Dunia Soul Land

Dunia Soul Land
08. Perburuan : Hari ke 1


__ADS_3

Keesokan hari di pinggir hutan kota. Semua murid terlihat tengah berkumpul dan berbaris rapi di sebuah lapangan luas untuk menunggu instruksi dari seorang guru yang bertanggung jawab atas kegiatan perburuan.


Tidak lama kemudian, seorang pria berpakaian khas guru besar akademi nortan datang dan berdiri di belakang sebuah podium.


Guru itu kemudian berbicara dengan menggunakan mik agar semua murid dapat mendengar apa yang di katakan nya dengan jelas.


"Perkenalkan, namaku Hyang Chun, tapi kalian cukup memanggilku dengan sebutan guru Chun. Aku adalah penanggung jawab dari kegiatan yang kami namakan 'perburuan'. Kegiatan perburuan ini hanya di lakukan beberapa tahun sekali, semua anggota boleh membuat kelompoknya sendiri namun tidak boleh lebih dari 5 orang. Aku yakin kalian sudah membuat kelompok dan mempersiapkan perbekalan, karena kalian akan di lepas ke dalam hutan kota yang berisi banyak sekali hewan spirit tanpa didampingi oleh seorangpun guru, dan disana kalian bebas berburu tanpa adanya peraturan sama sekali."


"Apanya yang susah ?! Berarti kakak senior yang sudah tamat dari akademi ini terlalu melebih-lebihkan tentang kegiatan 'perburuan' ini."Ujar seorang tuan muda dari keluarga terpandang dengan arogan dan diiringi suara tawa pengikutnya.


"Siapa yang mengijinkan mu bicara ?"Tanya guru Chun, membuat pemuda arogan itu seketika terdiam.


"Dalam kegiatan ini kalian tidak di wajibkan melakukan perburuan terhadap hewan spirit, karena target kalian yang sebenarnya adalah bendera akademi nortan. Terdapat 20 bendera yang kami sebar secara acak di dalam hutan kota, setiap mendapatkan satu bendera kalian akan mendapatkan petunjuk untuk menemukan bendera selanjutnya. Kelompok yang mendapatkan bendera terbanyak akan menjadi pemenangnya, dalam hal ini kalian boleh bertarung dengan satu sama lain untuk memperebutkan bendera."


Seorang murid mengangkat sebelah tangan dan bertanya."Guru, bagaimana jika di dalam hutan kami di serang oleh hewan spirit yang sangat kuat dan tidak mungkin bisa kami atasi, lalu apakah ada peraturan dalam pertarungan antara sesama dalam memperebutkan bendera akademi nortan ?"


"Mengenai itu kalian semua tidak perlu khawatir, ratusan guru sudah bersiap di berbagai tempat, kalian juga akan di berikan 3 buah suar yang bisa kalian gunakan jika berada di dalam keadaan terdesak.


•Suar merah mengartikan kalau ada hewan spirit yang sangat kuat dan tidak bisa kalian atasi.


•Suar kuning mengartikan kalau ada pertarungan hidup dan mati.


•Suar putih mengartikan kalau ada keadaan yang sangat darurat.


"Kalian bisa menggunakan suar pemancar sesuai dengan keadaan yang menimpa kalian, sehingga guru yang berada di lokasi terdekat akan langsung datang dan menolong kalian. Kalian di perbolehkan untuk bertarung memperebutkan bendera, namun jika bendera sudah di pegang oleh salah satu kelompok maka pertarungan tidak boleh di lanjutkan atau kalian akan di diskualifikasi dari kegiatan 'perburuan', kalian juga tidak boleh bertarung dengan niat membunuh karena akan langsung di keluarkan dari akademi pada saat itu juga."


"Pemenang dari kegiatan ini hanya akan di berikan kepada 3 kelompok yang mengumpulkan bendera terbanyak. Mengenai hadiah yang akan kalian dapatkan masih belum boleh di bocorkan, yang jelas hadiah yang pihak akademi janjikan tidak akan pernah membuat kalian kecewa.. Baiklah, waktu 5 hari kegiatan 'perburuan' di mulai dari sekarang !"


Sontak semua kelompok yang terdiri dari 20 kelompok berlari memasuki hutan kota dan berpencar ke berbagai arah.


Kelompok Yu Chen yang terdiri dari


Qian Yu, Luo Tang dan kedua temannya terlihat berlari menuju arah tenggara dimana terdapat pepohonan raksasa yang tumbuh menjulang di sana.

__ADS_1


"Sepertinya hanya kelompok kita yang menuju ke arah sini, karena aku tidak bisa merasakan kehadiran mereka dengan pengelihatan spiritual ku."


"Wow, kak Chen. Memangnya apa lagi yang pengelihatan spiritual mu bisa lakukan selain berkerja seperti sebuah radar ?"


"Tidak terlalu banyak.. Namun dengan pengelihatan spiritual, aku mampu melihat pergerakan persendian lawan sehingga aku bisa membaca pergerakan mereka bahkan sebelum mereka menyerang. Pengelihatan spiritual juga membuat ku bisa melihat dalam gelap dengan sangat jelas,"


Mendengar itu Qian Yu sontak terkejut."Jangan bilang kau menggunakan kemampuan itu untuk mengintip seseorang ?"


