
si anak berambut biru langsung mencoba menangkisnya menggunakan Tongkat nya. namun, perutnya langsung disikut oleh Tang San.
...----------------...
"plak. coba katakan lagi?!" ucap Xiao Wu pada anak berambut kuning.
"kau berani memukulku?! hmm... aku rasa sekolah akan mengeluarkan pecundang pecundang miskin ini." ucap si anak berambut kuning.
"kau masih mau mati?!" ucap seorang anak gendut hendak memukul anak berambut kuning.
"berhenti! tidak boleh ada perkelahian pribadi di sekolah." ucap seorang guru. (Yu Xiao Gang) "mereka yang mulai terlebih dahulu.
" ucap Xiao Wu membela. namun,hal tersebut diacuhkan oleh Yu Xiao Gang.
"kamu!ikut denganku." ucap Yu Xiao Gang Kepada Tang San. Tang San pun akhirnya mengikuti Yu Xiao Gang.
"gawat! bagaimana kalau Tang San dikeluarkan dari sekolah?!" ucap seorang siswa.
"guru jelek macam apa kamu?" ucap Xiao Wu marah.
"kak Xiao Wu. diam..." ucap si anak gendut.
"he he! ini akibat jika kalian berani melawanku." ucap si anak berambut kuning.
"kau.." ucap Xiao Wu terhenti.
__ADS_1
"tenanglah, Tang San tidak akan di keluarkan." ucap guang shu yang saat ini berada di belakang Xiao Wu.
"siapa kau?" tanya Xiao Wu.
"oh.. perkenalkan,namaku adalah guang shu yang berarti pohon emas. aku merupakan kakak angkat Tang San." ucap Xi Yu memperkenalkan diri.
" 'eh?! namanya sama dengan nama Kak shu" batin Xiao Wu terkejut.
"wah... rupanya disini ada seorang anak yang muncul, miskin pula." ucap si anak berambut kuning bebas.
"tenanglah, Tang San tidak akan di keluarkan." ucap Guang shu yang saat ini berada di belakang Xiao Wu.
"siapa kau?" tanya Xiao Wu.
"oh.. perkenalkan,namaku adalah Xi Yu yang berarti gerimis. aku merupakan kakak angkat Tang San." ucap Xi Yu memperkenalkan diri.
" 'eh?! namanya sama dengan nama Kak shu" batin Xiao Wu terkejut.
"wah... rupanya disini ada seorang anak yang muncul, miskin pula." ucap si anak berambut kuning bebas.
San di asrama." ucap Guang shu
"tunggu! bagaimana kau bisa mengetahui namaku?" tanya Xiao Wu.
"bukan hanya namamu. rahasia terbesar mu aku juga tahu." jawab Xi Yu.
__ADS_1
"siapa kau sebenarnya?" tanya Xiao Wu penuh selidik.
"haish.. diskusi tadi aku sudah mengatakan kalau namaku Guang shu. apakah kau tidak mengingat ku kelinci kecil?" jawab Xi Yu.
"tunggu! jadi, kau benar kak shu?! wah... akhirnya kita bertemu lagi." ucap Xiao Wu sambil memeluk Guang shu
"hahaha... sudah, perjanjian." ucap Guang shu melepaskan pelukan Xiao wu
"oh iya.. apakah kau dan Tang San adalah sepasang kekasih?" tanya Guang shu kepada Xiao Wu.
"eh?tentu saja bukan." jawab Xiao Wu.
"benarkah? tapi, kenapa aku mencium aroma Tang San ditubuhmu? apa kalian tidur seranjang?" tanya Guang shu ingin tahu.
"benar. kak Xiao Wu dan Tang San tidur seranjang bahkan berbagi selimut." jawab si anak gendut.
"wah.. berarti, sudah dipastikan kalau Tang San selain menjadi adikku juga akan menjadi adik ipar ku." ucap Guang shu menggoda.
"kakak shu! apa yang kau katakan?!" teriak Xiao Wu malu.
"halah.. jujur saja. tadi pagi kau menyuruh Tang San untuk menyisir Rambutmu kan?" tanya Guang shu.
"tidak." elak Xiao Wu berbohong.
"eh? kak Xiao Wu, tadi pagi menyuruh Tang San menyisir dan kau mengikat rambutmu? kenapa kau bilang tidak ditanyai oleh Kakaknya Tang San?" ucap Si Anak gendut jujur.
__ADS_1
"kau! diam lah gendut." balas Xiao Wu marah.
"hahaha. kau dulu pernah berkata kalau ada seorang laki-laki yang menyisir rambut mu berarti dia adalah suami mu. dan Tang San sudah menyisir rambut mu, berarti dia sekarang adalah adik ipar ku dong... hahaha.." tawa Guang shu.