Dunia Soul Land

Dunia Soul Land
07. Persiapan


__ADS_3

Karena keributan yang terjadi di kantin, Yu Chen dan pemuda buncit yang bernama Zhang Li itu di giring ke kantor kepala akademi.


Orang tua Zhang Li yang mendapat kabar kalau anaknya di hajar sampai bonyok, segera mendatangi akademi untuk membuat perhitungan dengan seseorang yang berani melukai anaknya.


"Kepala akademi, mohon untuk tidak menganggap remeh masalah ini. Anak ku Zhang Li adalah pewaris perusahaan ku, hari ini dia di permalukan oleh anak ini di depan banyak orang itu sama saja dengan menghina perusahaan ku. Aku ingin kau segera mengeluarkan anak ini, berapapun yang kau minta akan ku berikan."


"Memangnya dengan uang kau bisa melakukan apapun yang kau inginkan, tuan ? Menginjak harga diri seorang manusia seenaknya, lalu mencoba untuk menyudutkan ku dengan memberikan uang ?? Aku penasaran sebanyak apa uang yang kau miliki hingga bersikap searogan itu ??"Ujar Yu Chen yang menolak di rendahkan oleh pria paruh baya yang memiliki tubuh gemuk seperti babi itu.


"Kau berani berbicara kurang ajar kepada ku ! Kau tinggal di mana huh ?! Aku akan membayar orang untuk menghancurkan desa tempat mu tinggal !"


"Tuan Zhang, tolong tenang."Ujar kepala akademi, mencoba untuk menengahi masalah itu.


"Bagaimana aku bisa tenang di saat aku sedang di rendahkan ? Aku akan menuntut akademi ini jika tidak mengeluarkan anak ini !!"


*Braaaak !!


Kepala akademi memukul meja dengan keras, dia nampak murka dengan tatapan tajam tertuju pada tuan Zhang.


"Jangan berlebihan tuan Zhang, akademi ini sudah berdiri bahkan sejak kakek mu belum bisa berjalan. Jika kau bertanya siapa yang paling berkuasa di kota ini itu adalah akademi ini, pertarungan antara 2 spirit master bukanlah hal yang mengejutkan lagi karena sangat sering terjadi. Tindakan mu yang menengahi pertarungan mereka benar-benar sangat memalukan, jika kau tidak ingin anak mu babak-belur lebih baik kau bawa anak mu pergi dan dandani di seperti perempuan. Akademi ini melatih seseorang menjadi spirit master, terkadang perkelahian terjadi dan itu tidak mengejutkan bagi kami sedikitpun. Lalu kau datang dan bertindak seenaknya dengan berkata akan menuntut akademi yang bahkan lebih tua dari umur kakek mu, ada hak apa kau melakukannya ?"


"..."Tuan Zhang terdiam dengan wajah penuh keringat dingin.


"Kau boleh meninggalkan anak mu atau membawanya, jika kau berani macam-macam dengan anak yang bernama Yu Chen ini maka aku tidak akan tinggal diam."


"Maaf'kan aku kepala akademi, aku akan pergi."Tuan Zhang segera meninggalkan tempat itu dan meninggalkan anaknya begitu saja karena merasa kalau dia sudah mempermalukan keluarganya.


"Maaf'kan aku kepala akademi, karena aku kau jadi marah dan berurusan dengan orang itu."Ujar Yu Chen.


Alih-alih memarahi Yu Chen, kepala akademi terlihat tersenyum kecil dan berkata."Aku suka dengan anak yang berani seperti mu, kau tidak diam ketika seseorang sedang merendahkan mu. Menurut ku apa yang kau lakukan itu wajar, jadi jangan merasa bersalah. Tugas mu adalah belajar, akademi akan pastikan keamanan mu."


"Terimakasih kepala akademi, kalau begitu aku pamit."Yu Chen membungkuk dan berjalan pergi.


Sementara kepala akademi terlihat masih tersenyum melihatnya."Dia terlihat seperti ku saat masih muda, hahaha memang anak yang menarik..."


Yu Chen berjalan kembali ke asramanya, disana orang-orang menyambutnya dengan gembira.


"Kak, Chen kau sudah kembali ?


"Bagaimana keadaan mu kak Chen, apakah kau baik-baik saja ?


"Kak Chen, kau adalah orang yang sangat berani !"

__ADS_1


Luo Tang berjalan menghampiri Yu Chen, terlihat tangannya di perban karena patah.


"Ternyata aku memang tidak salah menganggap mu, kak Chen. Kau memang seorang pemimpin, terimakasih sudah membela ku."


Yu Chen tersenyum sambil menggaruk-garuk kepalanya."Kalian terlalu memuji, di panti asuhan kami memang di ajarkan untuk saling menolong, jadi jangan bersikap sungkan."


Qian Yu yang mendengar suara Yu Chen segera berjalan melewati kerumunan.


"Yu Chen, kau sudah kembali ?"


Yu Chen tersenyum kecil dan terlihat lebih hangat dari matahari."Ya, aku sudah kembali."


Melihat keadaan Yu Chen yang baik-baik saja, Qian Yu bernafas lega sambil menggeleng-gelengkan kepalanya."Dasar, kau membuat kami khawatir."


"Maafkan aku.."


"Ikuti aku."Ujar Qian Yu.


Tanpa banyak bertanya Yu Chen berjalan mengikuti Qian Yu. Gadis kecil itu membawa Yu Chen ke sebuah taman yang berada cukup dekat dengan asrama, kedua duduk di sebuah kursi taman.


