
"iya pak,,,silahkan"
"apa benar kamu pacaran dengan panji?"tanya pak hermawan.
DE**G**
wajah tias memucat,kenapa orang tua nya bertanya seperti itu?apa mereka sudah mengetahui kebenaran nya?tidak mungkin pikir tias.karena kedua orang tua nya tadi tidak ada di sana,mana mungkin mereka mengetahui nya,pikir tias.
tias bingung apa yang harus dia jawab,apa dia harus memberi tahukan apa yang sebenar nya telah terjadi?tapi jika tias menceritakan nya mungkin mereka akan semakin bertanya tanya.
jika hanya memberi tahu kan apa yang sebenarnya terjadi itu gampang,tapi bagai mana kalau yang di minta ke dua orang tua nya itu bukti?tias tidak mau nama panji jadi buruk di mata ke dua orang tua nya,apa lagi masalah nya hanya karena hal sepele.hal itu tias lakukan karena di dalam hati kecil nya,tias masih sedikit berharap kalau panji menarik ucapan nya.walaupun itu sangat mustahil panji lakukan.
"tias,,,,,tias,,,"ucap bu tiwi menyadarkan lamunan tias.
"eh iya bu..."tias mengerjap sambil tersenyum kikuk.
__ADS_1
"apa kamu mendengar apa yang bapak kamu tanya kan?"tanya bu tiwi
"ya tias denger bu"jawab tias sambil menunduk.
"lalu apa jawaban nya nak?"tanya pak hermawan.
"iya tias pacaran sama panji..."jawab tias terjeda.
"tapi tidak dengan sekarang"batin tias.
"boleh bapak bicara lagi"
"iya pak,silahkan"ucap tias.
"bapak titip jaga diri kamu baik baik,kamu ngertikan apa maksud bapak?"
__ADS_1
"iya pak"tias mengangguk
"bapak pegang ucapan kamu,bapak titip kepercayaan bapak pada kamu nak,bapak harap kamu bisa menjaga kepercayaan bapak,hal itu tidak hanya pada panji saja tapi pada laki laki lain juga sama,sebelum dia sah jadi suami kamu"ungkap pak hermawan panjang lebar.
"iya pak"
"insya alloh tias akan jaga kepercayaan bapak"
"ya sudah kalau begitu,bapak mau ke kamar mandi dulu,sudah mau adzan magrib."ujar pak hermawan sambil berlalu.
setelah kepergian pak hermawan,bu tiwi pun ikut pergi membawa risti di dalam gendongan nya menuju kamar,tinggalah tias seorang diri di ruang tengah.
dia menghembuskan napas nya secara kasar,menghirup nya menghembuskan nya lagi terus dan terus seperti itu hingga dia sedikit tenang.
"pak,bu tias minta maaf karena sudah berbohong,tias janji ini tidak akan lama,tias hanya takut bu,pak.tias takut memikirkan kemungkinan terburuk yang akan mereka ucapkan.tias takut bagai mana dengan pandangan dari keluarga besar kita kalau mereka tahu hubungan tias dan panji sudah berakhir,apa kata mereka nanti?apa lagi ini pertama kali nya bagi tias,memperkenalkan laki laki kepada keluarga kita.tias harap bapak dan ibu bisa memaklumi jika suatu saat nanti tias menceritakan yang sebenar nya.tias tahu jika bapak dan ibu tahu yang sebenarnya terjadi mungkin ibu dan bapak akan bahagia, ibu dan bapak juga tidak akan sehawatir sekarang,tias hanya tidak mau mendengar pembicaraan buruk mengenai tias.apalagi sampai kepada pendengaran kalian.sekali lagi maaaf kan tias bu,pak.ampuni tias atas kebohongan yang tias lakukan."batin tias
__ADS_1
setelah dirasa sudah tenang tias pun pergi menuju kamar nya.