First Love With Married, (Jisung, Jaemin)

First Love With Married, (Jisung, Jaemin)
Bab 3 dream?


__ADS_3

5 bulan kemudian


Hari-hari Nana dilalui dengan sulit, ia tidak tau apa yang harus ia lakukan. Jaemin menghiraukan dia, Jaemin terus memperdulikan Ye Ji. Jaemin bersikap kasar pada Nana sesekali Ye Ji memfitnah Nana dan itu membuat Nana di hukum oleh Jaemin bahkan terkadang Nana tidak boleh makan, Nana menjadi tak teratur makan dan membuat Nana sering mengalami sakit perut, Ia sering menangis di kamar nya sesekali ia pergi ke rooftop untuk menenangkan dirinya.


Nana sedang berada di kamarnya, ia sedang menulis catatan tentang tariannya. Lalu tiba tiba Ye Ji datang


"Nanti teman-teman ku dan Jaemin akan datang ke rumah, dekorasi rumah ini jadi bagus, jangan lupa Masak, masak kue, cupcake and somethiing sweet" kata Ye Ji


"Ya" jawab ku singkat, Ye Ji pun pergi


"Oh ya tuhan kapan aku harus melewati ini semua aku sangat lelah" kata ku pelan sambil menundukkan kepala


Aku pun mulai mendekor dan memasak. Satu per satu teman Jaemin dan Ye Ji pun datang mereka berpesta. Sedangkan aku? Aku hanya di dapur sembari membersihkan dapur karena telah memasak banyak hari ini.


Tiba-tiba ada suara


"Hai!" ???


Aku pun berbalik,


"Eh eoh iya kenapa?" Tanya ku pada seorang laki laki yang tiba-tiba masuk dapur


"Ada air putih, aku butuh air putih" kata Laki laki itu


"Oh iya ada tunggu sebentar" kata ku lalu mengambil gelas untuknya


"Kamu siapanya Jaemin dan Ye Ji?" Kata Laki Laki itu


"Aku... Sebenernya istri nya Jaemin, aku dan Jaemin di jodohkan oleh orang tua kami, tapi aku ngga tau mereka nganggep aku apa terserah mereka" kata ku sedikit pelan


"Hah! Kamu istrinya Jaemin terus kenapa kamu ngga marah? Jaemin dan Ye Ji belum putus" kata laki laki itu terkejut


"Aku ngga bisa apa apa, yang terpenting orang tua aku ngga tau" kata ku sedikit menahan air mata


"Aku ngga mau mereka tau kalau anak yang sudah mereka besarkan, tapi waktu besarnya malah di sia sia kan sama orang yang bahkan ngga merasa bersalah" kata ku sedikit menitikan air mata


"Eh ini air nya, maaf kalau aku jadi curhat" kata ku mengusap titikan air mata


"Kamu pasti sangat menyayangi orang tua mu, kamu orang yang kuat, btw Nama ku Kim Doyoung" kata Doyoung itu


"Nama ku Choi Hyunna aku lebih di kenal Nana" kata ku


"Sepertinya aku pernah liat kamu, kamu kaya ngga asing gitu" kata Doyoung


"Kamu mungkin kenal dancer Nana, itu aku cuman sekarang aku ngga aktif lagi manggung karena ngga boleh sama Jaemin" kata ku menunduk


"Ohhh ternyata kamu Nana itu, kamu kan artis, kamu banyak dicari loh, penggemar kamu banyak yang bingung tiba-tiba kamu hilang gitu aja" kata Doyoung


"Kok kamu tau?" Tanya ku


"Aku juga Dancer aku Guru di SMA Dreamland murid murid ku semua adalah penggemar mu" kata Doyoung


"Sayang nya mimpi ku cuma bisa berhenti sampai disini" kata ku

__ADS_1


"Jangan berhenti bermimpi, aku kesana dulu ya" kata Doyoung


"Iya" kata ku setelah aku membersihkan aku pergi keluar dapur untuk pergi ke kamar ku


"Dia siapa?" ???


"Siapa dia"???


"Cantik ngga mau pesta dulu" tiba tiba seorang laki laki mendekati ku


"E-engga" jawab ku gugup


"Ayolah" *sepertinya dia mabuk* batin ku


"Bro, jangan disini bro" tiba-tiba Doyoung Dateng lalu orang itu pergi


"Kamu ngga papa?" Tanya Doyoung


"I-iya makasih, aku masuk dulu" kata ku lalu tersenyum padanya


*Dia punya senyum yang manis, " batin Doyoung


Nana pun pergi ke kamarnya. Saat dia sibuk memainkan handphone nya, tiba-tiba perut nya sakit


*Akhh.... Aku kenapa kenapa selalu begini* batin Nana sambil memegang perutnya


"Mungkin aku tidur saja agar rasanya hilang" ucap Nana lalu meletakkan handphone nya di meja lalu tidur


"Hei bangun, cepat bangun, bersihkan rumah" kata Ye Ji


Aku pun bangun, mandi lalu membersihkan rumah, saat aku membersihkan di ruang tamu.


