
Yu Chen yang penasaran dengan suara-suara berisik itu kemudian memutuskan untuk pergi memeriksanya. Tidak hanya sendiri Yu Chen di temani oleh Luo Tang, merekapun berjalan mengendap-endap menghampiri sumber suara.
Ketika sudah berada di luar asrama mereka, Yu Chen dan Luo Tang bersembunyi di balik semak-semak.
Di depan mereka melihat pemuda buncit sebelumnya dengan 5 orang temannya sedang berkumpul di depan asrama mereka dengan membawa kurungan yang berisikan belasan ekor katak.
"Kak, sepertinya mereka memiliki niat buruk kepada kita. Sebaiknya kita segera menghentikan mereka !"
"Jangan gegabah. Pemuda itu berada jauh di atas kita, apalagi dia membawa teman asramanya yang pastinya jauh lebih kuat dari kita."
"Lalu apa yang harus kita lakukan ? Tidak mungkin kita membiarkan mereka berbuat seenaknya."
Yu Chen mengelus dagunya dan terlihat sedang berpikir."Apakah kau mengetahui posko penjaga terdekat ?"
Luo Tang yang mengerti dengan rencana Yu Chen tersenyum kecil."Kau ternyata sangat licik, kak.. Tapi aku suka dengan pemikiran mu."
****
Sementara itu pemuda buncit yang terlihat sedang membicarakan rencananya dengan teman-temannya di kaget'kan dengan kedatangan seorang guru yang berpatroli.
"Hei ! Apa yang kalian lakukan malam-malam begini diluar asrama ?!"Guru itu terlihat belari sambil mengacungkan sebuah rotan.
Pemuda buncit dan semua teman-temannya yang melihat itu segera berlari pergi.
Yu Chen yang masih bersembunyi di balik semak kemudian berjalan keluar ketika keadaan sudah sepi. Tiba-tiba Luo Tang sudah berada di samping nya.
"Kak, aku sudah melapor kepada guru yang berpatroli. Lalu apa yang akan kita lakukan ?"
"Tentu saja membalas perbuatan mereka. Cepat bawa kurungan besi berisi katakan ini ke asrama mereka, malam ini kita buat asrama mereka menjadi sangar meriah."
"Baik, kak."
Segera Yu Chen dan Luo Tang melesat pergi menuju asrama pemuda buncit sebelumnya. Sesampainya di sana segera Yu Chen dan Luo Tang melepaskan belasan katak dari dalam kurungan lewat cerobong asap.
"Aaaa !
"Aaa ! Katak !!
"Ada katak !!
Karena kebisingan yang mereka buat, guru yang bertugas untuk menjaga lingkungan asrama malam itu menghukum mereka dengan membuat mereka melakukan gerakan pemanasan semalaman.
Setelah melakukan aksinya Yu Chen dan Luo Tang melesat ke asrama mereka. Setibanya di sana Yu Chen menemukan Qian Yu yang terlihat sedang duduk merangkul kedua lututnya.
"Kenapa kau bangun ? Apakah ada sesuatu yang mengganggumu nona Qian ?"
"Sedikit.."Ujar Qian Yu pelan.
__ADS_1
Karena dirinya mengerti dengan perasaan Qian Yu sebab Yu Chen sering sekali menjadi teman curhat Tong Yu, Yu Chen duduk di samping Qian Yu dan mencoba memberikan pengertian kepadanya.
"Bisakah aku mendengarnya ?"
"Yu Chen, sejauh mana kau mengenal ku ?"
Yu Chen menggaruk kepala, lalu menjawab."Sepertinya hanya sedikit, selain mengetahui kalau kau adalah anak kepala desa aku sama sekali tidak mengetahui apapun tentang mu."
"Orang-orang pasti beranggapan kalau aku hidup dalam gelimang harta dan kekuasaan, bukankah begitu ?"
"Y-ya kupikir begitu."
"Aku penasaran, kenapa manusia hanya menilai seseorang dari apa yang dia lihat. Kenapa mereka tidak masuk lebih dalam dan melihat hal sesungguhnya yang di rasakan orang itu ? Hidup bergelimang harta ?! Hahaha, jangan bercanda..
Yu Chen, andai kau tau hidup di dalam keluarga terpandang tidak serta-merta selalu berjalan bahagia, aku memiliki seorang kakak dan adik. Keduanya adalah jenius, berbeda dengan ku yang memiliki essence spirit langkah namun tidak berbakat, membuat ku selalu di banding-bandingkan dengan adik, kakak, bahkan tetangga ku."
Setelah mendengar itu akhirnya Yu Chen mengerti."Ternyata ini alasan di balik perkataan mu sebelumnya ? Kau ingin menjadi orang biasa karena tidak ingin di banding-bandingkan dengan yang lain, karena kau berpikir lebih baik tidak punya apapun sekalian jika mempunyai namun merasa tidak memiliki. Tidak ada yang salah dengan pendapat mu nona Qian, aku setuju. Hanya saja aku tidak setuju jika harus menjadi orang biasa dan hidup bahagia. Apakah kau tau alasan kenapa aku sangat ingin menjadi kuat ?
"Apa ?"
