End Of Waiting

End Of Waiting
03


__ADS_3

setelah mereka selesai makan,tias dan panji memutuskan untuk pulang lebih awal dari keluarga tias,karena pada dasarnya acara memang belum selesai.masih ada rangkaian acara yang lain,misalnya lempar bunga tapi tias tidak bisa mengikuti acara itu bukan karena tias tidak mau, hanya saja melihat raut wajah panji yang tidak bersahabat setelah kejadian dengan putra,membuat tias mengurungkan keinginan nya.


"bu,,,pak,,,tias pamit pulang duluan ya"kata tias pada ibu dan bapaknya.


tias memang akan pulang tapi tidak dengan ibu dan bapaknya ,karena mereka masih akan mengikuti acara sampai selesai,jadi mereka masih di sana.


tias merupakan anak pertama dari dua bersaudara.ibu tias bernama pratiwi atau sering di panggil tiwi,dan bapak tias bernama hermawan atau yang sering di panggil wawan.dan adik tias bernama Risti.


"ya hati hati di jalan"jawab bu tiwi dan pak wawan bersamaan.tias dan panji pun bergantian bersalaman kepada pak hermawan dan bu tiwi.tak lama bu tiwi berbicara lagi


"tias apa kamu akan menemui mereka dulu?"tanya bu tiwi sambil menunjuk ke arah pelaminan.


"ya,,aku akan menemui mereka"


"sekalian pamit sama om hendar dan tante desi"jawab tias.


kemudian di balas anggukan oleh ibu tiwi.


"aku pergi dulu bu,pak"lanjut tias.


"panji juga pamit pulang bu,pak"ujar panji.

__ADS_1


"ya"jawab ibu tiwi dan pak wawan serempak.


setelah tias dan panji berpamitan pada pak hermawan dan bu tiwi,mereka pun pergi berlalu menuju pelaminan.bersalaman pada pengantin dan menemui om dan tantenya tias


"om,,,tante,,,tias sama panji pamit pulang duluan yah"ucap tias.


"ko buru buru amat?"tanya tante desi.


"lagian ini kan kali pertama,kamu bawa pacar ketemu keluarga besar kita,jangan dulu pulang yah,,,,kita sekalian poto poto dulu,mumpung lagi kumpul semua"lanjut tante desi.


mendengar ucapan tante desi membuat tias dirundung rasa bersalah dan bingung.di satu sisi tias sungkan menolak ajakan tante desi,karena acara pernikahan kartika memang bagian dari acara kumpul kumpul keluarga,sebab mereka orang orang sibuk,sangat jarang bisa berkumpul seperti ini.di sisi lain tias bingung bagaimana dengan panji,apalagi melihat raut wajah panji yang kurang bersahabat.


"aduh maaf tante,om tapi kak panji masih ada acara lain"ucap tias sedikit berbohong.


"ya tuhan ampuni aku,andai saja tadi aku tidak cerita apa yang di omongin putra,mungkin kak panji gak akan kaya gini.tapi tunggu tunggu....kalau memang kak panji gak seperti apa yang putra bilang kenapa harus seperti itu raut wajahnya?seperti orang yang ketahuan selingkuh saja"batin tias.


"tias...tias"terdengar suara seseorang memanggil manggil nama tias.


"iya..."jawab tias.


"kamu ngelamun ya?"tanya tante desi.

__ADS_1


"eh,,,"tias melihat sekeliling nya,kemudian tersenyum sambil menggaruk tengkuak nya yang tidak gatal.


"iya tante,maaf,,,,"jawab tias malu.


"jangan kebanyakan ngelamun ti,pamali masih muda"kata tante desi


"iya tan..."ucap tias kikuk.


"ya udah kalau emang panji ada acara lain.hati hati di jalan ya ti"ujar tante desi.


"iya tan..."jawab tias.


"buat panji,makasih udah mau dateng.terus kapan kapan main lagi ya kesini"ucap tante desi pada panji.


"iya tan..."jawab panji.


"kalau gitu,kami pulang dulu"ucap panji dan tias bersamaan.


"iya"jawab tante desi.


panji dan tias pun berlalu pergi meninggalkan tante desi dan om hendar.

__ADS_1


__ADS_2