
Nana pun pergi ke meja yang penuh dengan cupcake bertopping lucu sehingga menarik perhatiannya, Nana memang suka kue dengan krim dan topping menarik, begitu juga dengan minuman. Nana pun mengambil satu cup cake lalu berniat untuk kembali, tapi saat ia ingin kembali satu tangannya di tahan oleh seseorang.
"Akhirnya aku menemukanmu.....Kemana saja kau selama ini? Kau masih sama menyukai cupcake..... Apakah kau tidak merindukan ku?"
Suara yang terdengar familiar itu, membuat Nana berbalik lagi dan kaget nya Nana setelah melihat siapa orang itu. Ya siapa lagi jika bukan Na Jaemin. Nana yang kini tak tau ingin mengatakan apa ia mengalihkan pandangannya dan berniat ingin pergi, tapi tangannya masih ditahan.
"Lepaskan" kata Nana mencoba melepaskan tangannya dari Jaemin
"Aku tau kau merindukan ku... " kata Jaemin menatap Nana
"Apa yang kau lakukan pada istriku" kata Jisung melepas tangan Jaemin dari tangan Nana kini Nana berada di belakang Jisung.
"Hyunsuk Hyung menjodohkan mu dengan dia bukan? Kau hanya terpaksa kan. Pasti kamu masih mencintaiku, benarkan" kata Jaemin dengan percaya diri
"Hyunsuk Oppa memang menjodohkan tapi bukan berarti aku tak mencintainya" kata Nana
"Aku yakin kamu pasti masih mencintaiku" kata Jaemin menatap Nana
"Anda sangat percaya diri Mr. Na Jaemin" kata Kyung So yang baru datang melipatkan tangannya di dadanya
"Kyung So, apakah kau tidak merindukan appa? Apakah kau tidak ingin memeluk Appa?" Kata Jaemin
"Aku tidak pernah bertemu dengan mu sebelumnya untuk apa aku merindukan anda?" Kata Kyung So dengan santai
"Ada apa ini Jaemin?" Tanya Ye Ji yang baru saja datang
"Sebelumnya maaf Mrs. Na Ye Ji suami anda mengganggu ibu saya jadi tolong jangan ganggu kami kajja eomma, appa" kata Kyung So berniat menggandeng kedua orang tuanya itu
"Nana.... Jamkanman" kata Ye Ji
"Aku merasa bersalah setelah hari itu... Maaf kan aku jika kau ingin bersama Jaemin aku akan ikhlaskan, aku benar tak apa apa, aku diselimuti rasa bersalah setelah hari itu" kata Ye Ji
Nana terdiam sebentar
"Aku sudah memaafkan mu, aku tak ingin kembali dengan Jaemin, aku sudah mempunyai keluarga ku sendiri, jadi lupakanlah aku" kata Nana
"Dan juga anda, berani beraninya anda meminta Ibu saya kembali pada anda yang meninggalkannya selama 15 tahun, tidak tau malu" kata Kyung So
"Bukan kah Nana yang pergi membawamu" kata Jaemin mulai emosi
"Lalu kenapa kau tak mencarinya, tak peka sekali kamu, dan mengapa anda tidak mecari tau penyebab Eomma pergi, eomma pergi pasti ada alasan bukan" kata Kyung So kesal
"Sudahlah, Kyung So lebih baik kita kembali" kata Nana menarik tangan anaknya itu
"Kyung so yaaa, mau kah kau tinggal bersama appa, appa tidak pernah melihatmu appa tidak ingin berpisah denganmu" kata Jaemin
"Pantaskah kamu di sebut Appa bahkan 2 bulan eomma menghilang sedang mengandung ku kau tak mencarinya, sampai dia berjuang melahirkan ku sendiri" kata Kyung So dengan santai tapi kereen (yaa pokoknya aduhhh dehhh keren bwanget)
"Aku ingin mencarinya tapi..." Sebelum Jaemin melanjutkan kata katanya
"Kau sibuk dengan istri mu yang lain, sudahlah aku tak ingin berdebat dengan mu" kata Kyung so lalu mengajak Jisung dan Nana pergi.
