
setelah berpamitan kepada keluarga nya.tias dan panji bergegas untuk pulang,meninggalkan gedung acara resepsi pernikahan nya kartika & agung.
singkat cerita sepanjang perjalanan pulang,mereka hanya saling diam tanpa bicara sepatah kata pun.seakan salah satu dari mereka enggan untuk memulai pembicaraan.terutama tias, dia seperti masih kepikiran dengan perubahan raut wajah panji ketika tias berbicara"cowok gombal banyak ceweknya".hal itu membuat tias berpikir benar atau tidak nya ucapan putra.kenapa raut wajah panji berubah?apa memang benar panji banyak ceweknya?seperti apa prilaku panji pada selingkuhan nya?jika memang benar,panji mengganggap tias itu apa?apa hanya selingan?lalu siap perempuan panji sesungguhnya?pertanyaan itu terus berputar putar di pikiran tias.membuat perempuan itu tidak sadar bahwa mereka kini sudah sampai.
"apa kamu masih kepikiran dengan ucapan putra?"
"apa kamu sudah tidak percaya lagi kepada ku?"
"apa perhatian ku selama ini kurang?"tanya panji sambil menatap mata indah tias.
mendapat tatapan dan pertanyaan panji yang bertubi tubi membuat tias merasa takut dan bingung apa yang harus tias jawab.takut tias salah bicara,takut tias salah menjawab,dan akhirnya jadi salah paham.
"kenapa kamu diam?"tanya panji lagi.
__ADS_1
"baiklah kalau memang kamu tidak mau bicara,aku akan pulang"ucapan panji terjeda.
"tias hubungan jika tidak ada rasa saling percaya,maka hubungan itu akan sulit untuk berjalan,maka dari itu aku berpikir mungkin hubungan kita cukup sampai disini saja.aku gak mau menjalin hubungan tanpa kepercayaan."
"maaf..."lanjut panji.
tias berpikir keras atas kata kata yang di bicarakan panji,mengakhiri hubungan?kepercayaan?maaf?
"kak panji,kamu ingin mengakahiri hubungan ini?setelah keluarga kita saling mengenal?lalu masalah kepercayaan,,,,,kepercayaan seperti apa dulu?percaya bahwa ucapan putra itu salah?lantas kenapa raut wajah kakak berubah?trus tadi kakak bilang maaf,,,,?maaf untuk apa?apa kakak melakukan kesalahan?"tanya tias dengan nada sedikit kesal
"maaf,,,,,,maaf tias"ucap panji.
"kenapa hanya kata maaf?kenapa kakak gak saja jawab pertanyaan aku?"tanya tias lagi
__ADS_1
"maaf,,,,,,,"ucap panji sambil bersimpuh.
"bangun kak,aku tidak suka kakak seperti ini"ujar tias sambil menarik panji untuk berdiri.
"maafin kakak tias,kakak salah karena kakak udah minta hubungan kita berakhir,,,maaf,,maaf"kata panji
"maaf kakak aku terima,,,
"mungkin ini adalah jalan hubungan kita,kalau memang itu keputusan kakak,aku ikhlas.terima kasih,karena pernah mengisi kekosongan di dalam hati aku.dan maaf tentang kepercayaan itu,karena aku tidak bisa memberikan kepercayaan kepada kakak di saat kakak sendiri tidak bisa memberikan bukti kuat supaya aku percaya kepada kakak."ujar tias sambil berusaha menahan air mata yang mulai menggenang di pelupuk matanya.tias berpikir bahawa dia tidak mau terlihat menyedihkan di depan panji,tisa tidak mau kalau panji berpikir kalau tias lemah,tias cengeng.
"aku lepaskan kakak,,,,"ucap tias sambil bergegas pergi meninggalkan panji.tias merasa dirinya sudah tak mampu lagi menahan air matanya hingga bulir bulir bening itu mulai mengalir.tias tidak bisa membohongi dirinya sendiri,kalau perasaan tias kepada panji begitu dalam.sangat sulit baginya untuk menerima keputusan panji yang lebih memilih mengakhiri hubungan nya dengan tias hanya karena persoalan sepele.kesedihan tias berlanjut ketika tias bertanya kebenaran atas ucapan putra tapi panji malah mengucapkan kata maaf.seakan akan ucapan maaf itu mewakili kebenaran dari ucapan putra.terlalu lama menangis membuat tias kelelahan dan memutuskan untuk tidur.
hay hay kalian semua jangan lupa vote,like and komen ya....terima kasih
__ADS_1