First Love With Married, (Jisung, Jaemin)

First Love With Married, (Jisung, Jaemin)
Bab 6 When We Are Close


__ADS_3

keesokan paginya, pukul 6 Nana sudah siap untuk berangkat ke Sekolah. Nana menyiapkan makanan untuk sarapan. Nana menaruh piring terakhir yang ia siapkan Jaemin pun datang dengan membawa handuk kecil di tangannya rambutnya basah karena keramas. Jaemin mendekati Nana lalu memberi Nana Handuk kecil yang ia bawa


"(Menaikkan satu alis)mwo-ya" tanya Nana


"Keringkan rambutku" kata Jaemin


"Apakah kau tak bisa melakukannya sendiri," kata Nana dengan dingin


"Bisa..... Lalu apa masalahnya jika aku meminta mu untuk melakukan ini?" Tanya Jaemin


(Menghela nafas) lalu mengambil handuk dari tangan Jaemin dan mulai mengeringkan rambut Jaemin, Nana hanya dengan wajah datar, sedangkan Jaemin ia tersenyum menatap Nana.


"Udah, cepatlah makan" kata Nana lalu duduk


Mereka pun makan, setelah selesai makan, Nana mencuci piring lalu pergi ke kamar untuk mengambil tas. Setelah itu Nana keluar dari kamar


"Kau ingin berangkat, kajja" kata Jaemin menggandeng tangan Nana


"Aku bisa pergi sendiri," kata Nana melepas gandengan Nana


"Wae,? Aku akan mengantarmu," kata Jaemin menggandeng tangan Nana, lalu membuka pintu tiba-tiba


"Chagiya, apakah kau masih marah" kata Ye Ji yang ada di depan pintu yang langsung memeluk Jaemin


"Yaaa apa yang kau lakukan" kata Jaemin melepas pelukannya


"Aku akan berangkat sendiri" kata Nana melalui mereka dengan dingin


"Engga kamu aku antar" jawab Jaemin menghentikan Nana


"Kenapa sih biar dia berangkat sendiri chagi" ucap Ye Ji


"Apaan sih kamu, aku udah bilang kita putus" kata Jaemin


"Kenapa sih, kamu mau nganterin dia" kata Ye Ji melirik Nana dengan tajam


"Karena dia istri aku, dan kamu udah bukan siapa-siapa lagi" kata Jaemin lalu menggandeng Nana dan masuk ke mobil nya meninggalkan Ye Ji di sana


Di perjalanan.


Nana menunduk seperti merasa bersalah. Jaemin menatap sekilas Nana lalu kembali menatap depan.


"Kamu kenapa?" Tanya Jaemin


"Aku ngerasa ngga enak deh sama Ye Ji, apa mungkin karena aku kamu dan dia jadi putus, harusnya dari awal aku udah menolak perjodohan ini" kata Nana

__ADS_1


"Hei, hei, Nana..... (Menggenggam tangan Nana dengan satu tangannya dan satunya untuk menyetir) Ini bukan salah kamu, malah keputusan kamu buat nerima perjodohan ini sangat tepat, kalau engga aku ngga bakal deh kenal seseorang yang pekerja keras menyayangi kedua orang tuanya," kata Jaemin lalu tersenyum


"Kamu masih belum bisa menerima perjodohan ini?" Tanya Jaemin dengan penuh harapan


"Awalnya aku bisa menerima perjodohan ini, tapi aku tidak tau jika semua seperti ini, tapi karena kamu mulai menerima aku, aku akan mencoba untuk menerima kamu juga," kata Nana


Mobil pun dihentikan karena sudah sampai


"(Tersenyum melihat Nana)Nana ya....." Kata Jaemin


"Eumm Wae?" Tanya Nana menatap Jaemin yang sedang menatapnya


"Saranghae...." Kata Jaemin lalu tersenyum. Sedangkan Nana hanya terdiam mendengar pernyataan Jaemin


"Akuu masuk dulu ya, takutnya telat" kata Nana mengalihkan pembicaraan


"Nana.... Jamkanman" kata Jaemin


"Wae?" Tanya Nana. Jaemin mendekatkan wajahnya, lalu mengecup kening Nana.


"Aku akan menjemputmu, "ucap Jaemin lalu tersenyum


"Eumm... Gomawo" kata Nana lalu tersenyum pada Jaemin dan turun dari mobil Jaemin.


Nana pun masuk ke dalam ruang tari. Sesaat kemudian Doyoung masuk ke dalan ruang tari.


