
Enzo dan Tico berjalan menuju dalam Goa ....
tidak lama kemudian Enzo diperlihat kan semua aktivitas warga yang sangat ramai ada rumah didalam goa
" Wah...apa ini... Ada tempat seperti ini disini" Ucap Enzo.....
Enzo berjalan menuju keramaian warga yang sedang beraktivitas......
Sangat membingungkan tapi Enzo mencoba mencari informasi ke warga
" Permisi. Disini pemimpinnya siap ya." tanya Enzo
" Oh itu Pak Datri, baru saja ia datang " ucap warga
" Memang nya ia dari mana " Enzo
" Ia selalu pergi untuk mencari informasi diluar sana "
" Informasi " Enzo terkejut...
" Bila ingin bertemu. kau datang saja kerumah itu. " tunjuk warga tersebut
Enzo pun langsung mengarah rumah yang telah di beri tahu tadi....
Enzo mengetuk pintu..
" Tok. Tok. tok. Permisi...." ucap Enzo
" Pintu pun terbuka "
Nampak seorang yang menerima Enzo
__ADS_1
"Silahkan masuk.." ucapnya
Enzo pun memasuki rumah tersebut...
Terlihat Pak Datri sedang bicara keras di suatu ruangan...
Enzo pun segera menarik pelayan tadi agar tidak menggangu Pak Datri
" Maaf. biarkan saja. Nunggu selesai" ucap Enzo
Pelayanan tersebut pun kembali ketempat nya....
Enzo sambil duduk santai mencoba mendengarkan apa yang Pak Datri katakan....
Terdengar suara ....
" Apa yang kau lakukan di Desa kecil itu ... Ada sekelompok anak muda. Yang mengawasi tadi malam. Anggota mu membuat salah satu dari mereka terluka dan lagi kenapa kau membuat seolah-olah warga disana terbunuh semua....., apa yang kau fikirkan. Aku tidak bisa berlama lama lagi mencoba menjadi pemimpin kalian. Aku harus pergi keluar sana. lalu berkata bahwa diluar sana berbahaya...suatu saat warga disini akan mengetahuinya juga. Bahwa diluar sana tepat yang lebih baik " ucap Pak Datri..... Dengan nada kesal....
" Kau memang bodoh ya dari dahulu. kau sendiri yang menginginkan. Sekarang kau sendiri yang kesal...." duar....suara tembakan dari ruangan tersebut.....
Pelayan pun panik segera menuju ruangan tadi....
Segera menutup pintu ruangan dengan cepat
" Aksi apa itu tadi " dalam benak Enzo
Tidak lama kemudian pelayan keluaran namun dengan keadaan yang biasa saja...
"Silahkan tuan" menyuruh Enzo untuk masuk
Lalu Enzo pun masuk keruangan tersebut...
__ADS_1
" Hai Pak Datri..." ucap Enzo
" Aku tidak pernah melihat kau.siapa kau" jawabnya...
" Lupa pak dengan aku " Enzo
" Apa yang kau temui itu orang ini " sambil menunjukkan sebuah foto.
Enzo terkaget....
" Kalian kembar" dengan nada keras ...
" Ia kami kembar.ia sudah aku bunuh tadi" jawabnya dengan santai
" Apa engkau bunuh " Enzo dengan nada keras lagi...
" Ia. Mengapa.. urusan ku " jawabnya
Enzo pun terdiam sesaat......
" Ada perlu apa kau sampai datang kesini, apa kau yang diceritakan kembaran ku tadi. Sebab ada luka di bagian tubuh mu" ucap nya...
" Aku Enzo Pak, ia benar, aku yang diceritakan tadi, aku yang terluka akibat kejadian semalam, dan teman temanku, menceritakan hal yang tidak masuk di akal. tadi pagi. sedangkan warga di sana tidak apa-apa" Enzo
" Desa kecil itu seharusnya tidak ada. Kami warga sebenarnya semua disini. Itu hanya ke inginan kembaran. Ku saja. Tapi aku memilik syarat untuk nya. Yaitu. Apabila mereka masih keluar dari rumah pada malam hari. Aku dan pasukan ku. akan membunuh mereka " ucapnya
" Oh pantas saja. Ia menyuruh kami segera istirahat semalam" ucap Enzo
" Nah itu, apa yang teman mu lihat itu memang benar. Terjadi pembunuhan warga. akan tetapi kami membawa warga lain untuk mengisi rumah-rumah tersebut dengan syarat yang sama " ucap nya
" Sudah ku duga. pasti ada yang aneh..." ucap Enzo...
__ADS_1
Mereka masih berbicara panjang.......