
Di Desa Penjahat yang hampir rata semua, Pertarungan Pking, Enzo masih belum berakhir. Kini mereka
menghadapi dua bersaudara Del-Dil yang merupakan teman lama Pking. Tujuan
mereka datang untuk mengajak Pking untuk bergabung dengan mereka, dan mencari
Desa Para Penguasa. Akan tetapi Pking menolak tawaran dari mereka...
Kembali ke Pertarungan....
Pking yang menghadapi Del... saling berbalas serangan....
“Bila seperti ini aku tidak akan kalah dari kau “ ucap Pking
“Kau sudah banyak berubah Pking. Kini kau lebih memilih mempertaruhkan nyawa mu hanya untuk melindungi Desa kecil ini..” ucap Del
“Terima seranganku ini aaaaaaa”
Pking sedikit
lengah dan tidak bisa menghindari serangan dari Del...
“Bagaimana Pking, nampak nya kau sudah tidak bertenaga lagi” ucap Del
Pking hanya terdiam mendengar apa yang dikatakan Del....
“Masih tidak berubah kau” ucap Pking
“Masih bisa juga kau berbicara Pking” ujar Del
“ Serangan ku selanjutnya akan membuat mu tidak berdaya lagi Pking,,, rasakan ini” ucapnya
Disisi lain Enzo sedang menahan serangan dari Dil...
Nampaknya Enzo belum mengeluarkan serangan dan masih mengamati lawannya
“Hai bocah, sebaiknya kau menyerah saja, dari tadi hanya bisa menahan serangan ku saja “
ucap Dil
Serangan demi
serangan yang dilakukan Dil dan Enzo hanya menahan serangan itu....
“ Keluarkan jurus terbaik mu” Kata Enzo
“ Bocah seperti kau, beraninya berkata seperti itu kepada ku” ucap Dil
“Rasakan ini jurus yang akan mengakhiri hidup mu” sepertinya Dil terpancing dengan perkataan Enzo dan ia mulai mengeluarkan jurus terhebatnya....
Enzo menerima
serangan yang berbeda, kali ini Enzo langsung terpental dan jatuh ketanah...
“hahahahahah,
Bagaimana bocah, rasakan itu” Ucap Dil
Dalam benak Enzo
“Jurus apa ini, tetapi lumayan juga orang ini, meskipun banyak omong”
Setelah menerima
serangan dari Dil, Enzo mulai melakukan serangan langsung...
“ Bagaimana kau
rasakan serangan ku ini” ucap Enzo stsststststst......
Tidak sempat Dil
menghindari serangan Enzo..... Dil langsung terjatuh....
“ Dasar bocah,
kau membuatku marah, kali ini akan kuhabisi kau” Dil mulai terpancing Emosi
Mereka pun
berbalas serangan........
Kembali ke Pking
yang mulai menyerang Del.....
“ Baiklah aku
akan serius kali ini dan akan ku sudahi semua ini” ucap Pking langsung
menyerang Del.......
Serangan demi
serangan dikeluarkan....
Del pun
mengeluarkan jurus terbaiknya..... untuk melawan Pking....
“ Dengan jurus
ini siapapun akan kalah, rasakan ini Pking” ucap Del
Pking langsung
terkena jurus tersebut dan mengeluarkan darah dari mulutnya....
Tanpa Del sadari
iapun terkena jurus Pking....
“ Sejak kapan kau
melakukan ini Pking” ucap Del....... ia pun langsung tersungkur ke tanah dan
tidak berdiri lagi......
“hahahaha Kau
sama saja seperti dulu selalu lengah “ ucap Pking
Pking pun
langsung jatuh pingsan ketanah setelah menggunakan jurus nya.....
Dublak (seperti
itu suaranya)
Pking berhasil
__ADS_1
mengalahkan Del meskipun ia harus pingsan setelah memenangkan
pertarungannya........
Dil melihat Del
telah dikalahkan ia langsung menyerang Pking yang sedang pingsan.....
“ Rasakan ini
Pking, mati saja kau” ucap Dil.....
Enzo menahan
serangan Dil....
“ hai-hai Lawan
mu aku, beraninya kau menyerang Pak Pking dalam kondisi seperti ini “ ucap Enzo
“ Diam kau
bocah, rasakan ini “ kata Dil yang menyerang Enzo setelah serangannya ditahan..
“ Rasakan ini
jurus mematikan dariku” ucap Dil....
Menyerang Enzo
tanpa ampun dan tidak membiarkan Enzo bergerak sedikitpun..
Kali ini Enzo mendapatkan
banyak pukulan dari Dil.....
Hingga Enzo
mengeluarkan darah dari mulutnya.......
“Berakhir sudah
bocah” kata Dil....
Serangannya meleset
Enzo langsung menghindar.........
“Sudah cukup aku
muak oleh mu” kata Enzo
Sambil berdiri “
Rasakan ini jurus tanpa sadar miliki ku” Enzo langsung mengeluarkan jurusnya
langsung menyerang Dil....meskipun tubuhnya banyak menerima pukulan dari Dil.
Daya tahan tubuh
Enzo memang luar biasa......
Serangan Enzo
sempat ditahan akan tetapi Dil menerima efek yang luar biasa dari jurus
tersebut....
ucap Dil
Enzo langsung
menyerang kembali.....mengenai tubuh Dil.....
Dil pun
terpental begitu jauh dan ia langsung pingsan........
“Berakhir sudah
semua ini, sangat melelahkan sekali, satu hari dua pertarungan yang luar biasa, hahahahahah” ucap Enzo sambil
tertawa....
