
"Mari kita pulang Jing dan pelan-pelan saja bawa motornya sembari kita mencari jati diri"
Jing hanya menurut dan dalam perjalanan Hanya terdiam saja mendengarkan apa yang dikatakan Master Usui.
" Kau tau Jing siapa Kakek itu tadi??
Jing mengelengkan kepalanya
"Dia itu Seoarang Wali"
???????
Jing makin bingung
" Hehehe.....Mungkin kau bertanya-tanya bahwa mereka sudah tiada dan kenapa bisa melihatnya "
Hanya anggukan pelan untuk menjawab apa yang dikatakan Masternya.
__ADS_1
"Tubuh mereka mati tapi bukan manusianya,Meski tiada tapi masih memberi manfaat bagi yang mendatanginya terkadang mereka tiba-tiba muncul menjadi orang-orang yang mungkin tak kita sangka-sangka,Mereka tiada tapi nyata"
" Manusia berdampingan dengan Malaikat,Jin dan setan setiap saat bahkan setan ada dalam tubuh kita dan terkadang memberi nasehat namun kita tidak bisa membedakan apa itu manusia yang ada didalam kita memberi nasehat ataukah Malaikat dan apa itu setan??
Jing diam dan kali ini menjawab apa yang dikatakan Masternya
''' Emmm.....mungkin yang master katakan benar terkadang banyak suara dalam hati kita bahkan ada beberapa perdebatan didalamnya lalu bagaimana saya bisa tau Itu Malaikat,Manusia dan setan Master??
" Begini Jing,hati manusia itu terbagi menjadi beberapa bagian didalamnya ada sifat Hewan yang rakus,ada Hewan pemarah yang menyalak-nyalak,ada setan dan Malaikat,maka pahamilah dirimu agar kau bisa jadi lebih baik dan bisa membedakan siapa yang berkata dalam dirimu itu yang jelas Malaikat akan selalu mengarahkan kita pada perbuatan yang menjerumus pada kebaikan.
" Lalu Manusia,Hmm.... kita melihat diri kita namun ini hanya jasad yang bisa mati,semua orang kita di bilang Manusia tapi sebenarnya ini hanya bodi saja sedang manusianya ada dalam diri kita,sifatnya netral dan ia bijaksana kalau seseorang imannya kuat maka ia tak kan terpengaruh oleh bisikan setan biasanya yang terakhir memberikan keputusan apa yang akan kita lakukan.
" Jadi Jing Berfikirlah sebelum melakukan sesuatu dan bersikaplah dingin meski susah atau dalam keadaan marah maka kau akan bisa menekan nafsu yang ada dalam dirimu.
Jing berfikir keras mendengar nasihat yang diberikan Masternya.
" Tak usah dipikirkan Jing kamu lakukan saja pelan-pelan,semua butuh pembelajaran dan pasti akan bisa, saya dulu juga belajar dan masih belajar "
__ADS_1
'''Hehehe...... Baik Master dan sepertinya perjalanan ini benar-benar perjalanan mencari jati diri Hehehe.....
Jing tersenyum bahagia karena mendapat pencerahan dari Master Usui.
" Hahaha...... Semuanya sudah diatau oleh sang pencipta Jing, jika kita berniat mencari apa yang kita inginkan maka akan mendapatkannya,semua tergantung pada niat kita.
Bila belum mendapatkan mungkin ada yang salah dengan tujuannya Hehehe....
Sepanjang perjalanan perasaan senang menghiasi Master Usui dan Jing,hingga tak terasa mereka sudah hampir sampai di pondok.
Memang perjalanan cukup jauh karena mengambil jalan yang memutar apalagi cara bersepedanya yang sangat pelan waktu normal bisa ditempuh 2 jam kini melar jadi 4 jam.
Sesampai dipondok waktu sudah menjelang malam rasa lelah tak membuat Jing maupun Master Usui bersantai dan tak melakukan kegiatan-kegiatannya.
Satu yang pasti Jika seseorang memupuk rasa malas dalam dirinya dan menunda-nunda suatu kegiatan maka dia akan jadi orang malas,apapun itu lakukan dengan ikhlas maka tak kan ada rasa lelah yang hinggap.
suatu kegiatan terlihat susah atau terasa banyak tapi jika dijalankan tak seperti apa yang kita pikirkan.
__ADS_1