"Nana.... apakah kau ingin pulang sekarang?" Tanya Jisung
"Nee Oppa, kita pulang saja" kata Nana
"Nee Kajja" kata Jisung
"Kyung So ya kajja" kata Nana melihat Kyung So yang sedang melihat sekitar seperti kebingungan
"Jamkanman Eomma aku melupakan sesuatu" kata Kyung So lalu pergi dengan cepat
Kyung So POV
"Aishhh kenapa aku meninggalkan dia dimana dia sekarang" kata Kyung So sedikit berlari laku berhenti memperhatikan seseorang yang sedang santai meminum milkshake strawberry. Kyung So menggelengkan kepalanya.
"Yaaa kamu kucari dari tadi ternyata malah santai" kata Kyung So
"Yeee siapa yang ninggalin aku tadi? Oppa kan" kata Caehyun
"Aku ingin pulang," kata Kyung So
"Mwo acaranya kan belum selesai" kata Caehyun
"Ada sedikit masalah tadi" jawab Kyung So
Tiba-tiba tling suara notifikasi handphone Caehyun berbunyi.
"Caehyun-aaa kamu dimana? Apakah Kyung So bersama mu? Mari kita pulang" terihat pesan dari Lia
__ADS_1
"Nee eomma" jawab Caehyun
"Kajja eomma memberi ku pesan kita juga akan pulang" kata Caehyun
"Nee kajja" kata Kyung So menggandeng tangan Caehyun
Caehyun dan Kyung so menghampiri orang tua mereka yang sedang berkumpul bersama Mr. Hwang
"Tinggallah untuk beberapa menit, sebentar lagi akan ada pesta kembang api lalu kalian bisa meninggalkan acara ini" kata Mr. Hwang
"Aaa Nee Mr. Hwang" jawab Nana
"Ada apa eomma?" Tanya Kyung So
"Mr. Hwang menyuruh kita tinggal sebentar akan ada pesta kembang api," kata Nana
"Kyung So-yaaa (melirik Caehyun) pesta kembang Api" kata Nana
Kyung menatap ibunya lalu menatap Caehyun karena Nana melirik Caehyun
"Ahh nee eomma" kata Kyung So seperti mengerti sesuatu
Kyung So pun memeluk Caehyun, memasukan kepalanya ke dalam jasnya dan menutup telinga caehyun, Caehyun ada phobia dengan suara kembang api entah kenapa? Setiap dia mendengarnya dia akan pingsan.
"Yaak Oppa apa yang kamu lakukan" kata Caehyun
"Lihat lah jangan dengarkan" kata Kyung So
Tak lama kemudian Warna Warni keembang api menghiasi langit malam mmenjadi sangat indah, berbagai bentuk di perlihatkan.
Caehyun pun tersenyum melihat Kembang Api, lalu menatap Kyung So. Kyung So membalasnya dengan senyumnya.
"Mereka sangat menggemaskan bukan" kata Lia pada Nana
"aduuuhh ke inget awal awal ketemu sama doyoung" kata lia melihat Kyung So dan Caehyun
Setelah itu Mereka pun pulang ke rumah masing-masing.
"Gantilah bajumu Kyung So, lalu pergilah tidur" kata Nana
"Andwae eomma aku akan melihat TV sebentar" kata Kyung So
Mereka pun berganti baju lalu berkumpul di ruang keluarga untuk melihat TV bersama. Mereka memakai piyama yang sama membuat mereka seperti keluarga yang sempurna, Nana duduk bersila dengan kepala Kyung So terbaring di kakinya, sedangkan Jisung dia juga duduk bersila kepalanya berada di bahu kiri Nana. Nana sedang fokus melihat acara TV itu dengan Tangannya yang mengelus rambut Kyung So. Begitulah keluarga Nana yang sekarang. Nana merasa lebih baik ia merasa Jisung adalah Orang yang baik dan tak akan meninggalkannya atau mengabaikan dia. Jisung merupakan orang termanis yang pernah dia temui.