"Kemari'kan tangan mu."


Yu Chen mengulurkan kedua tangannya yang penuh luka akibat memukul wajah Zhang Li, segera Qian Yu mengobati luka Yu Chen dengan menumpahkan alkohol dan memperbannya dengan kain kasa yang steril.


Yu Chen mengangguk dengan semangat."Benar, aku selalu berkelahi jika ada yang berani mengganggu adik-adik di panti asuhan ku. Di sana hanya aku yang bisa berkelahi, jadi mereka sangat mengandalkan ku."


"Ternyata begitu, kau memang kakak yang bisa di andalkan adik-adiknya. Ngomong besok kita akan pergi ke hutan akademi untuk memburu hewan spirit, apakah kau sudah membawa persiapan ?"


"Memangnya untuk apa membawa persiapan, apakah jangan-jangan kita akan tinggal beberapa hari di sana ?"


"Benar, tidak hanya di biarkan berburu tanpa pengawasan guru, kita juga di tuntun untuk hidup mandiri di hutan selama 3 hari. Sebaiknya kau bersiap-siap menghadapi tantangan besok,"


"Lalu, apakah kau sudah bersiap-siap ?"


"Belum, aku tidak tau harus membawa apa untuk perbekalan."


"Bagus, ayo pergi ke kota untuk membeli beberapa barang."


"Baiklah, ayo pergi."


****

__ADS_1


Sesampainya Yu Chen dan Qian Yu di kota, di sana terlihat sangatlah ramai oleh penduduk yang berjalan ke sana kemari.


"Ayo pergi ke toko racun terlebih dahulu, ada sesuatu yang ingin ku beli di sana."Ujar Yu Chen, sementara itu Qian Yu hanya tersenyum dan mengikutinya karena sepertinya pemuda itu tau harus melakukan apa.


Sesampainya di toko penjual racun,


Yu Chen segera mengambil anti toksin dan racun asam.


"Anti toksin adalah penawar racun yang sangat kuat, kita sangat membutuhkan benda ini karena tidak tau akan menghadapi hewan seperti apa di hutan. Sementara racun asam adalah racun terkuat karena mampu melelehkan besi, bahkan daging. Saat melihat mu hampir di celakai oleh ular jenis steel skin snake, aku baru ingat kalau tahun ini adalah musim kawin mereka. Sekali bertelur steel skin snake bisa bertelur hingga 100 butir, kemungkinan besar kita akan bertemu steel skin snake, belum lagi ular itu memiliki ketahanan yang luar bisa, namun di hadapan racun asam ini dia bukanlah apa-apa."


"Wah, sepertinya kau tau banyak tentang racun."Qian Yu terlihat kagum.


"Tentu saja, di panti asuhan kami di ajarin segalanya. Kau tidak perlu membeli apapun karena kita akan selalu bersama, aku akan menyiapkan semuanya."


Mendengar itu Qian Yu hanya diam dengan wajah memerah seperti tomat yang matang, terkadang Yu Cheng sering sekali mengatakan sesuatu yang tidak ia mengerti namun berpengaruh sangat besar bagi Qian Yu.


"Aku sudah membeli cukup persediaan anti toksin dan racun asam, sekarang kita pergi ke tempat penjual panah permilion."


Sesampainya di toko yang menjual panah, Yu Chen langsung mengujicobakan anak panah permilion dengan meneteskan racun asam ke atasnya, ternyata racun itu tidak dapat melelehkan mata anak panah permilion.


"Seperti yang telah ku pikirkan, ternyata buku memang tidak pernah berbohong. Anak panah permilion terbuat dari pohon cedar ratusan tahun, sehingga memiliki ketahanan dan ketebalan yang tidak main-main. Dengan menyatukannya menggunakan racun asam, maka panah ini akan menjadi sangat mematikan."


"Wah, anak kecil. Untuk anak seumuran mu ku akui kau sangat cerdas, sepertinya kalian akan berburu besok, apakah aku benar ?"Tanya si penjual.


"Benar, tuan."Ujar Yu Chen.


"Kebetulan sekali, aku mempunyai sesuatu yang akan sangat kalian butuhkan."


Setelah melihat benda yang di maksud,


Yu Chen segera dapat menebak kalau benda itu adalah pemantik api dan kapur spirit alami.


Pemantik api adalah alat pemantik pada umumnya, sedangkan kapur spirit adalah benda yang bisa di gunakan untuk membuat perlindungan jika di serang oleh kawanan hewan spirit.


"Sepertinya kau benar tuan, kedua benda ini sangat berguna kalau begitu aku akan membeli kedua benda itu. Dengan begini kita akan aman dan tidak perlu lagi memukul-mukul dua buah batu seperti orang bodoh untuk membuat api."


"Tapi bagaimana paman bisa tau kami membutuhkan kedua benda ini ?"


Pemilik toko kemudian bercerita kalau dulu dirinya juga pernah masuk ke akademi nortan, saat kegiatan berburu berlangsung dirinya lupa membawa perbekalan dan hampir mati di serang hewan buas.


"Karena itu aku selalu mengingatkan anak-anak akademi yang berkunjung ke toko ku untuk membawa kedua benda berharga ini, jika tidak ingin menjadi seperti ku.."

__ADS_1


"Ternyata begitu.."


Setelah selesai membeli perlengkapan, Yu Chen dan Qian Yu berjalan kembali ke akademi.


__ADS_2