"Karena tatapan.. Orang-orang di desa menatap ku dengan hina, seakan aku tidak bisa melakukan apa-apa. Saat itu aku sadar, tidak memiliki apa-apa malah akan membuat ku di pandang sebelah mata, karena kita tidak tau apa yang dunia pikirkan tentang kita. Semenjak itu aku yakin kalau aku kuat, maka orang-orang akan menghormati ku. Sama sepertimu aku lelah di anggap beban dan tidak sebanding dengan apa yang orang lain pikirkan, namun cobalah untuk mengerti. Aku adalah aku, mereka adalah mereka. Kita tidak bisa hidup sesuai yang orang lain inginkan karena pendapat setiap orang berbeda-beda, hiduplah sesuai dengan yang dirimu bisa."
Qian Yu menatap Yu Chen sejenak, lalu menyenderkan kepalanya di bahu pemuda tersebut.
"Ternyata kau memang dapat di andalkan."
"Tentu saja aku memang hebat."
"Hei, aku dengar tau.."
Malam itupun keduanya habiskan dengan berbincang bersama.
****
Pagi harinya semua murid berkumpul di kelasnya masing-masing, Yu Chen yang mendengar penjelasan guru dengan cermat langsung membayangkan apa yang gurunya katakan di dalam pikiran.
"Dengan membunuh seekor hewan spirit, maka sebuah halow akan keluar. Halow adalah energi spiritual yang membantu spirit master untuk menembus level tertentu. Terdapat beberapa jenis essence spirit yang jika di gabungkan dengan hewan spirit yang memiliki kemampuan unik maka akan terciptalah harmonisasi, dengan kata lain essence spirit mu akan berevolusi dan memiliki kemampuan yang sama seperti hewan spirit yang kalian bunuh. Energi halow memiliki beberapa tingkatan..
•Monster 10 tahun - memiliki halow berwana putih
•Ratusan tahun - memiliki halow berwarna kuning
•Monster ribuan tahun - memiliki halow berwarna ungu
•Monster sepuluh ribu tahun - memiliki halow berwarna hitam
•Monster ratusan ribu tahun - memiliki halow berwarna merah
__ADS_1
"Namun karena sampai sekarang tidak pernah di temukan seorang spirit master dengan halow berwarna merah, monster yang berumur ratusan ribu tahun di anggap hanya mitos."
'Jika benar hanya mitos, kenapa guru tetap menyebutkannya ? Aku penasaran, hewan seperti apa yang memiliki umur setua itu.'Batin Yu Chen.
Setelah kelas selesai Yu Chen dan kelompok asramanya pergi menuju kantin. Sejak Yu Chen menjadi pemimpin asrama, mereka semua mengikuti kemanapun Yu Chen dan Qian Yu pergi.
Saat sedang membawa nampan makanannya menuju ke meja yang sama dengan Qian Yu. Tiba-tiba dari lantai atas, seorang pria melempar kunai yang tepat mengenai wadah makanan Yu Chen hingga terjatuh.
*Celentang !
"Tepat sasaran ! Hei kak, kau harus membayar lebih untuk lemparan ku yang itu."Ujar seorang pemuda kepada pemuda buncit yang suka mencari masalah dengan Yu Chen.
Qian Yu dan semua orang yang melihat itu sontak geram dengan perbuat semena-mena yang di lakukan murid buncit itu. Alih-alih meminta maaf kepada Yu Chen, pemuda itu dengan arogannya berjalan turun dari lantai atas dan menghampiri Yu Chen.
"Kenapa diam saja, makanan ini sangat cocok untuk orang miskin seperti mu."Ujar pemuda buncit itu sambil menginjak-injak makanan Yu Chen di lantai.
"Kak !"
Luo Tang yang telanjur geram melihat Yu Chen mendapatkan perlakuan seperti itu, segera melesat dan menyerang dengan tombaknya.
"Kretak !!
"Essence armor, perisai tempurung kura-kura."
Sebuah tembok energi segera melindungi tubuh pemuda buncit itu, membuat Luo Tang yang menyerangnya terpental ke belakang karena essence skill yang di miliki pemuda buncit itu dapat memantulkan segala serangan.
Melihat itu sontak orang-orang menjadi sangat ketakutan, mereka segera membantu Luo Tang.
"Jika tidak ingin berakhir seperti itu, sebaiknya kau makan makanan itu."
"Buka mulut mu."Ujar Yu Chen.
"Apa ?"
"Kubilang buka mulut mu si4lan !"
Yu Chen langsung memukul dagu pemuda itu dengan tinjunya, membuat pemuda buncit itu melangkah mundur ke belakang dengan mulut mengeluarkan darah.
"Ka-kau berani sekali, aku adalah anak dari orang terpandang di kota ini..
"Lalu kenapa ? Aku tidak peduli kau mau dari keluarga mana atau apa, yang pasti aku akan mematahkan tangan mu karena menyakiti teman ku."
Yu Chen yang merasa tidak senang karena selalu di ganggu oleh pemuda itu segera menghajarnya dengan tangan kosong,
Yu Chen memukul-mukul kepala pemuda buncit yang terlihat terduduk itu berharap bisa membuatnya sadar agar tidak mengganggunya lagi.
Pemuda buncit itu segera mengaktifkan essence armour nya untuk bertahan. Namun ternyata Yu Chen lebih cerdas dari yang dia duga.
__ADS_1
Karena mengetahui kekerasan ekornya, Yu Chen menggunakan itu untuk menghantam-hantam perisai pemuda buncit itu hingga membuatnya pingsan karena tidak sanggup menahan essence armour nya dari serangan ekor Yu Chen.
"Kau bilang ekor ku adalah spirit sampah yang tidak berguna, sekarang siapa yang lebih sampah ? Kau bahkan di kalahkan oleh spirit sampah, artinya kau lebih buruk daripada sampah."