Tok tok tok


Aku pun membuka pintu


"Apakah ini rumah Madam Nana?"


"Iya saya sendiri"


"Ini ada surat" memberikan surat lalu pergi


Aku membuka surat itu bertuliskan


"Dear, Madam Nana kami sudah lama mencari mu, sejak kau tak pernah lagi terlihat di panggung, kami mengundang mu untuk menjadi Guru di sekolah kami, untuk sebuah acara terhormat, kami mengharap kan Madam Nana hadir pada hari esok, terimakasih" from Dreamland School


"Waah sangat terhormat, aku ingin datang, tapi bagaimana aku bisa bicara dengan Jaemin, semoga boleh" kata ku


Pada saat sarapan


"Tadi siapa, ketuk pintu?" Tanya Jaemin


"Tukang Pos datang, besok aku akan menjadi guru tari di dreamland school apakah aku bisa pergi" tanya ku pelan

__ADS_1


"Terserah, asalkan pulang jangan terlambat, siapa yang akan membersihkan rumah nanti" kata Jaemin lagi


Aku merasa lega, aku akan mengajar, itu merupakan hal terhormat untuk ku. Setelah 5 bulan aku tidak tampil dan hanya latihan beberapa kali di rumah. Nanti malam aku memutuskan untuk latihan.


Skip Malem


Setelah pekerjaan rumah selesai, aku pergi ke ruang latihan. Sebelum aku menari


Handphone ku bergetar, ku lihat ternyata eomma


"Nee yeoboseyo eomma wae?" Tanya ku


"Na,,,,, kamu gimana kabarnya udah lama eomma ngga ketemu kamu" kata eomma


"Nana..... Baik ma," kata ku sambil menunduk


"Gimana kamu sama Jaemin baik baik aja kan" kata Eomma


"Baik, kok ma, kita baik baik aja" kata ku mulai menitikkan air mata


"Eh iya ma aku mau latihan nari dulu besok ada panggilan ke dreamland school


"Oh iya, bye sayang" kata eomma mengakhiri pembicaraan


Aku mematikan handphone ku dan mulai menangis, aku hanya berpura pura baik baik saja


"Eomma.... Aku sedang tak baik baik saja... Aku hanya ingin kamu tak merasa kecewa, tapi aku tak bisa melakukan apapun," kata ku pelan tapi jelas


"Ngga Nana Ngga ada waktu buat nangis, aku harus nari" kata ku menghapus air mata


...//•Jaemin pov•//...


Ingin mengetuk pintu tari tapi mendengar suara dering handphone Nana dan mengurung kan niatnya lalu berdiri di depan pintu


Mendengar percakapan Nana dengan ibunya. Dan mendengar lirih suara tangisan Nana


*Aku terlalu egois bahkan aku telah membuat dia tak tampil lagi di panggung, dia adalah wanita yang melawan sebelum nya, dia tak melawan ku, karena dia anak yang berbakti kepada orang tua* batin Jaemin lalu pergi dari pintu ruangan latihan nana


...//•Jaemin pov off•//...


Keesokan harinya, Nana bergegas bersih bersih lalu memasak, setelah itu ia bersiap siap untuk datang ke dreamland school. Aku memakai baju Pouf dengan warna abstrak, rambut ku menggelung indah, tak lupa aku membawa baju tari ku,


Saat sedang menyiapkan sesuatu tiba-tiba perut ku sakit


*Akhhh, kenapa sakit, sama seperti tadi malam* batan ku sambil memegang perut ku yang sakit


"Kamu ngga papa?" Tanya Jaemin yang baru saja datang mendekati ku


"Ngga usah lebay deh, caper udah kalau mau berangkat-berangkat sana" kata Ye Ji yang datang di belakang Jaemin.


Aku pun berangkat. Sesampainya di Dreamland School banyak kamera yang hadir di sana, banyak reporter yang menanyakan mengapa aku tak terlihat, mengapa aku tak tampil bahkan di acara" televisi besar, padahal aku berada dalam naungan perusahaan besar.


__ADS_1


__ADS_2