
Di sebuah dunia yang di sebut combat continent, semua orang yang terlahir di dunia ini membawa sebuah kemampuan spesial yang di sebut essence spirit.
Essence spirit terbagi menjadi dua kelompok, pertama essence jenis alat dan yang kedua esence jenis binatang. Orang-orang hanya bisa memiliki satu dari kedua essence spirit kecuali jika mereka terlahir jenius.
Namun ada juga tingkatan terendah dari essence spirit alat, tingkatan terendah itu biasa di sebut orang dengan julukan 'spirit sampah'. Spirit sampah tidak memiliki daya tahan, serang, bertahan atau apapun yang berguna, sehingga orang-orang yang terlahir dengan spirit sampah tidak mungkin bisa menjadi seorang spirit master dan hanya akan menjadi orang awam biasa.
Spirit master adalah sebutan untuk orang-orang yang mengembangkan kekuatan di dalam dirinya terutama untuk memperkuat essence spiritnya hingga sampai ke titik tertentu yang bisa mereka capai.
****
Di suatu desa kecil nan tertutup yang bernama desa pinglin, tinggallah seorang anak yatim piatu bernama Yu Chen.
Ayah dan ibu Yu Chen meninggal saat dirinya masih menginjak usia 3 tahun, karena mustahil bisa bertahan seorang diri Yu Chen di adopsi oleh sebuah panti asuhan di desa tersebut.
Selama disana Yu Chen tinggal dan tumbuh besar bersama dengan teman-temannya. Saat ini Yu Chen sudah berumur 7 tahun, dia memiliki postur tubuh biasa dengan rambut berwarna hitam pendek.
Karena sudah di tinggal mati oleh orang tua sejak dirinya masih sangat kecil, Yu Chen menjadi anak yang mandiri dan tidak pernah mengeluh menjalani kehidupan.
Untuk anak seusianya Yu Chen sudah memiliki pemikiran yang sangat dewasa, meski begitu tidak banyak orang yang mengetahuinya karena Yu Chen jarang sekali berbicara.
Hari ini Yu Chen terlihat sedang duduk bersila di atas sebuah bukit kecil di belakang desa. Di sana dirinya diam-diam berlatih ilmu beladiri lewat buku usang yang tidak sengaja ia temukan ketika membersihkan asrama panti asuhan.
Perlahan Yu Chen membuka mata, diiringi dengan mengeluarkan nafas pelan lewat mulutnya.
"Huu..."Yu Chen kemudian berdiri.
"LANGKAH BAYANG HANTU !!
__ADS_1
*Zruuung !
*Zruuung !
Yu Chen bergerak dengan sangat cepat di antara pepohonan dengan melakukan gerakan zig-zag. Tubuhnya yang kecil memungkinkannya untuk dapat bergerak hingga sampai ke batas maksimal, namun Yu Chen tidak bisa bertahan terlalu lama menggunakan tehnik langkah hantu dikarenakan staminanya masih sangat kecil, sehingga dirinya harus tersungkur sebelum sempat mencapai titik yang dirinya tentukan.
"Si4l, aku sudah mengasah kemampuan ku selama 2 bulan namun tetap tidak ada perubahan. Sebenarnya apa yang terjadi dengan tubuh ku ? Essence skill bisa di lakukan tanpa mengaktifkan essence spirit, namun kenapa melakukan tehnik ini saja aku tidak bisa ?!"
Yu Chen memukul-mukul tanah sambil menangis, dirinya merasa kecewa dengan dirinya sendiri.
Demi menggapai cita-citanya untuk menjadi spirit master terkuat di dunia duoluo, Yu Chen melatih ketahanan fisiknya siang dan malam selama 2 bulan terakhir. Namun apa yang dia dapatkan tidak sebanding dengan apa yang di harapkannya, membuatnya merasa sangat kecewa.
Karena menangis tidak akan menghasilkan apapun, Yu Chen memilih untuk kembali berdiri dan menguatkan tekadnya agar bisa melampaui kemampuan yang sekarang ini keesokan harinya.
"Aku yakin, besok akan menjadi lebih baik !!"
Yu Chen membawa sebuah keranjang berisi rumput biasa di belakang punggungnya, iapun berjalan pulang menuju panti asuhan.
Karena suara raungan itu terdengar sangat mengerikan, awalnya membuat Yu Chen takut untuk menghampiri suara teriakan itu, namun hati lunak nya tidak tahan jika harus berdiam diri saja ketika ada seseorang yang sedang membutuhkan pertolongan.
