
setelah pulang dari toko penjual barang bekas,Al langsung menuju kediaman keluarga orami.kediaman tidak seperti biasanya sekarang suasananya sedang ramai tapi cukup tenang.
keluarga besar Orami sedang berkumpul sekarang semuanya berambut putih dan bermata merah darah . terlihat sangat menyeramkan di mata orang lain,ya mungkin sih.
saat Al memasuki aula rumah nya,semua orang menatap dirinya dengan penuh tanda tanya. mengapa anak perempuan puan yang kemarin nya sekarat, sekarang sehat bugar .Hinga seorang pria tua membuka suara ya dia adalah Liu Orami kake dari Al Orami.
"kau belum melewatkan apapun ko"
kata Liu sembari tersenyum , dan sempat membuat Al bertanya² .
ya bagaimana Al tidak heran , seorang pria tampan bertanya padanya .Al berfikir yang tidak² apakah orang ini adalah tunangan Al Orami.hinga lamunannya di buyarkan oleh Yan .
"kakek , jangan mengagetkan Al seperti itu dia terkena amesia"
JDERRR!!
bagai di sambar petir di siang bolong ,Al menatap Liu dengan horor.ya bagaimana bisa laki² berumur 48th ini masih terlihat muda dan jujur saja sangat tampan di mata Al .
__ADS_1
"oh begitu ya, maaf ya Al jika kake mengagetkan mu"
kata Liu sambil tersenyum,dan jujur saja itu malah terlihat sangat tampan.
"ya tidak masalah"
"seperti nya kita harus mulai dari awal lagi ya"
kata salah satu pemuda dengan poni menutup mata kirinya.ya itu adalah Gin Orami dia adalah anak yatim satu² di keluarga Orami, ibunya menikah dengan seorang keluarga ziferian yang semua keluarga itu bermata putih sampai di kira mayat hidup .bruntung Gin ada aliran darah keluarga Orami.
"he,,he ya mungkin sih"
"aku akan membersikan diri dulu dan akan segera kembali"
"baiklah kami akan menunggumu"
jawab Yu ayah Al.
__ADS_1
Al benar² tidak menyadari sepasang mata merah darah lainya menatap kepergian dirinya tanpa Al sadari.
di kamar mandi Al heran dengan keluarga ini bentuknya sangat beragam , dan pasti mereka sangat kuat .selesai membersikan diri Al langsung berjalan menuju aula utama untuk bertemu keluarga lainya .
akhirnya mereka makan bersama Al mencoba menjaga image tapi gagal , dia makan banyak sekali bahkan Liu mengira , Al tidak pernah di kasih makan saat di rumah ya wajar saja Al sangat kurus.
saat selesai makan, keluarga Orami membahas bisnis keluarga yang mereka kelola, karena bagi Al itu sangat membosankan maka dia pamit pergi kekamarnya.
dia membuka buku untuk menulis hal yang sangat penting bagi ya.dan dia kembali teringat akan belatinya yang masih tertinggal di dalam leb , karena takut ketahuan maka Al buru² lari ke dalam leb untuk mengambil belatinya tapi dia terlambat seorang pria tampan tengah berdiri menghadap rembulan di luar jendela rambut putih nya berkibar di timpa angin .lalu menoleh pada Al .
"kau kembali Al"
"eh siapa , aku ya?"
katanya sambil menunjuk dirinya.
Tampa banyak berkata kata pria itu berjalan mendekat lalu mengoreskan belati itu pada bibir tipis Al .dia tidak bisa berkutip , tubuhnya seakan di ikat di tempat Al hanya bisa diam saat pria aneh itu membuat bibir ya mengeluarkan darah seperti warna mata nya.
__ADS_1
dan CUP, satu kecupan mendarat di bibir Al yang sedang berdarah sakit itu yang Al rasakan , lama ke laman tubuh Al lemas dan pandanganya mulai kabur yang terakhir Al lihat adalah mata merah darah pria itu.