
Senja itu adalah senja yang tak pernah diharapkan,seorang berjalan tertatih tatih membawa beban dalam pikirannya andai waktu bisa terulang mungkin itu yang diharapkannya.
Berjalan tanpa tujuan entah kemana dia pergi hingga tiba-tiba sadar berada disuatu tempat yang asing ia melihat ada seseorang berlari mendekatinya dalam pandangan seperti mengharapkan sesuatu darinya.
siapa kau anak muda dan kesini apa tujuanmu?
dia hanya terdiam.
apa kau sudah berkeluarga?
dia menggelengkan kepalanya.
apa yang kau cari?
dia menjawab: ketenangan,saya tidak menginginkan apa".
tetaplah disini untuk beberapa saat dan siapa namamu?
__ADS_1
nama saya Jing.
oh nama yang bagus,saya Usui.
kau sepertinya sedang bimbang,apa yang membuatmu begitu?
saya tidak mengerti tuan kenapa semua keluarga saya mengucilkan saya dan memusuhi saya,apa yang salah dengan keinginan saya untuk belajar banyak hal,apakah salah jika saya mempelajari hal" yang baik?
usui pun diam sejenak,hemm...tidak ada yang salah belajar,manusia akan selalu belajar meski orang itu sudah tua sekalipun,apa yang kita lakukan belum tentu benar bagi orang lain sebab setiap orang memiliki pemikiran mereka sendiri.
Tanpa sadar Jing menjawab baiklah saya akan disini membantu anda.
Usui menyuruh jing pergi kekamar yang ternyata disitu ada seseorang yang tengah asyik tiduran.
Hai siapa kamu?
namaku Jing dan siapa kamu?
__ADS_1
saya yosep,silahkan disini masuk dan istirahatlah.
malam pun berlalu tanpa terasa,jing dikagetkan dengan panggilan yosep,hai bangun cepat dan bersiap-siap untuk pergi?
hah bukannya ini terlalu pagi,mau kemana kita? kau belum di beri tau master usui? dengan heran jing menggeleng pelan,baiklah nanti saya jelaskan kamu ikuti saya,oke.
mereka berdua pun pergi menuju hutan yang angker,disinilah kejadian-kejadian yang akan merubah segalanya bermula.
cepat dan berhati-hatilah,langkah kaki terdengar jelas dalam kesunyian,sampai akhirnya tiba ditengah hutan,hai jing kau duduklah dibawah pohon besar itu dan rapalkanlah mantra ini,aku akan pergi ke arah timur jika ada apa-apa teriaklah atau kau datangi saya oke? jing pun mengangguk.
jing pun duduk tenang dengan kecerdasannya yang mampu menghafal sesuatu dan bisa melakukan sesuatu yang dia lihat,mantra itu pun dibaca dengan penuh konsentrasi,hingga dia mendengar seseorang berbincang-bincang,kenapa ada orang disini menghalangi jalan kita,sudahlah biarkan saja dia disitu kita lewati saja.
jing masih memejamkan matanya namun samar-samar ia melihat wujud orang yang sedang berbicara itu namun tak lama mereka menghilang tanpa adanya langkah kaki dari mereka,dalam pikiran jing apa mereka manusia dan kenapa aku bisa melihat tanpa mata terbuka? sudahlah mungkin hanya imajinasiku saja,jing pun melanjutkan membaca mantra tanpa terasa dan tanpa diketahui sudah ada yosep disampingnya yang membangunkannya,jing ayo kita kembali sudah waktunya.
mereka pun berjalan meninggalkan hutan,setelahnya jing menyadari kalau waktu sudah siang hari tanpa ia sadari,hemm... apa kau merasa tenang jing? sedikit master usui dan ada hal aneh yang saya alami saat membaca mantra,oh apa itu jing?
saya melihat seseorang tapi samar-samar tanpa membuka mata,ech...kau sudah hafal mantra tu? ya saya hafal karena mantra itu terasa tidak asing bagi saya,dalam pikiran master usui jing sangat menarik buatnya,baru pertama sudah bisa merasakan hasil dari mantra itu sedang yosep yang setahun lebih dulu masih belum merasakan hasilnya,sepertinya telahku temukan seseorang yang berbakat.
__ADS_1