Segera Yu Chen memendam rasa takutnya dan berlari secepat yang dia bisa menuju asal suara yang meminta pertolongan itu. Semakin lama suara itu terdengar semakin jelas, hingga Yu Chen berhenti di balik sebuah pohon.
Yu Chen segera mendongakkan kepalanya untuk melihat situasi di depan. Di sana dia melihat seorang gadis kecil tengah tersudut di antara batu besar, sementara di hadapannya terlihat berdiri seekor ular besar berwarna hitam.
"STEEL SKIN SNAKE !! Bukankah ular jenis itu sudah tidak ada di hutan ini ? Tidak ! Bukan waktunya memikirkan hal seperti itu, aku harus memutar otak untuk mengalihkan perhatian ular itu, jika tidak gadis itu akan mati."
Terlihat wajah gadis itu sudah basah oleh air mata, dirinya hanya bisa menutup mata ketika ular di depan hendak menyerang.
__ADS_1
*Beletak !!
"Hei ular bodoh, lihat aku ! Aku di sini !!"
Yu Chen melompat-lompat sambil melambaikan tangannya untuk memancing ular itu menatap ke arahnya. Gadis sebelumnya sontak menoleh ke arah Yu Chen, sementara steel skin snake segera mengejar Yu Chen.
"Si-sial.."Ketika melihat ular itu bergerak ke arahnya, Yu Chen segera berlari sekuat tenaga untuk menyelamatkan nyawanya yang sedang terancam.
Gerakan Yu Chen yang gesit dan menjebak membuat steel skin snake kewalahan mengejarnya.
"Kau ingin mengalahkan ku di hutan ini ?! Jangan mimpi, aku mengenal hutan ini lebih baik dari mu !!"
Meski dirinya sangat mengenal hutan ini tetap saja mustahil bagi Yu Chen bisa menghabisi ular itu meski dirinya memiliki pemikiran yang sangat cerdas, sehingga dirinya memutuskan untuk berlari pulang ke rumah.
Namun tiba-tiba dari arah belakang, sebuah serangan di lancarkan oleh ular itu dengan mengibaskan ekornya yang tepat mengenai tubuh Yu Chen hingga membuatnya terpental menabrak sebuah pohon besar.
Darah kental segera mengalir dari sudut bibir Yu Chen, ia terlihat sangat tidak berdaya ketika steel skin snake mulai bergerak mendekatinya sambil menjulurkan lidah.
Yu Chen mencoba untuk bergerak, namun tubuhnya terasa sangat sakit."Se-seluruh tubuhku seperti sudah remuk, aku tidak bisa bergerak. Apakah aku akan berkahir seperti ini ? Mati demi menyelamatkan seseorang yang tidak ku kenal ?? Ternyata benar kata ibu, aku memang naif namun aku tidak menyesal.."
Ketika Yu Chen sudah mulai pasrah menerima keadaan, tiba-tiba pohon di belakangnya bergerak dan menyerang steel skin snake di depan.
"MAHOON TREE SNAKE ! Lupakan, aku harus menggunakan kesempatan ini untuk menyelamatkan diri."
Ketika kedua ular itu bertarung dengan hebat, segera Yu Chen berdiri dan berjalan tertatih-tatih menuju ke tempat aman yang berada lumayan jauh dari tempat pertarungan kedua ular itu.
Dari kejauhan Yu Chen memperhatikan pertarungan kedua ular besar itu. Keduanya terlihat sama-sama kuat namun lama kelamaan mahoon tree snake terlebih lebih mendominasi pertarungan hingga akhirnya steel skin sanake tumbang tidak bernyawa, meski begitu mahoon tree snake juga menerima luka serius hingga tidak lama kemudian dia juga ikut tumbang.
__ADS_1
Setelah di rasa aman Yu Chen berjalan menghampiri kedua mayat ular itu, tiba-tiba sebuah lingkaran aneh berwarna kuning mengambang di atas mayat kedua ular itu.
Karena penasaran dengan benda itu, Yu Chen iseng-iseng menyentuhnya. Tiba-tiba telapak tangannya bereaksi dengan bergetar hebat, sebuah pedang usang kemudian tiba-tiba muncul di udara dan menyerap kedua lingkaran cahaya itu dengan paksa hingga membuat Yu Chen merasa kesakitan dan jatuh pingsan.