Dunia Ghoib

Dunia Ghoib
Riadho Di Gunung


__ADS_3

Perjalanan spiritual memang melelahkan dan penuh hambatan,butuh kesabaran serta ketetapan hati agar tak terombang-ambing oleh godaan serta derita hidup.


Seseorang hanya melihat hasil tapi tak melihat sebab musabab yang dijalani orang yangmeraih kesuksesan,Bila engkau merasa iri dengan kesuksesan mereka maka kamu harus merasakan kesengsaraan karena mereka bersaudara dan selalu berdampingan.


Master Usui sejenak memandang murid-muridnya yang dengan khusu' meresapi nasehatnya.


Tak ada sukses tanpa penderitaan dan sakit hati,jika hari ini engkau sedih maka tak lama kesenangan akan datang padamu,andai belum datang kesenangan mungkin tuhan akan memberikan sesuatu yang sangat baik padamu,Setiap masalah pasti ada hikma yang terpendam maka jangan terpancing emosi,Resapi masalah pikirkan hikmanya maka engkau akan bersyukur.


Hikma pasti ketemu setelah masalah usai tapi terkadang akan ditemukan jika engkau memikirkannya.


Orang yang mengalami perjalanan spiritual yang lama,ia bisa menjadi orang yang bijak dengan pengalaman yang dilaluinya dan menjadi orang yang berfikir berkali-kali sebelum melakukan sesuatu.


Jing mengangkat tangan seraya berkata


" Kalau mikirnya kelamaan gimana Master?


" Kalau kelamaan tidur saja.


" HAHAHAHA......


Semua tertawa mendengar jawaban master usui.

__ADS_1


Jelasnya orang yang bijak tak butuh waktu lama untuk berfikir andai kita sekali berfikir maka mereka bisa tujuh kali memikirkannya dalam waktu singkat.


Makanya setiap orang pasti mengalami perjalanan spiritual tapi bedanya berapa lama mereka menjalaninya,itu yang membedakan,apalagi dizaman sekarang sudah jarang orang yang melakukan perjalanan spiritual.


" Nah karena pmbahasan kali ini kalian akan saya tugaskan Riadho di sebuah gunung sendiri-sendiri,namun tempatnya sama jaraknya yang berbeda,apa kalian siap ?


Sejenak semuanya terdiam sambil memandang Master Usui yang juga dengan serius memandangi mereka.


" Saya siap master.


Ucapan dari Jing memecah keheningan.


" Bagus besok kita akan berangkat bawa pakaian secukupnya.


-----++++++


Keesokan pagi semua sudah bersiap dengan perlengkapan masing-masing,Jing hanya membawa Dua setel pakaian yang dimasukkan dalam tas kecil membuat Master Usui bertanya padanya.


" Jing apa sudah siap.


Sambil menunjuk tas kecilnya.

__ADS_1


" Siap Master,ini semua perlengkapan saya.


sambil tersenyum dan rasa malu terlihat di wajah Jing,memang Dari awal Jinglah yang paling sederhana apa adanya,dia hanya memiliki tiga stel pakaian jadi dia sudah membawa semua miliknya.


Terlihat jelas hanya Jing yang membawa paling sedikit daripada teman-temannya,Semuanya pergi berkendara kejalan raya besar dan menitipkan sepeda motor.


Dengan menaiki Bus mereka pergi keluar kota menuju pegunungan,sesampainya di halte Bus mereka melanjutkan perjalanan naik angkutan desa hingga desa terakhir dan melanjutkan perjalanan dengan jalan kaki selama setengah hari.


Malam pun menjelang mereka beristirahan di sebuah surau,tak memungkinkan melakukan perjalanan dimalam hari disebabkan jalan yang curam serta licin sekali terpeleset hanya jurang yang menanti di sisi kiri jalan.


Semua terlihat memakai jaket tebal hanya Jing yang memakai pakaian legan panjang tipis hanya serban yang melingkar di lehernya,begitupun dengan Master Usui.


Malam yang dingin menusuk tulang membuat semuanya kedinginan dan tak bisa tidur,hanya Master Usui dan Jing yang terlihat tak terpengaruh dengan dinginnya malam,membuat semuanya heran tak terkecuali Master Usui yang heran karena Jing tak terpengaruh denagn hawa dinginnya malam.


" Jing apa kau tak merasakan dingin.


Jing Menatap master Usui sejenak lalu menggelengkan kepalanya.


" Tidak master,bukankan master yang mengajarinya bahkan tubuhku terasa hangat.


Master Usui tersenyum dan mendekat.

__ADS_1


__ADS_2