
Eech....tempat ini familiar tapi dimana ya saya melihatnya??
Ketika Jing membuka mata pemandangan dihadapannya terlihat familiar namun tak bisa menginggat dengan jelas kapan ia pernah ketempat ini.
Jing melihat sekitar dengan seksama ketika ia berbalik hanya keterkejutan yang ada diwajahnya.
Taka jauh dari hadapanya terdapat seseorang sedang duduk semedi dan tak lain adalah dirinya sendiri.
Dalam hati jing merasa senang sekaligus ada rasa takut dalam dirinya,tapi itu tak membuat ia lupa akan tugas yang diberikan masternya.
Aku harus mencari hantu wanita itu secepatnya,tapi dimana??
belum sempat Jing berfikir kemana ia mencari sebuah tawa terdengar memecah lamunan.
Hah....suara ini suara wanita mungkin itu dia,tanpa pikir panjang Jing melangkah mencari sumber suara tersebut.
Ketika Jing berhasil menemukan sumber suara lagi-lagi ia dikejutkan dengan pemandangan yang ada didepannya,seorang wanita sedang duduk diteras rumah yang besar sedang menatap Jing dengan tajam.
Sepertinya ini tak semudah apa yang dikatakan master,Jing tersenyum pahit
Seingatku rumah itu tidak ada dan yang ada adalah pohon beringin besar,Jing ingat betul lokasi yang kini ada didepannya.
Jing melangkahkan kakinya mendekati hantu wanita itu,seketika udara disekitanya berubah menjadi lebih berat dan membuat susah bernafas.
Namun Jing sudah membuat persiapan yang cukup jadi tak begitu berpengaruh padanya,Jarak diantara Jinga dan hantu wanita itu kini cuma berjarak dua meter.
Tampak wajah yang cantik namun pucat pasi seakan tak ada darah terlihat diwajahnya.
~Xixixixi......~
~xixixixi......~
__ADS_1
~Ada apa kau datang ketempat ini xixixixi....~
Tawa hantu wanita itu terdengar menyeramkan.
"Kenapa kau mengganggu keluarga Pak Ronald dan apa tujuanmu?"
~Xixixixi.....~
Itu menyenangkan dan menghiburku
~Xixixixi.....~
"Sekarang aku minta kau pergi dari sini dan tak lagi mengganggu mereka"
Permintaan Jing membuat tatapan hantu wanita itu menjadi tajam dan ada kebencian terlihat dimatanya.
~Kau kira semudah itu kau menyuruhku pergi Xixixixi....~
Setelah kata-kata itu hantu wanita lenyap entah kemana ia pergi.
Uuugh.... serangan cukup kuat,Jing bangkit dan mengambil kuda-kuda bersiap untuk bertarung dengan hantu wanita itu.
~Swooosh.....~
Jing melihat bayangan berkelebat lagi dan kini ia lebih sigap dalam menghadapinya.
"Huh..... rasakan ini Sialan......"
Jing menggunakan jurus peremuk karang dengan tepat.
~BOOOOM....~
__ADS_1
Pukulan telak mengenai hantu wanita itu,namun ia segera menghilang dan menyerang dengan lebih ganas.
Jing menghindari setiap serangan hantu wanita dan itu membuat setiap serangan menjadi semakin cepat.
~SWOOOSH......
~SWOOOSH~
Kuku-kuku yang tajam berhasil menginai tubuh Jing,membuat bajunya robek dimana-mana dan terlihat luka gores ditubuhnya.
"Sial.....Dasar hantu wanita"
Jing mengumpat kesal.
"Kau akan menyesali ini sialan...."
Jing membuat pertahanan yang kuat disekitarnya dan bersiap mengunci hantu wanita.
Hantu wanita sekali lagi menyerang dengan ganas tetapi hal yang tak terduga terjadi membuat hantu wanita terlambat menyadari apa yang dilakukan Jing.
Dengan cepat Jing mengkombinasikan jurus-jurus yang ia pelajari dari master Usui hanya saja Jing sudah memodifikasi agar ia mudah melakukan gerakan yang efisien.
"HIAAAH..."
Sebuah tarikan yang cepat membuat hantu wanita dengan telak menabrak penghalang yang diciptakan Jing membuat hantu wanita terbakar.
~AAAH...AAAH...AAAH...~
Meski ia menjerit Jing tak memperdulikan dan melanjutkan serangannya.
"MATI... KAU..."
__ADS_1
Sebelum serangan mengenai Hantu wanita .
~T~Tunggu....Aku menyerah tolong ampuni aku~