First Love With Married, (Jisung, Jaemin)

First Love With Married, (Jisung, Jaemin)
Bab 15 My Smart Son


__ADS_3

Keesokan harinya. Nana membuka matanya, ia terbangun sekarang ia masih berada dalam pelukan Jisung, Jisung sudah terbangun dari tadi menatap Nana. Ia menatap Nana sambil tersenyum.


"Oppa sudah bangun?" Tanya Nana yang baru saja membuka mata langsung menatap Jisung


"Eheuum" jawab Jisung yang masih menatap Nana tanpa menghilangkan senyum di wajahnya


"Eheummm wae Oppa senyum seperti itu" kata Nana memeluk Jisung


"Ani,"kata Jisung membalas pelukan Nana


"Nana...." Kata Jisung melonggarkan pelukannya


"Wae?" Tanya Nana


"Kajja kita akan sarapan di luar" kata Jisung mengelus rambut Nana, Nana mengangguk dan tersenyum, Nana memilih untuk mandi duluan, setelah itu ia berganti baju, Nana memakai baju atasan Ruffled dan bawahan Asymmetrical. Atasan dan bawahan memiliki warna senada yaitu putih dengan dekorasi Roses berwarna pink, rambutnya terurai dengan setengah curly. Nana memakai high heels berwarna pink.


Selesai berganti baju and make up.


"Silahkan masuk Ratu ku" kata Jisung membuka pintu mobil, Nana tersenyum lalu masuk ke mobil. Tak lama kemudian Jisung masuk ke mobil dan menyetir mobil. 15 menit kemudian mereka sampai ke restoran yang mereka tuju. Nana dan Jisung pun duduk di salah satu meja lantai dua dekat dengan balkon. Cerah suasana pagi itu.


"Permisi Tuan, Nyonya mau pesan apa?" Tanya pelayan menyuguhkan daftar menu


"Aku pesan Spagetti Vegetable, Strawberry Milk nya satu" kata Nana


"Aku.... Spagetti Seafood nya satu lagi, Tiramisu Milk nya satu," kata Jisung lalu mengembalikan daftar menu.


"Baik, Apakah anda ingin mencoba dessert terbaru kami? Kami baru meluncurkan Dessert Morning kiss, dessert ini terbuat dari buah buahan segar, seperti apel, pir, anggur dan kita memberi strawberry krim di atasnya, cocok untuk dessert pagi seperti namanya morning" ucap pelayan


"Waw so detail, oke deh 1 ya" ucap Nana


"Baik atas nama siapa?" Tanya pelayan


"Park Jisung"kata Nana


"Choi Hyunna" kata Jisung bersamaan dengan Nana


"Jadi yang mana?" Tanya pelayan


"Park Jisung" kata Nana, pelayan itu mengangguk lalu pergi


"Haiyya Oppa.... Apa kau lupa nama ku?" Kata Nana memasang muka masam


"Heummm.. tidak apakah aku salah?" Kata Jisung


"Tentu saja, bukan kah nama ku Park Hyunna" kata Nana


"Aaaa iyaaa.... Mianhae Mrs. Park Hyunna" kata Jisung


"Ingat nama ku Park Hyunna" kata Nana


"Iyaa iya sayang nya mr. Jisung" kata Jisung mencuit hidung Nana, Nana pun tersenyum lebar membuat Jisung gemas padanya. Saat mereka sedang berbicara, ada seseorang yang menghampiri mereka.


"Eohhh kau benar benar Park Jisung, eoh Annyeong lama tidak bertemu" ???


"Neo? Kenapa kamu disini?" Tanya Jisung


"Wae? Ini kah tempat umum"


"(Melirik Nana sekilas) heumm Duguseyo?" Tanya wanita itu pada Jisung, Nana berdiri lalu mengulurkan tangannya


"Eoh Hello My Name is Park Hyunna, You can call me Nana,aku istri Mr. Park Jisung" kata Nana dengan cool and elegan


"Eoh kau sudah punya istri? Ku kira kamu tidak akan move on dari aku, aku permisi" kata Wanita itu menghiraukan uluran tangan Nana, nana melipat telapak tangannya, ia lalu duduk kembali.


"Siapa dia Oppa?" Tanya Nana menatap Jisung


"Eohh dia.... Dia... Mantan Istri ku" kata Jisung merendahkan suaranya


"Mwo? Jinjja?" kata Nana menggenggam tangan Jisung


"Ani Gwenchana" jawab Jisung tersenyum pada Nana


Setelah mereka sarapan mereka pergi jalan jalan ke sebuah tempat.


"Pemandangannya indah bukan?" Kata Jisung menatap Nana


"Emmmm Nee Jeongmal" kata Nana. Karena tak ingin suasana menjadi canggung Nana menggandeng lengan Jisung. Jisung menatap Nana lalu tersenyum padaku.


