Fight Or Die

Fight Or Die
Keluarga Orami


__ADS_3

Pagi menjemput Al untuk keluar dari alam mimpi . Al tidak mengurusi pagi yang datang dan masih sibuk dengan alam mimpinya itu .


Tok,,tok


Suara ketukan di pintu kamar Al.


"permisi nyonya, tuan meminta anda agar turun untuk makan bersama "


Mendengar suara Glen , Al pun terbangun dan mencoba mengumpulkan nyawanya.


"Ya aku akan turun "


Al berucap dengan malasnya .


Setelah mendengar jawaban dari nyonya itu, Glen kembali menunggu Al bersiap .



setelah bersiap siap , Al dan Glen berjalan ke bawah di mana anggota keluarga Orami yang lain menunggu mereka .


Setelah sampai di ruang makan ,Al mendekat ke kursinya untuk sarapan .Saat Al duduk matanya tidak sengaja menatap mata Ge, Al tersenyum untuk menyapa Ge tapi mata itu malah memberikan tatapan membunuh sampai Al sendiri menelan liurnya.


Al mengalihkan perhatian kepada makanannya, saat sibuk dengan makanannya Yan memulai percakapan terlebih dahulu.


"Al apa kau merasa lebih baik ?"


Tanya Yan , terdengar simpel dan berwibawa di kuping Al saat mendengar suara Yan.

__ADS_1


"Ya sekarang sudah jauh lebih baik"


mendengar itu Yan membalas dengan senyuman.


"kalau begitu ,besok kau sudah bisa kembali belajar di sekolah mu kan ?"


"pastinya!"


Al menjawab dengan semangat ,mungkin jika belajar dia berpikir pikirannya akan jauh lebih baik karena memikirkan pelajaran.


setelah sarapan ayah mereka ,Yu ORAMI berpesan kepada mereka .


"Aku ,akan pulang sedikit larut malam"


dan di balas anggukan dari ketiga anak nya .


sampai Yan bertanya .


"Al apa yang kau cari ?"


"di mana ibu ?"


Al kembali bertanya pada Yan .


"Oh , ibu sudah pergi berkerja terlebih dahulu tadi "


Selesai tanya Jawab antara Al dan Yan . Yan mengajak Al membaca di perpustakaan.

__ADS_1


Saat mereka memasuki perpustakaan mereka memilih buku yang hendak di baca.


sebenarnya banyak sekali yang ingin Al tanyai tapi dia terlalu bingung harus dari mana dulu , sampai Yan sendiri yang kembali membuka percakapan.


"Aku dengar kau sempat lupa ingatan ,apa itu benar ?"


"ya itu benar ,aku juga lupa bagaimana bisa aku ada di rumah sakit saat itu "


Suasana kembali hening dan kali ini Al yang mulai membuka percakapan.


"Oh ya , Yan aku tidak ingat ada belati di kamar mandi ku apa kau tau sesuatu ?, dan ya aku melihat Ge memotong kepala perempuan!"


Melihat Al sepertinya ingin tau banyak sekali hal, ini membuat Yan sedikit pusing .


tapi bukanya menjawab apa yang Al tanyakan Yan malah berkata .


"Kebenaran itu indah dan mengerikan maka dari itu harus di perlakukan dengan hati"


Mendengar apa yang bukan ingin dia dengar Al merasa lebih baik dia mencari tahu sendiri .


"Aku banyak tugas ,aku kembali ke kamar ku dulu yah "


Yan berkata sambil lalu .


Al yang di tinggal di perpustakaan sendiri , kembali memikirkan apa yang Ahir Ahir ini menganggu pikirannya .


Al melamun memikirkan apa semua dari teka teki dan misteri di novel ini , semua cerita berbelok dari alur yang sebenarnya ,apa penulis pernah membuat alur yang seperti ini ,dan apa alasannya ,atau mungkin penulis menciptakan alur baru .itu masih misteri yang saat ini belum terpecahkan .

__ADS_1


*T***olong dukungan tim kami untuk membuat lebih baik lagi Terima kasih 😁😁😁


__ADS_2