
Setelah cukup lama bertarung dengan semua jawaban di otaknya, Al tertidur di temani dengan tumpukan buku .
Saat Al tertidur cukup lama,dia kembali bangun dengan muka yang tidak elitnya.Dia memilih untuk berjalan untuk melihat perpustakaan yang besar itu.Saat berjalan matanya menatap buku yang pernah di temukan nya , entah apa yang membuat Al ingin membuka buku itu lagi tapi dia tidak mengurusinya kali ini .
Merasa cukup capek melihat tumpukan buku, Al memilih untuk keluar dari perusahaan.
Saat sedang berjalan melewati koridor,Al melihat Ge Dan Yan sedang berbicara ,Al mendekati mereka.
"Hai ,apa yang kalian bicarakan?"
"Ya,kami hanya hanya berbicara tentang sekolah saja"
Yan menjawab apa adanya.
"Mau ke taman ?"
tawar Yan lagi .
Dan di balas anggukan dari Al dan Ge.
Sampai di taman mereka duduk di gazebo kecil di tengah taman . sebenarnya Al sedikit bingung karena saat memasuki taman dia tidak mencium bau busuk dari mayat yang Ge bunuh kemarin ,dan sekarang mayat itu sudah tidak ada di tempat kejadian
Karena melihat Al yang bingung,Ge mulai berbicara .
"sudah di buang "
Sebenarnya Al bingung apa maksud dari yang Ge katakan .
"Hah ?"
"Mayat wanita itu sudah di buang "
__ADS_1
Ge berkata dengan tenang.
Al mulai terbiasa di sekitar Ge Dan Yan walaupun,masih kaku tapi Al tidak terlalu mempersalahkannya . Al juga mulai melihat perbedaan sifat antara Ge Dan Yan juga sangat bertolak belakang. Ge bukan tipe orang yang suka terlalu banyak berbicara dan Yan orang yang suka banyak ngoceh .
Setelah berbincang cukup lama, Al menyadari kulit Ge sedikit memerah karena cahaya matahari . menyadari kulit Ge memerah Al bertanya alasannya .
"Ge kulit mu sedikit merah "
Ge melihat kulitnya yang merah ,dan menyarankan agar kembali ke dalam rumah .
Saat Ge istirahat Al bertanya kepada Yan .
"Yan kenapa kulit Ge berbeda dengan kita ?"
"Owh aku juga tidak tau ,tapi Ge tidak bisa berlama lama di bawah sinar matahari"
"Apa ada dari keluarga Orami yang berkulit pucat seperti Ge ?"
"Ge juga bermata merah darah "
"Ya memang ,tapi aku tak tau kenapa dia yang paling berbeda kan ?"
Setelah berbincang cukup lama Al dan Yan k kembali ke kamar masing masing, saat sampai di kamar Al m ngambil buku dan pulpen .Dia mulai menuliskan hal baru yang dia tau ya mungkin pikirnya bisa saja dia lupa .
Saat ingin istirahat Al teringat ucapan Yan kembali .
"Kebenaran itu indah dan mengerikan maka dari itu harus di perlakukan dengan hati hati "
al menghembuskan nafas kasar dan memejamkan mata nya.
Mungkin besok akan jadi hari yang menyenangkan bagi Al , dia kembali ke sekolah . dia cuma berharap tidak ada lagi yang menambah beban pikirannya , Al berfikir apa yang akan kembali menunggunya besok apa itu seru , menakutkan ,atau mungkin biasa saja . Dan saat hendak menutup matanya Al kembali teringat tentang alur cerita yang sebelumnya , dia teringat sahabat Al Orami yang tega membunuh nya .Al kembali berpikir seperti apa tampang orang itu apa sangat seram dan sangat kuat sampai punya nyali yang besar untuk membunuh Al orami.setelah cukup lama Al berperang dengan pikirannya, dia terjun ke dunia mimpinya melepas beban pikirannya . menjadi Al Orami jiga sangat sulit.
__ADS_1
*
*
Terima kasih sudah membaca , tolong tinggalkan like ya dan dukung tim kami agar lebih baik lagi dalam episode yang akan datang sekali lagi terima kasih
😁😁😁**
__ADS_1