
Pking masih mendengarkan perkataan orang yang mewakili kelompok tersebut, sedangkan Enzo mulai merasakan hal aneh dalam pertemuan tersebut dan berfikir dalam benak nya
"Emm, ada hal aneh yang terjadi disini, kemana rekan-rekan Pking, tadi kulihat mereka menyebar, seharusnya aku saat ini dapat merasakan keberadaan mereka, tapi ini aneh, apa yang terjadi dengan mereka, sebaiknya aku beri kode pak Pking"
Enzo memberi kode dengan sentuhan kecil yang mengarah ke bagian belakang tubuh Pking.
Pking merespon, membalas kode tersebut..
"Apa-apaan ini pak Pking, aku dijadikan pusat perhatiaan. mm, ok akan ku coba sedikit berulah, bila kau ingin seperti itu, heheheh" Enzo sambil tertawa keras...
Orang tersebut berhenti berkata, melihat ke arah Enzo yang habis tertawa keras...
" Hai nak, siapa kau, beraninya, tertawa saat aku berkata, anak kecil seperti mu, seharusnya tidak disini" ucapnya
"A...engkau berbicara dengan ku, maaf aku tadi kelepasan" ucap Enzo
Pking pun tersenyum kecil melihat Enzo mengerti apa yang dikodekan tadi..
"Maaf, bukannya Desa para Penguasa itu memang sudah lenyap dan tidak ada yang mengetahui keberadaanya" ucap Enzo
"Jangan sok tau, kami disini, membahas hal ini, bertujuan untuk kembali membentuk Para Penguasa dan mencari Desa tersebut agar bisa mengakui kami sebagai generasi baru, apabila tidak kami akan menghancurkan desa tersebut," ucapnya
"Apa aku tidak salah dengar, kalian ingin menjadi Para Penguasa dan mengajak pak Pking bergabung, hahahaha"
ucap Enzo
Suasana pertemuan berubah saat Enzo mulai berkata, seperti api sudah menyala, amarah besar akan menghancurkan tempat pertemuan tersebut..
"Terserah kau saja nak, kau sudah tahu jawaban ku, mengenai tawaran tersebut" ucap Pking ke Enzo
Pking melanjutkan perkataannya ke kelompok tersebut
" Bila aku bergabung dengan kalian, aku akan meninggalkan Desa ini, aura sangat licik, kalian merencanakan suatu hal dibelakang ku " ucap Pking
'' hahaahaha, Tidak mungkin kami berfikir se licik itu Pking, ke hadiran kami disini hanya ingin mengajak engkau bergabung dengan cara baik-baik" ucapnya
"Apa yang sudah kalian lakukan dengan rekan-rekanku, aku mengetahui hal itu, tanpa kalian beri tahu" Ucap Pking
"Sepertinya rencana kami sudah terhendus oleh seorang yang ahli, benar-benar luar biasa kau Pking, kami katakan kembali, tujuan kami datang ingin mengajak engkau bergabung, tapi kami memiliki rencana lain, apabila engkau menolak ajakan kami. desa ini akan kami porak porandakan seperti desa para penguasa dahulu"
"Busuk sekali kalian, aku jadi mengetahui dalang Desa Penguasa diserang dahulu, ternyata kalian tidak bisa dimaafkan, kejadian tersebut membuat aku kehilangan sahabat terbaikku" ucap Pking
Tanpa Pking ketahui saat perjalaan menuju tempat pertemuan, ternyata Enzo memberikan kode ke warga sekitar apabila pertemuan melebihi waktu 30 menit, warga sekitar diharapkan untuk mengusi ketempat yang aman...
Tiba-tiba Enzo berkata " kalian tidak layak untuk menjadi para penguasa, kalian hanya sekelompok orang lemah yang licik"
Salah satu dari kelompok tersebut langsung menghajar Enzo..
" Rasakan ini, anak kecil"
__ADS_1
Enzo berhasil menghindar dan berkata " Sudah ku bilang kalian itu lemah "
" Sudah-sudah, aku tidak ingin ada pertumpahan darah disini' ucap Pking
"Kau sudah menolak ajakan kami Pking" ucapnya
kelompok tersebut menyerang Pking yang sedang duduk..
"hahahahahahah, Rasakan itu, kami buat kau menyesal telah menolak kami" ucapnya
Enzo langsung bertarung dengan kelompok tersebut..
Pertarungan tidak bisa dihindari...
ternyata Pking berhasil lolos dari kelompok tersebut saat mereka datang keroyokan....