Saat Nana tidak yakin menikah dengan Jisung pada saat malam tepat satu hari sebelum dia dan Nana menikah, Nana pergi entah kemana. Semua mencarinya ternyata ia berada di tepi sungai Han duduk di sana.
"Sedang apa kau disini" kata Jisung yang duduk di samping Nana
"(Menghela Nafas) aku tak yakin melakukan hari esok" kata Nana
"Aku tak ingin sakit seperti dulu, aku takut" kata Nana air matanya mulai membasahi pipinya
"Heii,,,,,,aku tak akan menyakitimu, aku tak akan meninggalkan mu percaya lah padaku aku akan mengurus mu dan juga Kyung So dengan setulus hatiku," kata Jisung menggenggam tangan Nana.
Nana pun menangis tersendu-sendu, ia kembali teringat momen pahit ketika bersama Jaemin, bahkan dia menggunakan tangan nya, jaemin menampar Nana bahkan disaat Nana tak bersalah, mengucapkan Nana menyulitkan dia padahal Nana pada saat itu sedang mengandung Kyung So. Lebih mementingkan Ye Ji daripada Nana. Mengingat itu membuat Nana menangis tersendu sendu, terlebih lagi Jaemin adlaah cinta pertamanya.
"Menangislah semaumu, agar kau lebih baik" kata Jisung memeluk Nana, Nana menangis dalam pelukannya
Begitulah cara Jisung memenangkan hati Nana.
Awalnya mereka agak canggung tapi karena Kyung So mereka jadi dekat. Kyung So juga akrab dengan Jisung, Jisung memang cepat memenangkan hati orang. Jisung banyak membantu Kyung So dalam hal belajar, Jisung mengajari Kyung So banyak hal. Kyung So tau betul ibunya, ia merasakan hal canggung sama yang dirasakan oleh Nana dan Jisung. Tapi pada saat malam itu dimana Nana dan Jisung sudah menikah.
Jisung, Nana dan Kyung So tengah melihat TV, Kyung So terdiam melihat kini orang tuanya hanya diam.
"Eomma aku kedinginan" kata Kyung So yang memang hari itu hujan
"Mwo apakah badan mu panas" mengecek suhu tubuh Kyung So
"Aniya, aku ingin di peluk" kata Kyung So duduk di antara Jisung dan Nana
Nana pun memeluk Kyung So.
"Appa.... Apakah appa tidak mau memelukku" kata Kyung So
"Neee appa akan memelukmu dan ibu mu" kata Jisung tersenyum
Mereka pun melihat TV dengan berpelukkan menandakan mereka yang tidak akan terpisah. Lama kelamaan Nana terbiasa dengan kehidupannya bahkan lebih manis dari pada sebelumnya.
Jam menunjukkan pukul 22.15
__ADS_1
"Kyung So yaa tidurlah besok kau harus sekolah" kata Nana
"Nee eomma malam eomma" kata Kyung So lalu mencium pipi ibunya itu, Nana pun mencium kening anaknya itu.
"Malam appa"
"Neeee malam Kyung So yaa" jawab Jisung
Beberapa menit setelah Kyung So pergi.
"Oppa ayo tidur ini sudah malam, besok oppa juga harus pergi ke kantor kan" kata Nana
"Nee kajja" jawab Jisung
Nana pun beranjak dari kasurnya, saat Nana ingin melangkah tiba tiba ia di angkat oleh Jisung.
"Yaaa Oppa kau mengaget kan ku" kata Nana yang sekarang berada di gendongan Jisung lalu melingkarkan tangannya di leher Jisung.
