
Setelah dua hari berlari tanpa hasil apapun Rara duduk di kursi taman dengan lemas ,air mata nya jatuh berderai sangar keras.
"Ya Allah apa yang harus saya lakukan ?"batinnya bertanya sambil menutupi wajahnya dengan kedua telapak tangan .
Stevan Wiliam dan beberapa petinggi perusahaan saat itu turun dari sebrang jalan ingin memasuki taman tulip yang tengah di Bagun .tak sengaja matanya melihat gadis kecil itu dengan rasa penasaran.namun semuanya di lewatkan begitu saja.
Sementara Rara yang puas menangis ,melihat selembar poster yang menuliskan tanah ini di jual di atas nya dengan wajah berbinar.dan berdiri dalam sekejap dengan senyuman.
Lalu memangil ojek ke alamat tersebut .ia melihat tanah ini di pinggiran kota Jakarta lebih tepat sedikit jauh dari pusat keramaian dan dekat dengan desa kemuning .namun tanah yang satu hektar itu sangat luas baginya dengan harga yang masuk akal.dal jalannya tepat di sebrang tanah jalan induk nasional.hanya saja itu sangat dekat dengan sungai dan danau.
Sungai kemuning di sebelah kiri dan danau melati di sebelah kanan .
Konon katanya sungai kemuning dan danau melati memiliki cerita tersendiri yang sedikit angker .menyebabkan tanah ini sangat sulit di jual
Banyak warga desa yang percaya jika harum melati semerbak tercium dari dasar danau ,maka air sungai kemuning akan berumah menjadi jingga kemerahan .lalu akan ada sesajen yang mengalir dari nya.yang akan menelan korban jiwa.
Namun hal itu telah terjadi setiap tahunnya.akan tetapi penduduk setempat tidak pernah melihat sungai kemuning berubah menjadi jingga.
Tetapi berwarna merah darah.yang mengeluarkan aroma bau amis yang sangat menyeramkan .
Tapi Rara yang tidak tau apa pun akan hal itu terpesona akan tempat itu sangat indah.seakan ada sesuatu yang memangilnya untuk membeli tanah itu .
Rara memangil nomor pemilik tanah .
"Halo assalammualaikum..pak,apakah benar tanah ini akan di jual pak Santo?" Tanya Rara lembut.
"Benar-benar banget ,saya pak Santo .ini siapa ya?" Tanya orang di sebrang sana .
"Nama saya Rara Yuni Pertiwi .saya ingin membeli tanah anda bisakah kita bertemu pak?" Tanya Rara lembut.
"Tentu saja nak,kamu di mana sekarang ?"
__ADS_1
"Saya telah sampai di lokasi pak."
"Tunggu sebentar ya nak saya akan sampai."
Lima belas menit kemudian pak Yanto dan istrinya datang .mareka kemudian berbincang lalu Rara di bawa berkeliling di sekitar tanah tersebut.
Rara semakin menyukainya.kemudian bertanya
"Berapa harganya pak?"
"Kami tidak menipu nak,tidak mudah kami menjual tanah ini,tanah ini mugkin tidak sebagus pandangan .ini menjadi angker karena sungai dan danau ." Jelas pak Yanto jujur.
Lalu istri pak Yanto bercerita.seluruh kejadian .mareka sudah pasrah tempat ini bisa di jual apa tidak ,namun keduanya tidak ingin menipu gadis kecil di depannya.
"Begitulah ceritanya nak..jadi sebelum membeli kamu harus berfikir dulu dan membicarakannya terlebih dahulu dengan keluargamu nak.,".ujar pak Yanto mengingatkan dengan bijak.
"Tidak apa pak,Bu..saya akan membelinya bisakah harganya lebih murah ?" Tanya Rara lembut dengan sedikit malu.
"Baiklah nak..kami akan menjualnya dengan harga 50 juta itu harga yang paling murah kami tawarkan nak.," Ucap pak Yanto sedikit keberatan.
Lalu serah terima tanah dan pembayaran di saksikan pihak RT dan RW .serta surat tanah di buat .akhirnya Rara tersenyum lega .
Saat jam menunju pukul 8 malam Rara kembali ke rumah sakit mengunjugi ibunya,dan bercerita.
"Malam Bun,Bunda lihat ..sekarang kita punya tanah.kita akan membangun rumah yang nyaman dan kita memiliki tempat tinggal sendiri mulai sekarang .," Cerita Rara sambil menyisir rambut ibunya setelah di mandikan.
"Bunda ..,kita makan yuk Rara belikan bebek kukus,.." ucap Rara sedih saat melihat ibunya tidak bergeming sama sekali.
"Bebek..kukus?..mas....mas .putri kita memasak bebek kukus,ayo kita makan" elena menggoyang bantal guling yang di pakaikan baju Nathan lalu tersenyum lebar.
"Ini..ini..bukan masakan putri kita mas .wuekk..ngak enak..!" Kemudian elena mengambil secuil bebek lalu memakan namun hanya bisa memuntahkan .
__ADS_1
"Aku mau masakan Rara...bebek kukus...Rara!! ..Naraya ..!!! Cepat ?!" Elena mengamuk dengan membanting piring bebek lalu menjerit memangil kedua anaknya.
"Bunda...tenang...!!ini aku bunda Rara .Rara buat bunda dumplin kesukaan bunda ya..sttts...bunda lihat ini Rara.." ucap rara sambil memeluk ibunya dengan erat .
"Rara..Rara..anak bunda..,sayang...!!jangan tinggalin bunda nak...hiks ..hiks ...hiks .." dengan lirih elena menangkap wajah putrinya lalu menangis lirih hingga pingsan.
Kemudian suster masuk lalu melihat elena yang berhasil di tenangkan .
"Gimana sus.ibu saya?" Tanya Rara lembut
"Mari nona ikuti kami keruang dokter".
Lalu Rara mengikutinya dari belakang .
tok tok tok...
Suster mengetuk pintu dan menunggu .
"Masuk.." sahut dokter di dalam.
Rara memasuki ruangan .kemudian duduk di kursi lalu bertanya
"Bagaimana ibu saya dok?"
"Ibu mu menderita halusinasi akibat syok berat,jadi beban pikirannya tidak sanggup menerima nya."
Di sisi lain, halusinasi adalah persepsi indrawi dengan tidak adanya rangsangan eksternal. Itu berarti berkaitan dengan bagaimana seseorang melihat, mendengar, merasakan, atau mencium sesuatu yang ada.
Seseorang yang berhalusinasi mungkin melihat hal-hal yang mungkin ada atau mendengar orang berbicara ketika sendirian.
Misalnya, seseorang yang mengalami halusinasi pendengaran mungkin mendengar ibu mereka berteriak kepada mereka ketika ibu mereka sebenarnya tidak ada.
__ADS_1
Atau seseorang yang mengalami halusinasi visual mungkin melihat sesuatu, seperti seseorang di depan mereka, yang sebenarnya tidak ada di sana.
Setelah mendengar penjelasan dokter ,Rara keluar dari ruangan dengan langkah yang berat saat di ambil.