
Pertarungan Enzo dengan Penguasa Desa Penjahat dimulai
Awal pertemuan yang sangat tidak diharapkan...
"Anak kecil. kau sudah membuat ku emosi, rasakan ini jurus rahasia milik ku" ucap Pking.
sambil mengamati gerakan dari jurus tersebut Enzo memasang kuda-kuda bertahan..
"Ayo maju pak Peking, aku tidak akan lari" ucap Enzo
Enzo terkena jurus Pking, ia terpental dan berkata "hu... Jurus rahasia apa nya Pak Pking "
Pking pun terpancing emosi dan menyerang Enzo secara bertubi-tubi tanpa henti, tidak memberikan Enzo gerak sama sekali....
dalam benak Enzo " Haduh. gawat ini, aku harus mencari celah, agar bisa membalas serangannya"
Pking terlihat sedikit lengah Enzo mencoba membalas serangan nya...
pukulan Enzo berhasil mengenai tubuh Pking akan tetapi tidak berpegaruh sedikitpun.
"Sial...pukulan biasa tidak akan mempat oleh nya, baiklah, akan ku gunakan jurus ku" ujar Enzo..
Jurus tanpa sadar ia gunakan untuk melawan Pking
gerakan demi gerakan ia keluarkan..langsung menyerang Pking tanpa henti
__ADS_1
"Bagaimana Pak Peking, jurus ku ini, mulai terasa, hahaha" ucap Enzo sambil tertawa.
" Kau bermain-main' dengan ku ya anak kecil, ku balas kau" ucap Pking.
Pertarungan tanpa henti, salah satu rekan Pking mencoba menghentikan pertarungan tersebut...
"Hentikan semua ini, kalian berdua hanya menghabiskan tenaga sia-sia"ucap rekannya...
Pking terdiam dan berkata " Baiklah anak kecil, apa tujuan mu datang ke desa ini, ku tau kau tidak ingin mencari masalah dengan ku"
pertarungan berhenti Enzo menjawab " ha..Sebenarnya aku datang kemari ingin menemui Penguasa Desa ini, dan aku sudah menemuinya yaitu kau Pak Peking"
" Baiklah, kau ikut dengan ku, kita ke singga sana ku" ucap Pking
akhirnya pertarungan terhenti dan mereka termasuk Enzo menuju rumah Pking...
"Luar biasa pertarungan tadi, tenaga ku hampir terkuras, sungguh kuat sekali Pak Pking" ujar Enzo..
"Hai nak, jurus apa yang kau pakai tadi, aku baru melihatnya" Pking bertanya ke Enzo..
"ehmm. Itu jurus yang ku ciptakan sendiri saat didesa, ku beri nama juru tanpa sadar" jawab Enzo
"hu... Tidak buruk, tapi kau harus sering berlatih agar jurus mu itu sempurna nak" ucap Pking..
"Haduh. kau sama saja seperti pak tua itu" ucap Enzo
__ADS_1
"Pasti guru mu ya" ucap Pking
Sesampainya dirumah Pking
Enzo terkagum dengan suasana yang begitu tenang damai tidak seperti di tengah Desa tadi..
"Selera mu bagus juga Pak Pking, padahal kau nampak kejam sanggar, heheh" Ucap Enzo
"Kau anak kecil tau apa mengenai selera" ucap Pking..
"Anggap saja ini sebagai rumah mu, aku mau istirahat dulu, tak usah menyetuh apapun, dilihat saja tidak apa-apa" ucap Pking
"Terimakasih Pak, baik aku tidak akan macam-macam disini" ucap Enzo...
Enzo berjalan menuju halaman rumah, melihat rekan-rekan Pking sedang berlatih. Enzo hanya mengamati sambil berduduk santai...
"Hei kau, Hampir saja nyawa mu melayang tadi, bila pertarungan tidak dihentikan tadi" ucap mereka...
"Apa yang kalian katakan, akupun tidak sungguh-sungguh tadi, aku hanya menahan saja" ujar Enzo
"Terserah kau saja dasar anak kecil"
Mereka kembali berlatih...
Enzo melihat sekitar rumah Pking dan Enzo melihat ada foto keluarga di dinding rumah..
__ADS_1
" Pak Pking memiliki keluarga ternyata, kenapa dia seperti hidup sendiri dan hanya memiliki rekan-rekannya saja" dalam benak Enzo...
Enzo penasaran ingin menanyakan langsung dengan Pking setelah ia terbangun dari istirahat nya...