Semakin hari mereka menjadi sangat dekat. Dan mereka menjalani hidup sebagai suami istri pada umunya. Tak ada lagi canggung di antara mereka. Mereka bahagia, juga dengan Kyungso. Seminggu kemudian kami pulang.


Aku dan Jisung masuk ke rumah, jisung merangkul pinggangku dengan mesra. Aku membawa jasnya. Munculah Kyung So


"Bwoya?.... Kenapa kalian manis sekali" kata Kyung so dengan ceria


Aku dan Jisung hanya terkekeh melihat Kyung So yang begitu ceria. Kami pun duduk di sofa.

__ADS_1


"Mengapa anak Eomma yang tampan ini sangat ceria? Apakah ada sesuatu di sekolah?" Tanya Nana menaruh jas Jisung di sebelahnya


"Apakah itu tentang seorang gadis?" Sambung Jisung


"Yaa Tidak begitu Appa,!!" Kata Jisung sedikit berteriak, Jisung pun terkekeh


"Kalau begitu ada apa?" Tanya Nana


"Eomma.... Aku Akan mengikuti Lomba sains tingkat internasional" kata Kyung So dengan ceria


"Eohh benarkah? Kau lulus dengan testnya. Wahh chukaee.... Semoga bisa menang di Internasional nanti" jawab Nana bersemangat.


"Wahhh kapan lombanya! Apakah kau sudah mempersiapkan?" Tanya Jisung


"Lombanya lusa, aku sudah mempersiapkan semuanya, aku harap Eomma dan appa hadir saat pengumuman" kata Kyung So


"Tentu eoh, eomma akan mengantarmu, menunggumu, dan juga pulang bersama" kata Nana


"Eohh Appa juga kalau begitu" kata Jisung


"Wahhh Gomawo Eomma Appa" kata Kyung So


"Apa sih yang engga buat anak kesayangan ini" kata Jisung


"Good Luck Sayang" kata Nana memeluk Kyung So


"Gomawo Eomma" kata Kyung So membalas pelukan Nana


"Aku juga akan ikut memeluk kalian" kata Jisung memeluk mereka dengan hangat


Mereka berpelukan, mereka menjadi keluarga yang bahagia sekarang.


"Wahh ini benar benar mengingatkan ku pada saat pertama kali kita menonton TV bersama" kata Kyung So yang berada di tengah pelukan Nana dan Jisung


Nana, Jisung dan juga Kyung So tertawa bersama.


"Cahhh siapa yang ingin makan Pizza" kata Jisung dengan semangat


"Kyung So...." Kata Kyung So berteriak semangat


"Akuuu.." Kata Nana


"Cahh mari pesan pizza dan juga ayam, untuk merayakan Keberhasilan Kyung So di testnya" kata Jisung


"Nee yeoboseyo? Wae Lia ya" tanya Nana


"Nana,,, lusa Caehyun akan mengikuti Lomba Bahas Inggris, apakah Kyung So ikut lomba Sains?" Tanya Lia


"Neee geundae wae?" Tanya Nana


"Aku dan Doyoung tidak bisa hadir, bisakah kau menghadiri untuk Caehyun juga?" Tanya Lia


"Ahh nee, aku dan Jisung akan menjemputnya lusa pagi" kata Nana


"Nee gomawo Nana ya" jawab Lia


Nana pun mematikan teleponnya.


"Ada apa?" Tanya Jisung


"Ahh Nee, Caehyun juga akan mengikuti lomba bahasa inggris, ia mengikuti Speech, Lia dan Doyoung tak bisa hadir, dia meminta kita untuk mewakilkan mereka" kata Nana


"Aaa Caehyun, nee dia juga ikut lomba internasional tapi dia mengikuti Speech Inggris" kata Kyung So


"Jadi kita juga akan berangkat bersama Caehyun?" Tanya Kyung So


"Neee" jawab Nana


"Assa!!!" Kata Kyung So secara Reflek


"Wae? Sepertinya kamu lebih bersemangat" kata Nana memasukkan handphonenya ke dalam tasnya


"Ahh, hahh andwae?" Kata Kyung So menyembunyikan Rasa bahagianya


"Sepertinya Caehyun mendapatkan Hati Kyung So yang tampan, cerdas ini" kata Jisung merangkul Kyung So


"Aaaa andwae appa" jawab Kyung So dengan pipi sedikit merah.


"Sudah sudah, ayo cepat pesan pizza nya" kata Nana


Mereka akhir nya makan pizza, tak lupa mereka memesan ayam juga.


Skip Lusa.


