
Hari-hari berlalu seperti biasa dalam pondok,tenang dan asri jauh dari keramaian.
Suatu ketika kedatangan seorang pria paruh baya datang dengan wajah yang penuh harap akan sesuatu hal yang tak bisa dilukiskan dengan kata-kata.
*mas....apa ini benar kediaman master usui?
Dengan senyum ramah pria paruh baya bertanya pada yosep.
oh... iya benar ini kediaman master usui,silahkan masuk,saya akan panggilkan master*.
Dengan ramah yosep mempersilahkan pria paruh baya masuk untuk beristirahat sejenak.
Tak lama master usui datang dengan senyum hangat menyambut tamu.
silahkan duduk dan diminum dulu pak airnya.
iya master terima kasih.
__ADS_1
pria paruh baya membalas dengan senyum.
Ada keperluan apa dan dari mana asal bapak?
Setelah meminum air pria itu menjawab.
saya datang kemari berharap bantuan dari master usui dan saya pak burhan dari kenanga (nama desa disamarkan).
Tempat yang jauh untuk sampai disini,pikir master usui.
coba bapak ceritakan masalah yang sedang bapak alami secara garis besarnya saja.
Pak burhan diam sejenak dan mengingat kejadian yang dialaminya beserta keluarganya.
*Saya bertahan dengan pikiran positif saya bahwa semua hanya ilusi,mungkin karena saya kecapekan,hingga kejadian kemarin malam membuat semua itu sirna sesosok wanita mengetuk kamar dengan wajah seramnya tampak jelas didepan pintu kamar saya,kejadian itu masih membuat saya merinding,sekarang anak dan istri saya tinggal di rumah saudara saya yang tak jauh dari desa.
Saya harap master usui membantu mencari tau dan memagari rumah saya dari makhluk yang tak kasat mata itu*.
__ADS_1
Master usui mengerutkan kening mendengar penjelasan pak burhan,seperti ada sesuatu yang janggal.
*Saya akan coba semampu saya pak dan semoga apa yang bapak harapkan bisa tercapai.
Bapak tunggu disini sebentar saya akan bersiap-siap dan akan membawa beberapa murid saya*.
Pak burhan mersa lega karena mster usui mau membatunya,sebelumnya sudah banyak orang yang didatangi namun mereka selalu mengatakan tidak mampu melakukannya.
Tak lama Master usui datang dengan yosep dan jing,dengan membawa beberapa bekal untuk perjalanan kerumah pak burhan.
Semua sudah siap,mari kita berangkat pak burhan.
Dengan penuh semangat pak burhan bangkit dan melangkah didepan sebagai penunjuk jalan.
Waktu perjalanan cukup lama memakan setengah hari perjalanan membuat tubuh terasa kaku dalam kendaraan,Jing dan yosep meregangkan tubuhnya untuk beberapa saat sebelum masuk kerumah pak burhan,
Hal yang pertama kali terlintas dalam benak yosep dan jing tentang rumah pak burhan terlihat menyeramkan meski rumah itu sederhana dan biasa,Yosep dan jing saling berpandangan sesaat sebelum melihat kearah yang sama dan terlihat seorang wanita sedang tersenyum kepada keduanya.
__ADS_1
Dalam pikiran mereka berdua,mungkin itu istri pak burhan,Tanpa pikir panjang keduanya melanjutkan langkahnya memasuki rumah dan merasakan sensasi yang membuat tubuh merinding dan tak nyaman.
Master usui pun merasakan hal yang sama,sejenak mengerutkan keningnya dan menyadari sesuatu yang tak biasa,serta berbahaya.