ENZO ( Dari Desa Para Penguasa )

ENZO ( Dari Desa Para Penguasa )
Akhir Pertarungan Dan Perpisahan Enzo


__ADS_3

Di Desa Penjahat yang hampir rata semua, Pertarungan Pking, Enzo masih belum berakhir. Kini mereka


menghadapi dua bersaudara Del-Dil yang merupakan teman lama Pking. Tujuan


mereka datang untuk mengajak Pking untuk bergabung dengan mereka, dan mencari


Desa Para Penguasa. Akan tetapi Pking menolak tawaran dari mereka...


Kembali ke Pertarungan....


Pking yang menghadapi Del... saling berbalas serangan....


“Bila seperti ini aku tidak akan kalah dari kau “ ucap Pking


“Kau sudah banyak berubah Pking. Kini kau lebih memilih mempertaruhkan nyawa mu hanya untuk melindungi Desa kecil ini..” ucap Del


“Terima seranganku ini aaaaaaa”


Pking sedikit


lengah dan tidak bisa menghindari serangan dari Del...


“Bagaimana Pking, nampak nya kau sudah tidak bertenaga lagi” ucap Del


Pking hanya terdiam mendengar apa yang dikatakan Del....


“Masih tidak berubah kau” ucap Pking


“Masih bisa juga kau berbicara Pking” ujar Del


“ Serangan ku selanjutnya akan membuat mu tidak berdaya lagi Pking,,, rasakan ini” ucapnya


Disisi lain Enzo sedang menahan serangan dari Dil...


Nampaknya Enzo belum mengeluarkan serangan dan masih mengamati lawannya


“Hai bocah, sebaiknya kau menyerah saja, dari tadi hanya bisa menahan serangan ku saja “


ucap Dil


Serangan demi


serangan yang dilakukan Dil dan Enzo hanya menahan serangan itu....


“ Keluarkan jurus terbaik mu” Kata Enzo


“ Bocah seperti kau, beraninya berkata seperti itu kepada ku” ucap Dil


“Rasakan ini jurus yang akan mengakhiri hidup mu” sepertinya Dil terpancing dengan perkataan Enzo dan ia mulai mengeluarkan jurus terhebatnya....


Enzo menerima


serangan yang berbeda, kali ini Enzo langsung terpental dan jatuh ketanah...


“hahahahahah,


Bagaimana bocah, rasakan itu” Ucap Dil


Dalam benak Enzo


“Jurus apa ini, tetapi lumayan juga orang ini, meskipun banyak omong”


Setelah menerima


serangan dari Dil, Enzo mulai melakukan serangan langsung...


“ Bagaimana kau


rasakan serangan ku ini” ucap Enzo stsststststst......


Tidak sempat Dil


menghindari serangan Enzo..... Dil langsung terjatuh....


“ Dasar bocah,


kau membuatku marah, kali ini akan kuhabisi kau” Dil mulai terpancing Emosi


Mereka pun


berbalas serangan........


Kembali ke Pking


yang mulai menyerang Del.....


“ Baiklah aku


akan serius kali ini dan akan ku sudahi semua ini” ucap Pking langsung


menyerang Del.......


Serangan demi


serangan dikeluarkan....


Del pun


mengeluarkan jurus terbaiknya..... untuk melawan Pking....


“ Dengan jurus


ini siapapun akan kalah, rasakan ini Pking” ucap Del


Pking langsung


terkena jurus tersebut dan mengeluarkan darah dari mulutnya....


Tanpa Del sadari


iapun terkena jurus Pking....


“ Sejak kapan kau


melakukan ini Pking” ucap Del....... ia pun langsung tersungkur ke tanah dan


tidak berdiri lagi......


“hahahaha Kau


sama saja seperti dulu selalu lengah “ ucap Pking


Pking pun


langsung jatuh pingsan ketanah setelah menggunakan jurus nya.....


Dublak (seperti


itu suaranya)


Pking berhasil

__ADS_1


mengalahkan Del meskipun ia harus pingsan setelah memenangkan


pertarungannya........


Dil melihat Del


telah dikalahkan ia langsung menyerang Pking yang sedang pingsan.....


“ Rasakan ini


Pking, mati saja kau” ucap Dil.....


Enzo menahan


serangan Dil....


“ hai-hai Lawan


mu aku, beraninya kau menyerang Pak Pking dalam kondisi seperti ini “ ucap Enzo


“ Diam kau


bocah, rasakan ini “ kata Dil yang menyerang Enzo setelah serangannya ditahan..


“ Rasakan ini


jurus mematikan dariku” ucap Dil....


Menyerang Enzo


tanpa ampun dan tidak membiarkan Enzo bergerak sedikitpun..


Kali ini Enzo mendapatkan


banyak pukulan dari Dil.....


Hingga Enzo


mengeluarkan darah dari mulutnya.......


“Berakhir sudah


bocah” kata Dil....


Serangannya meleset


Enzo langsung menghindar.........


“Sudah cukup aku


muak oleh mu” kata Enzo


Sambil berdiri “


Rasakan ini jurus tanpa sadar miliki ku” Enzo langsung mengeluarkan jurusnya


langsung menyerang Dil....meskipun tubuhnya banyak menerima pukulan dari Dil.


Daya tahan tubuh


Enzo memang luar biasa......


Serangan Enzo


sempat ditahan akan tetapi Dil menerima efek yang luar biasa dari jurus


tersebut....


ucap Dil


Enzo langsung


menyerang kembali.....mengenai tubuh Dil.....


Dil pun


terpental begitu jauh dan ia langsung pingsan........


“Berakhir sudah


semua ini, sangat melelahkan sekali,  satu hari dua pertarungan yang luar biasa, hahahahahah” ucap Enzo sambil


tertawa....