Yu Chen tertawa kecil,"Tentu saja tidak. Ketika malam, pengelihatan spiritual ku berkerja seperti kaca inframerah, sehingga aku hanya bisa melihat suhu panas dan dingin."


Qian Yu hanya berdehem mendengar itu, sementara Luo Tang terlihat masih kagum dengan kemampuan mata Yu Chen yang terdengar sangat spesial.


"Kak, Chen. Bagaimana cara mu mendapatkan kemampuan mata itu ?"


Yu Chen menggeleng pelan dan menjawab."Aku juga tidak tau. Awalnya aku berlatih seorang diri dari sebuah buku, kebetulan saat itu aku mempelajari sebuah kemampuan pengelihatan spiritual namun tidak berhasil meski sudah mempelajarinya bertahun-tahun. Saat aku membunuh seekor steel skin snake sepertinya sejak saat itu kemampuan pengelihatan spiritual ku bekerja sendiri."


"Apa ?! Kakak bilang kakak membunuh steel skin snake yang terkenal dengan ketahanan tubuhnya yang luar biasa ??"


"Tunggu-tunggu, kau tidak pernah cerita apa-apa kepadaku tentang ini sebelumnya ?"Qian Yu menengahi.


Yu Chen tersenyum kecil."Apakah itu penting sekarang ? Meski saat itu aku tidak ingat apa-apa, aku masih beruntung bisa mengingat wajah mu yang cantik nona Qian."


Mendengar itu wajah Qian Yu dengan cepat berubah merah,"Ja-jangan bicara seenaknya, lagian aku yakin kau tidak mengetahui arti dari ucapan mu."


"Kak, selain cerdas sepertinya kau juga sangat beruntung, pasalnya pengelihatan spiritual milik mu muncul akibat efek samping setelah dirimu menyerap Halow ular yang membuat tubuhmu bermutasi dan memiliki kemampuan pengelihatan seperti seekor ular."


"Jika memang begitu sepertinya nanti aku harus berterimakasih kepada langit atas apa yang ku dapatkan. Kita sudah sampai.."Ujar Yu Chen, lalu semua anggota kelompoknya berhenti di depan sebuah pohon raksasa.


"Kak, bisakah aku mengetahui alasan mu pergi ke area ini ? Sementara yang lain pergi ke area sebaliknya karena mengira bendera akademi nortan berada di sana."


"Aku bukan seseorang yang suka bertarung, jika memang ada bendera di sana kemungkinan mereka semua akan bertarung satu sama lain hanya untuk memperebutkan satu buah bendera. Sementara alasan ku mengajak kalian pergi ke arena ini karena area ini merupakan tempat tertinggi di hutan kota, dengan begitu aku bisa mengamati seluruh wilayah hutan dengan pengelihatan spiritual ku."


Luo Tang menggaruk kepala."Kenapa aku tidak kepikiran sampai ke sana, ya ?"

__ADS_1


"Itu adalah hal yang wajar. Kalian tunggulah di sini, aku akan pergi ke puncak pohon ini untuk melihat keadaan sekitar."


"Baiklah, kak mohon berhati-hati."


Yu Chen menatap Qian Yu sambil tersenyum dan berkata."Apakah kau tidak ingin mengucapkan apa-apa, nona Qian ?"


Qian Yu yang terlihat kesal karena terus digoda oleh Yu Chen, terlihat melipat kedua tangan di depan dada sambil membuang muka, lalu dengan malas dia berkata."Cepatlah kembali."


Yu Chen hanya mengacungkan jempol nya, lalu terlihat mulai serius.


"tiger step !


Dengan lincah Yu Chen menaiki pohon besar itu tanpa mendapatkan kesulitan yang berarti, dalam waktu singkat saja ia sudah terlihat berada di ujung pohon.


"Devil's Vision !


Yu Chen kemudian mendongak ke segala arah, lalu tatapannya terhenti kepada arah barat daya.


"Aku menemukannya.."


Setelah mendapatkan lokasi letak bendera, Yu Chen segera turun dari pohon besar itu dan kembali menghampiri teman-temannya.


"Bagaimana, kak ?"Tanya Luo Tang begitu Yu Chen turun dari pohon.


"Aku menemukan satu bendera di arah barat daya, namun tempat itu di penuhi dengan tanaman yang mampu melepaskan gas beracun, sehingga tidak mungkin murid lain bisa mencapainya."


"Lalu apa yang harus kita lakukan ?"


Yu Chen tersenyum penuh siasat."Untungnya aku sudah membaca cukup banyak buku tentang tanaman. Tanaman yang kulihat bernama Poisonous dandelion, tanaman itu mekar di pagi sampai sore hari dan akan layu ketika malam hari. Kupikir kita akan aman jika melalui area itu di malam hari, jadi tidak ada pilihan lain bagi kita selain menunggu malam tiba."


Karena yakin dengan rencana Yu Chen merekapun sepakat untuk bergerak kembali ketika malam hari.


Untuk beristirahat, kelompok Yu Chen menggunakan dahan pohon raksasa karena tempat tinggi bisa melindungi mereka dari berbagai predator.

__ADS_1


__ADS_2