Dunia Ghoib

Dunia Ghoib
Pohon Kamboja III


__ADS_3

Belum sempat Jing berbalik arah sebuah suara terdengar.


" Sini datanglah kemari...


Jing melihat kearah kiri dan kanan namun tak menemukan sosok yang memanggilnya,membuat bulu kuduknya berdiri.


Jing pun berbalik arah dan lagi-lagi suara misterius terdengar lagi.


" Mau kemana ?? kemarilah...


Tanpa menoleh Jing meninggalkan tempat itu dan hanya terdengar suara tawa yang seperti menertawakan Jing.


Haaah... sepertinya aku tak akan lagi bertanya pada Bumi takutnya dipermainkan lagi,Dalam hati Jing berkata sambil melangkah menuntun sepeda motornya lebih cepat.


Sampai di persimpangan Jing tanpa sengaja bertemu dengan orang yang menjemput Master Usui.


" WAH... saya sudah mencari anda tadi,untungnya bertemu disini.


Sambil tersenyum ramah orang tersebut menunjukkan arah.


Ternyata seharusnya Belok kearah kanan dan rumah yang dituju pun tidak jauh,sekitar 300 meter dari persimpangan.


Jing yang mengetahui hal tersebut hanya bisa menepuk jidatnya,sambil tertawa sendirian.


" Duduklah disini Jing.

__ADS_1


Sambil menepuk kursi disebelah Master Usui.


Jing memarkir sepeda motor di depan Rumah dan mendekati Master Usui,belum sempat duduk Master Usui menyuruh Jing bersuci.


" Jing bersucilah dan kita akan mulai sekarang.


Kata Master Usui,meski tidak keras tapi semua orang bisa mendengarnya.


Setelah bersuci Jing melakukan apa yang diminta Master Usui.


" Pergilah ketengah lahan kosong dan tanam pohon kamboja tepat ditengah dan berputarlah tujuh kali sebelum kembali kemari.


Jing melaksanakan dengan hati-hati dan dalam prosesnya berjalan dengan baik tanpa hambatan yang berarti.


" Sudah Master dan apa lagi yang harus saya lakukan ?


Sambil melangkah pergi Master Usui meninggalkan lahan kosong di ikuti Jing dibelakang.


" Apa semuanya sudah di persiapkan pak.?


Master Usui bertanya pada pemilik Rumah.


" Sudah semuanya.


Baiklah,kemarilah Jing dan ambil semua telur itu dan bacakan Do'a lalu baca mantra ini,arahkan pada orang yang terbaring disana.

__ADS_1


Jing memegang telur yang cukup banyak tersebut,menjalankan arahan Master Usui,aemua berjalan lancar hingga sampai pada telur yang ke 37 Jing merasa kepalanya pusing serasa mau pingsan.


Jing beruaaha menahannya agar ia tak kehilangan kesadaranya hingga selesai semuanya,Rasa puaing pun hilang seketika aaat semua telur habis membuat Jing bernafas lega.


Takku sangka cukup melelahkan juga dan menguras tenaga,padahal terlihat sepele yang saya lakukan,Jing hanya bisa berkata dalam hati.


" Sekarang temani pemilik rumah melemparkan telur kepohon pisang.


Master Usui menunjuk deretan pohon-pohon pisang dekat rumah.


Jing mengikuti Tuan Rumah kesebuah pohon pisang dan mengatur jarak dua meter dari pohon pisang,Tuan Rumah melemparkan sekuat tenaga telur satu demi satu hingga habis.


Ada beberapa telur yang tidak pecah saat dilemparkan dan ada yang pecah namun bukan cairan telur yang kental melainkan hanya cairan seperti air tanpa kuning telur.


Kejadian itu membuat heran Tuan Rumah dan ia bertanya kenapa bisa seperti itu pada Master Usui.


" Berapa banyak yang tida pecah dan kumpulkan semuanya?


Pinta Master Usui sebelum menjawab pertanyaan Tuan Rumah.


" Itu adalah pemindahan penyakit dalam tubuh Istri anda dan jumlah telur yang belum pecah adalah penyakit yang belum keluar dari tubuhnya.


Mendengar penjelasan itu Tuan Rumah mengangguk,Kini semua telur yang belum pecah sudah dikumpulkan Jing dan ada 7 dari 40 telur yang tidak pecah.


" Buang semuanya dialiran air aungai yang mengalir.

__ADS_1


Mendengar itu Keluarga Tuan Rumah mengambil telur dan membuangnya.


__ADS_2