“ Sebaiknya aku


amankan Pak Pking dahulu, takut ada serangan mendadak” ucap Enzo


Pertarungan berakhir


dan dimenangkan oleh Pking dan Enzo.


Akan tetapi


apakah setelah pertarungan mereka keadaan Desa telah aman atau akan akan


serangan kembali.


Pertarungan telah usai... keadaan Desa perlahan


mulai pulih kembali....


Pking dan rekan-rekannya pun merayakan kemenangan


dengan pesta kecil di halaman rumah....


semua bersorak gembira “ ini untuk kemenangan kita dan Desa pun aman kembali “


Pak Oni yang menyaksikan pesta tersebut pun berkata


“ Kebiasaan mu Pking, selalu hura-hura


apabila habis melakukan suatu hal “


Ke adaan rumah sangat ramai akan tetapi Enzo tidak


ikut dalam pesta tersebut, ia pergi kebelakang rumah menuju bukit tempat ia berlatih


dengan Pak Oni....


Sambil berjalan Enzo teringat kembali bahwa ia tidak bisa lama-lama di Desa ini, ia harus melanjutkan perjalannya kembali.


“ Sepertinya aku harus segera melanjutkan perjalanan ku kembali, sebaiknya lusa aku akan berpamitan dengan Pking, Pak Oni dan lainnya”ujar Enzo


Sesampainya ia di bukit, melihat pemandangan Desa


yang ramai dengan aktifitas warga..


Enzo bersandar di pohon sambil menikmati udara


segar, tanpa terasa hari sudah mulai malam. Enzo pun kembali kerumah

__ADS_1


Pking.....sambil berlari kecil....


Sesampainya dirumah ia langsung menuju ruang tamu


yang ternyata sudah dipenuhi


Rekan-rekannya Pking untuk makan malam bersama..


Ada yang berkata “ dari mana saja kau Enzo, baru terlihat”


“ Melihat pemandangan dari bukit”ujar Enzo


Pking berkata “ Sudah


sini, kita makan malam bersama dan


mungkin ada yang ingin engkau ucapkan setelah makan”


Seakan pking membaca pikiran Enzo,


Enzo hanya bisa menganggukan kepala dan ikut makan malam bersama....


Pak Oni “ Nah..,sudah lengkap mari kita mulai saja acara makan besar ini”


Mereka semua nikmati hidangan yang telah


sediakan....


Suasana ramai dan meriah di malam yang panjang....


Enzo memisahkan diri menuju halaman rumah sebentar


Makan malam bersama pun selesai semua berkumpul


diruang tamu...


Lalu Enzo kembali berkumpul dengan yang lain,


Di sela-sela waktu Enzo berdiri dan berkata


“ Terimakasih untuk semuanya, kalian sangat luar biasa, banyak hal yang telah aku dapatkan


disini, malam ini aku ingin berpamitan karena harus melanjutkan perjalanan


untuk meraih apa yang kuinginkan”


Semua pun kaget dan terdiam dengan apa yang Enzo katakan.......


“Enzo apa tidak terlalu cepat engkau berpamitan”ucap Pking


“ Iya benar, secepat itu engkau akan pergi”seru rekan


Pking


“ Aku harus segera melanjutkan perjalanan”ucap Enzo


“ Bila itu sudah bulat, tidak apa-apa Enzo, semoga engkau tidak melupakan kami


semua dan seluruh Desa ini”ucap Pak Oni


“ Aku akan selalu mengingat semua hal tentang desa ini dan semua orang yang telah aku kenal, Pak Pking, Pak Oni dan rekan-rekan semua”Ucap Enzo


“ Kapan engkau akan melanjutkan perjalanan”Ucap Pking


“ Esok pagi, aku sudah berangkat”Enzo


“ Ha.......”semua terkaget


“ Pagi hari katamu tadi”Pking


“ Ia pagi, ada yang salah”Enzo


“ Bila seperti itu,akan kami antarkan engkau sampai perbatasan Desa ”Pking


“Kami semua akan ikut mengantarkan”


“Terimakasih semuanya” Ucap Enzo dengan terharu...


Malam yang panjang .....


Seperti biasa mereka merayakan perpisahan dengan minum-minuman dan banyak cemilan.


Suasana yang sangat begitu ramai, penuh canda tawa,


semua orang.......


Ke esokan harinya...


Enzo sudah bersiap untuk melanjutkan


perjalanannya...


Saat Enzo keluar dari rumah terlihat Pking dan


lainnya sudah siap mengantarkan Enzo sampai perbatasan Desa.....


“Sepertinya semua sudah siap”Enzo


Pking “ Mari kita berangkat Enzo sudah siap sepertinya”


Mereka semua berjalan meninggalkan rumah...


Pagi yang cerah, udara yang sejuk menemani


perjalanan mereka, melewati desa yang ramai, damai, wargapun sudah


beraktifitas seperti biasa kembali.


Tanpa terasa perjalan Pking dan rekan-rekan sudah


mendekati perbatasan Desa.


“ Enzo, sebentar lagi perbatasan Desa disanalah kami hanya bisa mengantarkan mu” Pking


“Terimakasih sudah mengantarkan ku, terima kasih semua” Enzo


“Jadilah orang hebat seperti ayahmu” Pking


“Tentu saja” Enzo


Mereka sudah sampai diperbatasan Fesa desa, disitulah


Enzo, Pking dan rekan-rekan berpisah.


Dalam benak Pking setelah mengarah kembali ke Desa


“ Ia akan menjadi anak yang luar bisa kelak, dan akan mengembalikan nama Desa Penguasa yang disegani oleh siapapun” Sambil tertawa.


“ Kenapa kau Pking” ujar rekannya sambil


terheran.

__ADS_1


__ADS_2