
Pagi hari yang cerah
Enzo sudah berpamitan dengan Mbah Jardi dan Mika.
Ia meninggalkan Desa yang dari kecil ia disana.
Perjalanan pertama nya ia akan menuju suatu Desa yang terkenal sebagai Desa Penjahat..
dalam perjalan ia menikmati alam sekitarnya sambil menatap langit "Aku akan bertambah kuat dengan keputusan ku ini meninggalkan Desa, ketika kembali lagi aku akan membuat Desa menjadi di segani seperti dulu "
Setengah perjalan ia tempuh ....
Enzo beristirahat di bawah pohon besar dan rindang....
" Santai disini dulu, seperti nya. malam aku tiba di Desa itu "
Menikmati udara yang sejuk, cuaca sangat cerah....
Enzo memakan bekal yang ia bawa pemberian dari Mika..
"Wah nikmat , baru dilihat saja, memang berbakat Mika dalam memasak, aku makan buat ngisi tenaga "
Tiba-tiba ada seseorang datang menghampiri Enzo yang sedang menikmati bekalnya,...
"Hai nak, sedang apa kau disini, seperti nya kau orang baru didaerah sini" ucap nya
Enzo pun berhenti memakan bekalnya dan menjawab
"Maaf, aku hanya istirahat saja disini"
"Kemana kah gerangan ingin pergi" tanya nya
" Aku ingin pergi ke Desa yang dikenal sebagai Desa Penjahat"
__ADS_1
"Apa yang kau cari disana, buang nyawa saja kau datang kesana " ujarnya....
" Aku hanya ingin mencari ilmu disana" jawab Enzo
" Tidak usah bercanda kau nak, mencari ilmu bisa dimana saja, tak perlu ke Desa itu" kata orang itu....
Enzo pun terdiam sesaat....
" Ehmmm. aku tanyakan saja ke orang ini, ada apa dengan desa itu"
"Maaf, kalau boleh tau, ada apa dengan desa itu, sampai kau berbicara seperti itu" tanya Enzo
" Kau harus tau nak, itu desa berbahaya, banyak korban terbunuh disana, apalagi seorang pendatang" jawabnya
"Aku tidak peduli dengan apa yang kau katakan, aku akan tetap pergi kesana" ucap Enzo..
Sambil tertawa orang itu berkata " Hahaha, terserah kau saja nak, aku sudah mengingatkan mu, berhati-hatilah"
"Apa-apaan orang itu datang tiba-tiba, pergipun tiba-tiba, orang aneh, awas saja kalau kembali lagi, aku kerjain dia, hahaha" ujar Enzo ..
Enzo kembali menikmati bekalnya
"Ehmmm, memang lezat sekali ini"
setelah selesai ia berbaring di rerumputan sambil menatap langit....
"Apa yang ku cari ya disana nanti, ehmm..., cari saja orang paling kuat di sana. lalu dekati. hahahahah" ucap Enzo sambil tertawa.....
Matahari mulai redup Enzo kembali melanjutkan perjalanannya..
Enzo melewati hutan, pegunungan, sungai dari kejauhan ia melihat sebuah Desa
"Itu sepertinya tempat yang ku tujuh, sebentar lagi sampai" ucap Enzo
__ADS_1
tidak terasa hari mulai gelap, Enzo sudah mendekati Desa.
Sesampainya ia di Desa itu, Enzo langsung di lihatkan ada mayat yang tergeletak dan ada orang yang bercucuran darah, seperti nya ia pembunuhnya.
Enzo tidak memperdulikan nya, langsung masuk kedalam Desa, dalam benaknya " Desa apa ini, baru tiba saja, sudah melihat seperti itu"
Enzo pun merasakan lapar kembali
" Cari makan dulu, baru yang lain" ucap Enzo
ia menuju sebuah tempat makan, dari luar sana sudah terlihat ramai, "Disini saja, sepertinya enak" ucap Enzo.
Enzo langsung masuk ke tempat makan itu, mencari tempat duduk, dan ternyata tempat tersebut sangat ramai.
Setelah mendapatkan tempat duduk. datang seorang pelayanan membawakan menu.
"Silahkan" ucapnya
"Oh ia, aku lihat dulu" jawab Enzo
Enzo pun memesan makanan
"Yang ini saja"
"Baik, silahkan ditunggu" ucapnya
Enzo pun menunggu pesanannya datang, sambil melihat-lihat l sekelilingnya yang dipenuhi orang dengan wajah beringas, penuh luka dan tatto..
Ditempat itu pandangan Enzo tertuju ke seseorang yang sedang asik minum...
"Sepertinya ia kuat" ucap Enzo
Sesudah makan Enzo berniat berkenalan dengan seseorang yang ia lihat tadi....
__ADS_1