heran ,dari mana putri kita mendapatkan bakat memasak,perasaan papa bunda paling malas memasak sejak dulu kan?" Tanya pria itu dengan wajah setengah jahil menarik turun alis nya menatap istrinya yang kesal.
"Ih papa gitu..bunda masih bisa masak ya pa,walau tidak Sejago putri kita.tapi dari pada papa goreng telor aja gosong.!" Balas wanita itu seraya keluar dari kamar menunju ke arah dapur.
Tepat di tengah anak tangga ,Naraya telah berlari terlebih dahulu dengan baju kaos bergambar Tedy bear berwarna pink dan celana pendek berwarna hitam .rambut terurai dengan indah mata bulat nya berbinar terang.dengan wajah menyerupai Rara .
Ya dia adalah saudara kembar Rara, Naraya.sosok gadis periang yang di sukai semua orang.dan suka berteman dengan banyak orang dan tidak pernah betah berlama-lama di rumah.
Bak air dan minya yang tidak bisa menyatu begitu juga Rara dan Naraya.
Rara gadis pendiam dan anak rumahan ,ia tidak suka bergaul dengan teman -teman bahkan hampir setiap hari tempatnya di sekolah ,kamar dan dapur.
Ia memiliki pribadi yang sangat tertutup ,namun ada juga saat ia have fun bersama teman-temannya saat ia bosan dengan aktivitas nya.
Keluarga itu terdiri dari empat orang ,sepasang pasangan paruh baya yang penuh kasih ,dalam keluarga harmonis.dengan dua putri cantik dan pinter .
Namun kebahagiaan yang di rasakan Nathan dan elena seakan telah habis .setelah insiden Naraya .
__ADS_1
Yang mengakibatkan pengorbanan Rara untuk kakak kembarnya yang tidak ternilai harga.papanya tiba-tiba terkena serangan jantung dan meninggal.ibunya jatuh sakit dan berhalusinasi tentang ayah nya masih hidup dan menjadi gila.
Hanya di karenakan kesalahan satu malam ,dan kebohongan yang terpaparkan meluluhlantakan keluarga Nathan di tutupi debu .