"Ngga berat?" Kata Nana
"Engga dong," kata Jisung
"Oppa turunkan aku saja, kau akan lelah" kata Nana
"Ani aku sangat senang bisa menggendong istri ku yang cantik ini" kata Jisung
Nana pun tersenyum, mereka pun pergi ke kamar bersama.
Keesokan harinya.
"Oppa..... Illeona...." Kata Nana setelah membuka tirai kamarnya, sehingga sinar matahari masuk menyinari kamarnya.
"Heummm...." Kata Jisung menutup wajahnya dengan selimut
"Oppa... Illeona heummm... Cepat mandi" kata Nana duduk di samping Jisung tidur, Nana sudah bangun dari tadi Nana mandi setelah itu membangunkan Jisung dan Kyung So
"Ahhh nee" kata Jisung yang sekarang sudah duduk menatap sayu Nana yang kini berada di sampingnya.
"Heummm,,,,,,cantik banget sih istriku ini" kata Jisung
"Heummm kau masih belum bangun" kata Nana sedikit tersenyum melihat tingkah gemas Jisung
"engga aku sudah bangun" kata Jisung menatap Nana
"Apakah kau tak ingin mengucapkan selamat pagi padaku" kata Jisung
"Neeee selamat pagi Jisung Oppa tertampan" kata Nana menangkup kedua pipi Jisung lalu melepasnya
"Maksud ku bukan itu" kata Jisung
"Heummm lalu" kata Nana
Jisung pun mengecup bibir Nana. Lalu dengan cepat beranjak dari kasur dan langsung pergi ke kamar mandi. Nana hanya tersenyum melihat suaminya itu, sesuatu moment yang hanya sebentar tetapi membuat Nana bahagia. Setelah itu Nana pergi ke kamar Kyung So membuka tirai kamar Kyung So lalu duduk di samping Kyung so. Nana menatap anak nya itu, tampan ketika ia masih terlelap dalam tidurnya walaupun rambutnya berantakan. Nana mengelus rambut Kyung So.
"Kyung So,, chagi.... Illeona cepat mandi nanti kamu telat ke sekolah lo" kata Nana
"Hoammm heummm Nee eomma" kata Kyungso berjalan mengambil handuk lalu pergi ke kamar mandi.
Nana pun pergi ke dapur untuk memasak. Nana membuat Sandwich untuk sarapan, Susu cokelat untuk Kyung So, Teh Hijau untuk Jisung dan Milkshake strawberry untuknya. Nana menyajikan sandwich terakhir di meja. Kyung so pun datang dan langsung duduk di meja ia meminum susu cokelat hangatnya.
"Heumm mana appa?" Tanya Kyung So
"Mungkin dia sedang memakai baju" kata Nana, tak lama kemudian Jisung datang dengan rambut yang basah, Nana pun mengambil handuk dan mengeringkan rambut Jisung. Jisung tersenyum pada Nana. Mereka pun makan bersama.
Setelah selesai mereka berangkat bersama, Jisung dan Nana mengantar Kyung So ke sekolahnya.
Sampai di sekolah Kyungso. Kyung So turun dari mobil, Nana membuka kaca mobil.
"Bye, sayang have fun" kata Nana melambaikan tangan
"Neee eomma" jawab Kyung So berjalan ke belakang sambil melambaikan tangan
Nana di antar Jisung ke kantor Nana Collection
"Aku akan datang ke kantor mu saat makan siang" kata Nana
"Neee gomawo chagi" kata Jisung mendekatkan wajah nya ke wajah Nana lalu mengecup kening istrinya itu. Nana tersenyum lalu mencium pipi Jisung dan turun dari mobil.
"Bye Chagi" ucap Jisung melambai dari dalam mobil Nana pun tersenyum. Setelah mobil Jisung pergi Nana masuk ke kantornya.
__ADS_1
...****************...