"Pak Pking, anda ini mengapa lengah seperti itu, tapi bersyukur anda bisa menghindar dari mereka" Ucap Enzo
" Aku sedikit lengah, karna aku terkejut ternyata yang waktu itu mereka, mungkin ini hanya sebagaian dari mereka" ucap Pking
" Baiklah, pak. saat ini bukan waktu yang tepat untuk memikirkan itu, karena nyawa kita sedang diincar saat ini" ucap Enzo..
Enzo menghajar mereka satu persatu saling membalas pukulan
"Kalian beraninya keroyokan" Ucap Enzo
pertarungan yang sangat tidak adil bila dilihat..
" Maju kalian semua, bila seperti itu" ucap Enzo
Enzo menerima pukulan bertubi-tubi , terkena goresan senjata tajam, membuat tubuhnya berdarah...
Saling balas serang.....
"Sudah cukup main-mainnya"
Enzo menggunakan jurus rahasia yang ia pelajari dari Mbah Jardi. gerakan demi gerakan Enzo keluarkan
Pking melihat gerakan itu dan terheran
"Jurus itu, jurus miliknya, siapa sebenarnya Enzo, tidak sembarang orang bisa menguasai jurus itu"
Enzo berkata " Aku tidak suka dengan perkataan kalian tadi. aku Enzo dari Desa Bambu, Desa dimana banyak kelompok-kelompok seperti kalian datang untuk mencari Desa Para Penguasa, kalian hanya penggangu, enyah kalian semua"
Pking " Enzo siapa kau sebenarnya, jurus itu apa kau yakin menggunakannya "
menghiraukan perkataan Pking, Enzo langsung menyerang kelompok tersebut tanpa henti, satu persatu mereka tumbang.
Enzo seperti orang yang kehilangan kesadaran, menggunakan jurus yang sebenarnya iya belum bisa penuh menggendalikannya.
__ADS_1
" Sudah ku duga, aku harus menghentikan anak itu" ucap Pking
Pking pun bergegas menghentikan gerakan Enzo...
"Jurus ini, berbahaya, ku hentikan saja" ucap Pking
Enzo terhenti, ia pun pingsan kehilangan banyak tenaga...
"Anak ceroboh, tapi luar biasa, bisa meguasai jurus itu, meskipun belum bisa mengendalikannya"
Tempat pertemuan berubah menjadi tempat pertumpahan darah...
Pking keluar dari tempat pertemuan itu sambil menggendok Enzo yang tidak sadarkan diri.
Tanpa pikir panjang Pking langsung membakar tempat tersebut dan berjalan pulang.
Angin malam berhembus menemani perjalanan Pking menuju rumah dalam benak nya " Akan ku tanya anak ini, bila ia sudah sadar, rekan-rekan ku apa ikut terbakar juga ya, hahahahah"
Sesampainya dirumah Pking dikejutkan bahwa rekan-rekannya sudah ada dirumah..
"kenapa kalian berada disini" ucap Pking
" Kami setelah berpencar, seketika kami seperti terkena ilusi, yang mengarahkan kami kembali kerumah" ucap rekannya
"Ilusi, siapa sebenarnya mereka" ucap Pking
Pking pun menyuruh rekannya untuk membawa Enzo dan mengobati nya
"Bawa anak ini, rawat dia"
"Wah, Anak ini sepertinya kehabisan tenaga, apa yang ia perbuat"
Enzo segera di bawa ke dalam rumah
Pking sejenak menenangkan diri seusai pertarungan tadi..
"Apa yang sebenarnya mereka inginkan" terdiam sambil berfikir...
Malam yang panjang meninggalkan tanda tanya besar untuk Pking.
akan kan kelompok seperti itu datang kembali, membuat huru hara didesa lagi.
Pking "Mulai dari malam ini, aku harus bersiap, sepertinya serangan susulan akan segera datang, salah satu dari mereka pasti berhasil melarikan diri".
Enzo tersadar dengan keadaan lemas dan perban luka yang mengelilingi tubuhnya...
Enzo berkata "Pking dimana, apakah ia selamat, kelompok itu apakah tidak ada yang tersisa lagi"
"Sudah kau istirahat saja, Pking sudah mengurus nya" ucap rekannya
__ADS_1
Enzo kembali istirahat dalam benaknya
"Jurus itu seakan menguasai diri ku, apa aku bisa mengendalikan nya".......