
setelah tragedi penuh darah yang m makan banyak korban di kediaman keluarga Orami.sekarang semua keluarga itu berkumpul dalam suatu ruangan untuk melakukan rapat dadakan.
Al yang sudah pulih , ikut untuk pembicaraan tentang apa yang akan mereka lakukan saat ramalan yang di takutkan akan benar² terjadi.
saat ini Al sedang terburu² pergi ke ruangan rapat untuk ikut berpartisipasi, karena p pemberitahuan rapat ini sangat dadakan maka Al sangat harus cepat bagai mana pun caranya.
diri ya berjalan melewati koridor yang panjang dan saat dirinya sedang berjalan tergesa² dia tidak sengaja tersandung dan jatuh dengan tidak elitnya.
"ow bagus sekali"
Al berkata dengan muka kesal
"berhenti mengeluh"
Al sangat kaget saat mendengar suara entah dari mana asalnya.
"siapa?"
jawab Al dengan waspada , takutnya sekelompok pasukan kabut mengepung nya .
"ini aku El "
"oh maaf ku kira itu mereka"
akhirnya Al kembali berjalan karena dia sangat kaget melihat arloji miliknya menunjukan dia terlambat beberapa menit.
pada akhirnya dia sampai di ruangan yang dia sedang cari.
"maaf aku terlambat , apa yang aku lewatkan?"
Al bertanya sambil memasuki ruangan.
"tidak ada kami baru akan memulai pembicaraan ini"
Yu berbicara dengan nada datar milik nya
"oh begitu kah?"
semua sempat terdiam sampai Liu yang membuka pembicaraan
__ADS_1
"kita di sini untuk membicarakan hal penting"
"dan sangat penting"
Ge melanjutkan perkataan Liu.
" seperti yang kalian tau , ramalan tahun kemarin terjadi "
Yu memulai pembicaraan yang hendak di balas hari ini.
"karena kejadian itu akan membawa perubahan besar maka aku memutuskan ,akan mengirim Al ke pada penerus tunggal Auron "
Yu berkata dengan serius.
"tapi ayah kenapa harus mengirim Al ke sana"
Yan berkata dengan wajah khawatir.
ya siapa yang tidak kenal dengan penerus tunggal Auron, pria itu terkenal dengan kegilaannya apa yang dia mau kan dia dapatkan dengan apa pun caranya,jika tidak bisa m mendapatkan ya dia akan menghancurkan nya.
"dia akan membantu Al untuk mengendalikan kekuatan ya dan akan membantu untuk menjaga mahkota Astoria"
Ge bertanya
"tidak , mahkota itu benar² ada dan dirinya berada dalam gereja suci di tengah hutan bagian barat yang di jaga para dewa"
"tapi bagai mana jika pria gila itu menginginkan mahkota Astoria"
Gin bertanya sambil menatap ke arah Yu
"dia tidak akan menginginkan mahkota itu ,karena dia akan memilih brang yang lebih menarik dari itu"
Liu berkata sambil menatap ke arah Al .
"apa kenapa , menatap ku'
Al bertanya dengan muka bodoh ya.
"em jadi kapan kita berangkat?"
__ADS_1
tanya Gin kepada yang lain
"sekarang,ayo bersiap "
Yu memberikan perintah mutlak
semua orang sedang bersiap² melakukan tugas mereka karena , mereka akan membawa sebuah tangung jawab besar untuk mencegah ramalan buruk yang akan terjadi .
Al terlihat sedang memasukan semua pakaiannya ke dalam koper dan peralatan yang akan di butuhkan . saat akan menutup kopernya Al melihat dua belati yang dia dapatkan pertama di kamar mandi dan toko barang bekas.al buru² memasukan kedua belati itu ke dalam koper dan berjalan keluar kamar menuju aula pertama.
"aku menunggu apa yang akan terjadi nanti nya"
El berkata kepada Al , seakan tau sesuatu.
Al sudah sampai pada aula pertama keluarga Orami dan melihat yang lain tengah berkumpul menunggu kedatangan keluarga Orami.
"kerjakan tugasmu , kami menunggu mu dan mengawasimu dari sini "
Yu berkata sambil memberikan sebuah botol kaca yang di dalamnya ada tumbuhan duri berdarah namun seperti telur bentuknya sangat kecil seperti jari kelingking manusia.
"oh dan ya kau tak bisa hidup jika tidak ada ini "
Liu berkata sembari memberikan uang dan lima kartu kepada Al
"terima kasih, dan aku berangkat sekarang "
"gunakan Google untuk menemukan tempat Auron berada ok"
dan pada akhirnya Al pergi membawa mobilnya sendiri karena akan menarik banyak perhatian jika membawa banyak pengawal.
*
*
*
*
__ADS_1
*terima kasih sudah membaca tinggalkan like , komentar dan jangan lupa vote lalu bagikan 😁😁😁***