
setelah pembicaraan tias dengan ke dua orang tua nya tempo hari,tias menjalankan keseharian nya seperti biasa.membantu pekerjaan ibu nya di rumah,membantu menjaga adik kecil nya "risti".walau terkadang hati nya masih sedih bila teringat hubungan nya dengan panji yang telah pupus,tapi tias tidak pernah memperlihat kan kesedihan nya di depan ke dua orang tua nya,bahkan di depan mereka tias bersikap seperti gadis ceria,walau sangat sulit untuk tias lakukan.
sudah hampir satu bulan hubungan tias dan panji berakhir,karena itu komunikasi antara tias dengan panji pun tidak ada.biasanya tiap sore atau setelah magrib panji selalu menelpon tias untuk sekedar menanyakan kabar,bahkan kadang panji ngobrol dengan ibu nya tias untuk sekedar menyapa,menanyakan kabar dan sebagai nya.hal itu sontak membuat orang tua tias bertanya tanya,
"bagai mana hubungan nya dengan panji?"
"kenapa panji sudah lama tidak ada kabar?"
lain dengan kedua orang tua nya.keluarga tias lain nya menanyakan
"kapan panji main lagi ke sini?"
dan masih banyak pertanyaan lain nya.pertanyaan pertanyaan itu hanya tias jawab dengan
__ADS_1
"mungkin panji lagi sibuk"
hingga hari dimana tias ingin menghindar pun tiba,,,hari di mana bapak nya bertanya
"tias mau di bawa kemana hubungan kamu dan panji?"
"apa panji pernah menyinggung keseriusan hubungan nya kepada kamu?jika pernah maka suruh dia datang ke hadapan bapak"lanjut pak hermawan.
mendapat pertanyaan seperti itu,dengan berat hati tias menceritakan bahwa hubungan nya dengan panji sudah berakhir dan itu sudah satu bulan lama nya.
"kalau begitu bapak boleh tanya sesuatu?"
"boleh pak?"jawab tias
__ADS_1
"apa kamu sakit hati karena hubungan mu dengan panji pupus?"tanya pak hermawan.
"ya"jawab tias tertunduk malu.
"maka jangan pernah sekali kali kamu menyakiti pasangan mu nanti,karena kamu juga tahu bukan bagai mana rasa nya sakit hati itu?"tanya pak hermawan
"ya "jawab tias
"nak jika suatu saat nanti ada yang mengajak menjalin hubungan ke arah yang lebih serius,apa kamu siap?"tanya bu tiwi
"untuk saat ini belum siap bu,tapi jika nanti,tias tidak tahu.lagian siapa yang mau ngajak tias serius?pacar saja tias gak punya bu"jawab tias.
"ya namanya jodoh gak ada yang tahu,lagian apa kamu masih mau pacaran?gak kapok nangisin yang belum tentu jodoh?"tanya pak hermawan.
__ADS_1
mendapat pertanyaan seperti itu,tias hanya mampu menjawab dengan gelengan.kenapa bapak nya bisa tahu kalau di sering menangisi panji?duh rasanya tias sangat malu bila sudah seperti ini,