"Kyung So yaa apakah kau sudah membawa perlengkapan mu" tanya Nana

__ADS_1


"Nee eomma" kata Kyung So


"Kajja kita berangkat" kata Jisung


Tak lupa mereka menjemput Caehyun.


"Omo Caehyun cantik sekali hari ini" kata Nana melihat Caehyun yang baru saja menaiki mobil mereka, Caehyun memakai dress Elizabeth Taylor, dengan memakai ankle bootie. Rambutnya yang diikat setengah dengan hiasan bunga sakura kecil. Poninya panjang se dagu membelah dua


"Aha.... Gomawo Imo nim" jawab Caehyun


Mereka pun pergi ke tempat perlombaan. Setelah sampai disana.


Mereka masuk ke gerbang setelah memarkir mobil. Sampai disana banyak orang yang datang.


"Caehyun-aaa kamu akan lomba dimana?" Tanya Nana


"Eumm aku tempat lomba ku menurut informasi di tengah gedung aku akan tampil jam 9" kata Caehyun


"Aaa kalau begitu kita akan antar Kyung so 10 menit lagi akan dimulai" kata Jisung


Mereka pun mengantarkan Kyung So ke kelas tempat lombanya.


Mereka berjalan, lalu melihat orang yang tak asing bagi mereka. Siapa lagi jika bukan Jaemin family.


"Kerreu, appa dan eomma akan menunggumu" kata Jaemin pada anaknya.


Jungwon itulah namanya,


", aku akan selesai jam setengah 9" kata Jungwon


Nana melihat dengan wajah sedihnya, mengingat bahwa Jaemin selalu memperhatikan Yeji.


"Chagiya... Gwenchana" ucap Jisung berbisik


"Eheummm memangnya aku harus bagaimana? Tentu aku baik baik saja" ucap Nana yang membuyarkan lamunannya dan menatap suaminya itu.


"Kerreun, eomma Appa, disini kelas ku, aku akan masuk" kata Kyung So yang mengabaikan keluarga jaemin


"Ahh nee Berjuang lah Kyung So eomma ara Kyung So bisa" kata Nana memeluk sekilas anak nya itu


"Kerreu, sepertinya kita tak perlu khawatir, Kyung So selalu berhasil" ucap Jisung menyemangati anak tirinya


"Bye bye Oppa, hwaiting" ucap Caehyun mengepalkan tangannya ke atas


"Nee gomawo caehyun" ucap Kyung So mengelus rambut Caehyun


Setelah Kyung So masuk ke kelas, terlihat jaemin dan Ye ji menghampiri Jisung, dan Nana.


"Eoh, Kyung So juga ikut lomba ini" kata Ye Ji baru saja menghampiri Nana dan Jisung


"Ahh nee" jawab Nana sedikit canggung


"Eummm Nana bisakah kita berbicara" kata Ye Ji


"Bicara apa," tanya Nana


Ye ji pun mengajak Nana,


"Caehyun-aaa kajja ikut bibi" kata Nana


"Ahh neee bibi" jawab Caehyun


Kini Ye Ji, Nana dan Cehyun sedang duduk di tengah ramainya orang.


"Nana-yaaa aku ingin bilang maaf, aku salah banyak kepadamu" kata Ye Ji


"Eumm Gwenchana, lagi pula itu semua sudah berlalu" kata Nana


"Apakah kau benar benar mengikhlaskan Jaemin" tanya Ye Ji


"Tentu saja, aku sudah mempunyai keluarga baru, aku mencintai keluargaku yang sekarang" jawab Nana


"Jaemin sangat memikirkan mu, ia masih mencintaimu" lanjut Ye Ji


"Masih tapi kecil, tak mungkin selama bertahun tahun dia masih ada rasa yang sama seperti dulu, utuh? Tak ada lagi," jawab Nana


"Lalu apakah menurut mu dia mencintaiku lagi?" Tanya Ye Ji


"Lagi? Tidak dia tidak pernah berhenti untuk mencintaimu, mencintamu kedua kalinya? Tidak, dia mencintaimu hanya sekali sampai sekarang" kata Nana walau sepertinya tidak kuat untuk menceritakan


"Dia ada cinta untuk ku tapi hanya sedikit, sebagian hanya kasian, dan juga pelarian nya saat itu, aku memang tak tau tentang psikologi, tapi tak tau kenapa aku bisa mudah memahami orang" kata Nana


"Mungkin kau sudah sadar, dan juga Jaemin semakin mencintaimu, hanya saja rasa bersalah menyelimuti nya, cukup yakinkan saja dia" kata Nana walaupun sakit untuk mengatakan bahwa Jaemin hanya memberikan sedikit cintanya.


...****************...

__ADS_1


__ADS_2