“ Sebaiknya aku
amankan Pak Pking dahulu, takut ada serangan mendadak” ucap Enzo
Pertarungan berakhir
dan dimenangkan oleh Pking dan Enzo.
Akan tetapi
apakah setelah pertarungan mereka keadaan Desa telah aman atau akan akan
serangan kembali.
Pertarungan telah usai... keadaan Desa perlahan
mulai pulih kembali....
Pking dan rekan-rekannya pun merayakan kemenangan
dengan pesta kecil di halaman rumah....
semua bersorak gembira “ ini untuk kemenangan kita dan Desa pun aman kembali “
Pak Oni yang menyaksikan pesta tersebut pun berkata
“ Kebiasaan mu Pking, selalu hura-hura
apabila habis melakukan suatu hal “
Ke adaan rumah sangat ramai akan tetapi Enzo tidak
ikut dalam pesta tersebut, ia pergi kebelakang rumah menuju bukit tempat ia berlatih
dengan Pak Oni....
Sambil berjalan Enzo teringat kembali bahwa ia tidak bisa lama-lama di Desa ini, ia harus melanjutkan perjalannya kembali.
“ Sepertinya aku harus segera melanjutkan perjalanan ku kembali, sebaiknya lusa aku akan berpamitan dengan Pking, Pak Oni dan lainnya”ujar Enzo
Sesampainya ia di bukit, melihat pemandangan Desa
yang ramai dengan aktifitas warga..
Enzo bersandar di pohon sambil menikmati udara
segar, tanpa terasa hari sudah mulai malam. Enzo pun kembali kerumah
__ADS_1
Pking.....sambil berlari kecil....
Sesampainya dirumah ia langsung menuju ruang tamu
yang ternyata sudah dipenuhi
Rekan-rekannya Pking untuk makan malam bersama..
Ada yang berkata “ dari mana saja kau Enzo, baru terlihat”
“ Melihat pemandangan dari bukit”ujar Enzo
Pking berkata “ Sudah
sini, kita makan malam bersama dan
mungkin ada yang ingin engkau ucapkan setelah makan”
Seakan pking membaca pikiran Enzo,
Enzo hanya bisa menganggukan kepala dan ikut makan malam bersama....
Pak Oni “ Nah..,sudah lengkap mari kita mulai saja acara makan besar ini”
Mereka semua nikmati hidangan yang telah
sediakan....
Suasana ramai dan meriah di malam yang panjang....
Enzo memisahkan diri menuju halaman rumah sebentar
Makan malam bersama pun selesai semua berkumpul
diruang tamu...
Lalu Enzo kembali berkumpul dengan yang lain,
Di sela-sela waktu Enzo berdiri dan berkata
“ Terimakasih untuk semuanya, kalian sangat luar biasa, banyak hal yang telah aku dapatkan
disini, malam ini aku ingin berpamitan karena harus melanjutkan perjalanan
untuk meraih apa yang kuinginkan”
Semua pun kaget dan terdiam dengan apa yang Enzo katakan.......
“Enzo apa tidak terlalu cepat engkau berpamitan”ucap Pking
“ Iya benar, secepat itu engkau akan pergi”seru rekan
Pking
“ Aku harus segera melanjutkan perjalanan”ucap Enzo
“ Bila itu sudah bulat, tidak apa-apa Enzo, semoga engkau tidak melupakan kami
semua dan seluruh Desa ini”ucap Pak Oni
“ Aku akan selalu mengingat semua hal tentang desa ini dan semua orang yang telah aku kenal, Pak Pking, Pak Oni dan rekan-rekan semua”Ucap Enzo
“ Kapan engkau akan melanjutkan perjalanan”Ucap Pking
“ Esok pagi, aku sudah berangkat”Enzo
“ Ha.......”semua terkaget
“ Pagi hari katamu tadi”Pking
“ Ia pagi, ada yang salah”Enzo
“ Bila seperti itu,akan kami antarkan engkau sampai perbatasan Desa ”Pking
“Kami semua akan ikut mengantarkan”
“Terimakasih semuanya” Ucap Enzo dengan terharu...
Malam yang panjang .....
Seperti biasa mereka merayakan perpisahan dengan minum-minuman dan banyak cemilan.
Suasana yang sangat begitu ramai, penuh canda tawa,
semua orang.......
Ke esokan harinya...
Enzo sudah bersiap untuk melanjutkan
perjalanannya...
Saat Enzo keluar dari rumah terlihat Pking dan
lainnya sudah siap mengantarkan Enzo sampai perbatasan Desa.....
“Sepertinya semua sudah siap”Enzo
Pking “ Mari kita berangkat Enzo sudah siap sepertinya”
Mereka semua berjalan meninggalkan rumah...
Pagi yang cerah, udara yang sejuk menemani
perjalanan mereka, melewati desa yang ramai, damai, wargapun sudah
beraktifitas seperti biasa kembali.
Tanpa terasa perjalan Pking dan rekan-rekan sudah
mendekati perbatasan Desa.
“ Enzo, sebentar lagi perbatasan Desa disanalah kami hanya bisa mengantarkan mu” Pking
“Terimakasih sudah mengantarkan ku, terima kasih semua” Enzo
“Jadilah orang hebat seperti ayahmu” Pking
“Tentu saja” Enzo
Mereka sudah sampai diperbatasan Fesa desa, disitulah
Enzo, Pking dan rekan-rekan berpisah.
Dalam benak Pking setelah mengarah kembali ke Desa
“ Ia akan menjadi anak yang luar bisa kelak, dan akan mengembalikan nama Desa Penguasa yang disegani oleh siapapun” Sambil tertawa.
“ Kenapa kau Pking” ujar rekannya sambil
terheran.
__ADS_1