Fight Or Die

Fight Or Die
Lelaki pucat


__ADS_3

Selesai membersikan diri ,Al berjalan keluar kamar melewati koridor rumah nya . Dengan seribu pertanyaan yang dia bawa di otak nya saat ini.


Setelah berjalan cukup lama dia menemukan perpustakaan, Al berjalan masuk sambil memandang sekeliling . Memandang sekeliling perpustakaan dengan paduan warna gold dan silver itu .


Al mengitari ruangan luas itu sampai matanya tertuju pada satu buku usang .


Buku itu menarik perhatian nya entah bagai mana ,Al mendekati rak dimana buku itu di letakan.


Saat Al mengambil dan membuka buku itu, halaman buku itu hanya kosong Tampa ada tulisan di dalamnya.Tetapi Al tidak mau ambil pusing lagi ,dia berfikir itu mungkin hanya buku biasa.


Karena tak ada yang menarik, Al pergi dari perusahaan itu.


Dia kembali berjalan lagi, kali ini dia tidak terlalu memikirkan semua hal aneh yang terjadi di dunia novel ini.Meski itu membuat dia penasaran.


Tak lama Al melihat sebuah pintu yang sedikit terbuka , Al sedikit bingung kenapa pintu lain tertutup rapat dan yang ini terbuka sedikit.


Dia masuk ke dalam dan Al sedikit kagum dengan apa yang di lihat nya, hamparan bunga berwarna merah darah . Hampir semua jenis bunga di sini berwarna merah darah.


Di saat masih terkagum -kagum ,matanya menatap seorang pria pucat yang terduduk menatap hamparan bunga Tampa merasakan kehadiran Al di taman itu.

__ADS_1


Al sedikit berjalan mendekat ke arah pria pucat itu dan , tercium bau amis darah dari arah pria itu


Al berjalan Hinga tepat di depan pria itu sampai akhirnya,dia di dikagetkan dengan mayat wanita Tampa kepala . Al merasakan kakinya tidak bisa di gerakan , ketika dia merasa menginjak sesuatu dan itu adalah kepala wanita itu.


pria pucat itu kaget Tampa ekspresi di wajahnya , memandang Al yang kini sudah ada di depannya . Melihat Al yang masih syok dengan pemandangan mayat itu ,lelaki itu membuka suara terlebih dahulu .


"Kapan kau di situ ?"


tanya pria itu , suaranya terdengar agak serak.


"Eh,,e baru saja"


"Oi siapa namamu ?"


kata Al sedikit berteriak kepada lelaki itu .


"kau benar-benar sudah lupa ?"


pria itu bertanya balik kepada al.dan pertanyaannya di jawab dengan anggukan dari Al.

__ADS_1


" Ge Orami "


Sebenarnya Al sudah tau namanya dari Glen tapi dia hanya ingin basa basi saja .


Sebenarnya Al ingin bertanya kepada Ge tadinya tapi dia sudah pergi lebih cepat dari yang Al duga .


Al membiarkan mayat wanita itu terbaring di situ, dan pergi meninggalkan nya .


Dia kembali berjalan menuju kamarnya sambil berfikir kenapa Ge Orami membunuh wanita itu.sebenarnya Al tidak takut dengan darah atau mayat tapi melihat kepala yang terpisah dari tubuh itu baru pertama kalinya dan kejadian tadi cukup membuat Al syok .


Al merasa lelah dengan semua apa yang terjadi di hari ini , berbagai misteri ,teka teki terus bermunculan ini membuat Al kembali berfikir kenapa ini bisa terjadi?.


Dan Al mengeluarkan belati yang di temukan


an nya di dalam kamar mandi . lagi-lagi mengamati apa belati itu dengan seksama ,inci demi inci , senti demi senti di amati dengan seksama dengan mata nya .


Dan lagi-lagi tidak ada yang bisa jadi petunjuk kenapa belati ini bisa ada di kamar mandi Al ORAMI.


Setelah merasa cukup dengan apa yang lakukan , Al memilih untuk istirahat mungkin besok semua pertanyaan akan terjawab .

__ADS_1


Tolong dukungan tim kami untuk membuat lebih baik lagi Terima kasih 😁 😁😁


__ADS_2