End Of Waiting

End Of Waiting
02


__ADS_3

pemikiran itu terus berputar di kepala tias.sekalipun bibir berkata bahwa dia sudah ikhlas dengan apa yang akan terjadi.tapi hati dan pemikirannya bertolak belakang,dia cemas dan penasaran.hingga pemikiran itu buyar tergantikan dengan suara seseorang.


"hey...kamu ngelamun ya?"tanya panji.


ya suara itu suara panji.sambil berusaha mengumpulkan kesadarannya tias mengarahkan pandangan nya ke arah lain.


"engga"jawab tias singkat.


"masa...


"trus aku ngomong dari tadi kamu denger gak?"tanya panji.


"engga"jawab tias jujur.


"tu kan kamu gak dengerin...pasti lagi ngelamun"


"kalau emang gak ngelamun kamu lagi dengerin apa pas aku ngomong?" tanya panji lagi


"dengerin putra ngomong"jawab tias seadanya.ya tias memang tipe perempuan yang jujur.dia selalu bilang apa yang dia dengar atau dia lihat.dia tak pernah menyembunyikan apa pun kepada panji.karna dia berprinsip hubungan apapun bila di landasi kejujuran dan saling terbuka pasti akan berjalan dengan baik.lain hal nya dengan keluarga dia tak pernah cerita apa apa kepada keluarganya termasuk kisah cintanya yang sekarang.ini adalah kali pertama tias mengajak laki laki datang menghadiri acara keluarga.panji memang sering main kerumah tias,tapi untuk memperkenalkan dia pada keluarga besar nya,tias baru berani memperkenalkan panji sebagai kekasihnya kepada keluarga di acara pernikahan kartika anak kedua dari kakak kedua ibunya tias.


"putra emangnya ngomongin apa?"tanya panji

__ADS_1


"ngomongin kamu"jawab tias


"ngomongin aku?emangnya aku kenapa?"tanya panji lagi.tias yakin dalam pemikiran panji pasti dia penasaran dengan apa yang di bicarakan putra.


"kalau aku bilang apa yang di omongin putra,apa kamu janji gak marah?"tanya tias


"ngomong apa dulu nih...???"


"aku sih tergantung....." kata panji.


"ngomongin kamu"jawab tias asal.


"ngomongin aku?"tanya panji sambil nunjuk bagian dadanya.


"ngomong apa?"tanya panji makin penasaran


"ngomong kalau cowok gombal banyak ceweknya"jawab tias


DEG


jawaban tias sukses membuat wajah panji pucat pasi.dan hal itu pun tak luput dari penglihatan tias.melihat hal itu,tias semakain yakin bahwa apa yang di bicarakan putra itu benar adanya.

__ADS_1


"atas dasar apa putra bicara seperti itu?apa dia punya bukti?"tanya panji dengan nada seperti kesal


"entah lah"jawab tias


setelah jawaban tias atas pertanyaan panji.mereka berdua saling diam, hanyut dalam pemikiran masing masing.bahkan rangkaian acara pernikahan pun hampir selesai,tapi mereka masih asik dengan pemikirannya.hingga terasa tepukan di bahu tias dan panji,baru lah mereka sadar.


"ikutan ngantri sekarang yuk...biar cepet pulang"ucap putra


ya....putra dia orang yang menepuk bahu panji dan tias hingga membuat mereka tersadar.


tias hanya menanggapi ucapan putra dengan anggukan.lain dengan panji yang menepis tangan putra dengan kasar.mereka saling melihat satu sama lain dengan tatapan berbeda.yang satu melihat dengan tatapan marah dan yang satu nya lagi melihat dengan tatapan mengejek.tias hanya melirik mereka dengan tatapan jengah.


"dasar kekanak kanakan..tidak tau tempat"batin tias sambil berlalu.


tias berpikir bahwa sipat baru panji mulai terlihat lagi yaitu mudah tersinggung.entah tersinggung karna ucapan putra itu benar atau tersinggung karna ucapan putra salah.entahlah....


lain cerita dengan tias yang pergi berlalu dari tempat duduknya,panji dan putra mereka masih asik menatap satu sama lain,seperti enggan untuk mengalah satu di antara mereka.hingga terdengar suara tias memanggil.


"panji ayo.."


panji pun menoleh,menyadari jarak diantara dia dan tias agak jauh.panji hanya menjawab dengan anggukan.setelah itu panji pun menoleh ke arah putra

__ADS_1


"urusan kita belum selesai"ucap panji sambil berlalu.


tolong komen yah kekurangan nya di sebelah mana soalnya baru belajar.


__ADS_2