" ya begitulah" jawab Nana


"Eumm Hyunna.... Apakah aku boleh bertanya sesuatu" kata Doyoung


"Eumm kenapa?" Kata Nana meledek


"Apakah suster kemarin adalah teman mu?" Tanya Doyoung


"Aaahh Lia iya kenapa? Kamu menyukainya?" Goda Nana


"Haahhaah, yeah just like that, boleh minta nomornya?" Tanya Doyoung


"Wehhhh... Oke aku kirim sekarang,,," kata Nana


Skip pulang di jemput Jaemin cek. Setelah sampai Rumah Nana langsung mandi dan berganti baju. Lalu ia pergi ke kamar Jaemin karena Jaemin memanggilnya


"Wae Jaemin aaaa..." Kata Nana


"Eomma sama Appa menelfon dengan vidio, sapalah mereka" kata Jaemin Nana pun duduk di samping Jaemin di kasur

__ADS_1


"Annyeong Eomma Appa..." Kata Nana dengan senyumnya


"Waaahh annyeong Nana ya... Apakah kamu sehat" tanya Eomma Jaemin


"Nee eomma Nana Sehat bagaimana dengan eomma dan appa?" Kata Nana


"Nee eomma dan appa sehat" kata eomma dan appa Jaemin


"Jaemin... Nana ini sudah hampir setengah tahun kalian menikah" kata Eomma


"Iya kenapa eomma?" Tanya Jaemin


"Kami juga harus menimang cucu," kata Appa Jaemin... Nana dan Jaemin saling bertatapan


"Aaaa Appa eomma aku akan tutup dulu teleponnya" kata Jaemin lalu langsung menutup telepon nya.


Nana dan Jaemin hanya terdiam setelah beberapa menit.


"Aku akan pergi ke kamar, untuk istirahat" kata Nana tapi di hentikan oleh Jaemin, Jaemin menarik tangan Nana, dengan cepat Jaemin duduk dan sekarang Nana duduk di pangkuan Jaemin. Jaemin memeluk Nana dan menaruh kepalanya di bahu Nana.


"Kenapa kau pergi... Kau lupa dengan apa yang eomma dan appa ku inginkan" kata Jaemin. Jantung Nana berdegup kencang


......................


Keesokan harinya Jaemin bangun lebih dulu ia menatap seorang wanita cantik yang ia peluk sedang tertidur. Jaemin tersenyum lalu mengecup keningnya sekilas dan melepaskan pelukannya pelan-pelan agar Dia tidak terbangun, Jaemin mandi dan bersiap karena ia harus pergi ke kantor. Nana hari ini tidak mengajar karena hari ini hari sabtu jadi libur. Jaemin sudah memakai baju dengan rapi kecuali dasinya. Ia pun keluar dari ruang baju dan melihat Nana yang sudah terbangun dengan balutan selimut.


"Kamu sudah bangun,,, kamu hari ini kerja?" Kata Nana


"Apakah kau buru-buru? Kau tidak sarapan dulu?" Kata Nana memakai baju handuk yang berada di laci


"Iya aku sedang buru-buru aku akan sarapan di kantor" kata Jaemin melihat dirinya di kaca


"Aaa begitu.. aku akan datang saat makan siang tetaplah di kantor" kata Nana mengikat rambutnya.


"Neee gomawo chagi..... Bye bye sampai jumpa nanti" kata Jaemin mengecup kening Nana sekilas


Nana pun pergi mandi. Nana memakai baju one-shoulder dress. Rambutnya diikat setengah lalu dihiasi dengan jepit dengan anggun setelah itu Nana merapikan tempat tidur lalu memasak untuk makan siang Jaemin. Setelah itu Nana bersih-bersih sebentar. Jam 12.00 pun Nana berangkat ke kantor Jaemin. Mengingat bahwa ini adalah pertama kalinya ia pergi ke sana. Saat disana banyak pegawai yang memperhatikannya karena ia adalah artis, tak sedikit yang mengagumi kecantikan Nana. Nana pun pergi ke resepsionis.


"Ada yang bisa saya bantu nyonya" kata mbak resepsionis


"Saya ingin bertemu Pak Na Jaemin apakah dia sedang ada tamu" kata Nana


"Eumm tidak apakah nyonya sudah ada janji dengan pak Jaemin, maaf kalau boleh tau nyonya siapa nya Pak Jaemin ya" kata Mbak resepsionis


"Saya istrinya Pak Jaemin" kata Nana

__ADS_1


"Lohh iya... Bukannya Pak Jaemin punya pacar bernama Nyonya Ye Ji...." Kata Mbak resepsionis


...****************...


__ADS_2