
Pagi ini aku berangkat lebih pagi dari biasanya. karna hari ini jadwalnya aku piket kelas. Saat aku berjalan menuju kelas, aku melihat seorang lelaki keluar dari kelasku tapi wajahnya tidak terlihat jelas karna tertutup topi yang dia pakai.
'Dia siapa ya? ' tanya tanyaku dalam hati.
" Hei!.. "
Sapa mentari yang tiba tiba datang membuatku terkejut.
" Astagfirullah.. tari.. kebiasaan deh bukan nya ucapin salam dulu. " Tegurku
" heheh.. Maaf lupa lagian begong terus sih. Aku ulang lagi ni, assalamu'alaikum.. "
" wa'alaikumsalam" jawabku
" kamu kenapa sih dari tadi di perhatiin bengong terus?" tanya mentari
" Enggak, gak apa apa kok. Cuman tadi aku liat ada laki laki keluar dari kelas kita tapi pakaian nya formal gak pakai seragam. " jelasku
"ohhh... orang nyasar kali. " ujar mentari asal.
" kamu ini ada ada aja. " ucapku geleng geleng kepala tak habis fikir dengan mentari.
Aku dan mentaripun lanjut jalan bersama menuju kelas. Sesampainya dikelas aku langsung meletakan tasku lalu saat aku mau meletakan buku dibawah meja kulihat ada sebuah surat berwarna pink.
Ku ambil surat berwarna pink itu lalu kumasukan cepat kedalam tas, takut mentari melihat.
" Fat, aku mau ke toilet dulu ya? kamu gak apa apa kan aku tinggal?" tanya Mentari
" Gak apa apa. kamu ke toilet aja aku juga mau nyapu kelas dulu. " jawabku
Setelah Mentari pergi aku langsung mengambil sapu lalu menyapu kelas.
" Assalamu'alaikum.. "
salam dua orang lelaki itu.
" Wa'alaikumsalam." jawabku.
" ehh, Dek fatia rajin banget sih pagi pagi udah nyapu. " Ucap Udin sambil berjalan menuju bangku.
" Yaiyalah rajin emang elo kalau piket kerjaan nya bolos terus. " Sindir farhan.
Ya begitulah mereka pasti berantem... terus kalau bertemu. Tiada hari tanpa ribut.
__ADS_1
'kriingg... '
Bel masukpun berbunyi.
semua murid berhamburan masuk kedalam kelas masing masing.
...----------------...
POV ADITYA
Kuturun menuruni anak tangga menuju meja makan.
" Pagi Aditya... " sapa bunda padaku
"Pagi juga bun. "
Aku langsung duduk disamping Bunda.
" Bun ayah sama Nay mana?" Tanyaku pada bunda.
" Kayanya masih siap siap lagian kamu semangat banget kaya nya pagi banget udah rapih aja. " Ucap Bunda padaku
" Kamu gak kesekolah? kok gak pake seragam? kenapa?" Tanya Bunda berturut turut.
" Hari ini aku ke kampus Bun. lagiankan aku juga udah lima hari gak ke kampus kampus. " jelasku pada bunda
" Pagi semuaa... " Teriak Nayla sambil menuruni tangga dengan semangat.
" Nayla. "
Tegur bunda sambil menatap nayla tajam, dan yang ditatap hanya tersenyum lebar memperlihatkan gingsul giginya.
Semua sudah berkumpul dimeja makan lalu bunda dengan sigap menyiapkan nasi dan lauk untuk aku ayah dan nay.
kami makan tanpa suara, karna rasulullah juga berkata 'janganlah kamu makan sambil berbicara.' selain itupun makan sambil berbicara juga tidak sopan.
Sesudah makan aku langsung pamit pada Ayah dan Bunda lalu pergi menuju kampus.
" Bun, yah aku berangkat ya. " pamitku sambil mencium tangan kedua nya.
" Loh Kak Adit gak kesekolah?" Tanya Nayla
" enggak dulu mau ke kampus, udah lama juga gak masuk. "
__ADS_1
" Yah.. nay berangkat sama siapa dong?"
Tanya nayla sambil menunjukan wajahnya yang melow.
" Sama Reyhan aja mau? nanti kakak bilangin ke Rey nya biar kesini. "
Godaku sambil menaik turunkan alisku yang tebal.
Ya beginilah sifatku, diluar aku memang dingin tapi kalo sama keluarga aku itu jail dan ramah.
" Ihhh.. apa sih kak, Nay itu gak suka sama kak Rey yah. "
Kesal Nay sambil memajukan mulutnya. Akupun yang melihatnya tertawa karna gemas.
Ya Reyhan memang suka sama Nayla udah lama, Naylapun tau Rey suka sama dia.
Tapi sayangnya Nayla sukanya sama Bagas. Padahal Rey itu orangnya baik, Nayla cuman gak mau orang sebaik Rey patah hati cuman gara gara Nayla. Ya begulah kisah cinta segitiga antara Rey Nayla dan Bagas.
" Tante liat tuh Kak Adit nyebelin. "
adu Nayla pada Bunda.
Aditya pun yang gak mau kena omel sang Bunda langsung pamit berangkat kekampus.
" Yaudah Adit berangkat ya. Assalamu'alaikum." Aditya langsung berjalan keluar rumah.
Saat Aditya mau menyalakan mesin mobil tiba tiba ada pesan masuk ke hp nya.
'Tingg.. '
Bagas: Dit gue udah taro suratnya di bawah meja fatia.
Me: oke thanks ya Gas.
Akupun langsung menyalakan mesin mobil lalu melajukannya menuju kampus dengan kecepatan sedang.
.
.
.
.
__ADS_1
.
Next...