
Hadi Bagaskara adalah seorang CEO dari perusahaan Bagaskara group di usia nya yang menginjak 25 tahun ia sudah menjadi pengusaha sukses, terbukti dengan ada nya Bagaskara group perusahaan yang ia pimpin saat ini sukses dan di segani oleh semua perusahaan- perusahaan lain.
Hadi seorang anak tunggal dari pasangan pengusaha sukses yang bernama Anggara Bagaskara dan Mira mustika kedua orang tua Hadi merupakan salah satu orang yang paling berpengaruh dalam dunia bisnis.
Hari ini Hadi sedikit terlambat di saat akan pergi ke kantor di karenakan ada kendala saat di perjalanan supir yang biasa mengantarkan ia ke kantor menyerempet seorang gadis yang sedang menaiki sepeda.nya..
Ckiiittttt
Suara rem mobil mendadak berhenti karena melihat seorang gadis terjatuh dari sepeda.nya sang supir pun langsung menuruni mobil tersebut dan menghampiri gadis yang terjatuh tadi
" Maaf nona apakah nona baik- baik saja" ucap sopir tersebut
" Ia saya tidak apa-apa pak cuman sedikit lecet saja lutut saya" jawab sang gadis bernama tari
Supir pun membantu sang gadis untuk berdiri
" Maaf kan saya nona saya sedang buru-buru mengantarkan majikan saya" kata sang supir
" Ia pak engga apa-apa lain kali hati- hati bahaya kalau bapak nyupir nya seperti itu gimana kalau orang lain yang kena kan bisa bahaya" cecar tari
Sang supir pun menundukkan wajah nya karena merasa bersalah
" Mau saya baya ke dokter saja non biar bisa di obati luka.nya nanti saya antar tapi setelah saya mengantarkan majikan saya dulu ke kantor" ucap sang supir
." Tidak usah pak, saya tidak apa-apa nanti saja saya obati di tempat kerja saya" tari pun segera menaiki sepedanya
Sedang kan di dalam mobil sang majikan terus saja melihat arloji yang dia kenakan karena di sudah terlambat untuk pergi ke kantor.
Tiba-tiba sang majikan membuka pintu mobil dan keluar dari mobil tersebut
" Pak dirman ayok, kenapa lama sekali" ucapa sang majikan yang biasa di panggil tuan oleh supir tersebut
" Kasih uang aja, beres palingan dia mau nipu modus keserempet nanti ujung-ujung nya minta biaya buat ke rumah sakit" ucap Hadi
" Ayo saya sudah terlambat" ucap nya lagi
Tari pun geram dengan ucapan pria tersebut karena menurut nya pria tersebut terlihat sombong karena bukan nya minta maaf telah menyerempet nya pria tersebut malah menuduh nya penipu
Tari pun mendekati sang pria tersebut dan berkata
__ADS_1
" Heyy tuan yang sombong nya engga ketulungan, bukan nya minta maaf anda malah menuduh saya menipu dimana letak sopan santun anda" oceh tari
" Dasar orang kaya sombong, siapa yang ingin meminta uang anda saya tidak butuh dasar pria angkuh" lanjut tari
Hadi pun terkejut melihat tari karena menurut nya gadis ini berani sekali mengata-ngatai nya baru pertama dia melihat seorang gadis yang tidak terpesona akan ketampanan nya padahal di luar sana wanita- wanita rela mengantri untuk bisa dekat dengan nya tapi gadis ini
" Heyy tuan apa tuan tuli atau apa, saya ngomong dari tadi anda malah tidak mendengarkan" kesal tari
Hadi pun terkejut dengan teriakan sang gadis dan kembali tersadar dengan lamunan nya
" Ahhhh dasar orang miskin sombong kalau tidak mau uang ya sudah sana pergi jangan menghambat perjalanan saya" ucap Hadi
Tari pun geram dan segera menaiki sepeda nya dan pergi dengan hati yang kesal kepada pria tersebut
" Dasar pria sombong" ucap tari sambil melajukan sepeda.nya
Pak diman pun mendekati sang majikan
Dan membukakan pintu mobil untuk Hadi, Hadi pun segera masuk ke mobil dan melanjutkan perjalanan nya untuk pergi ke kantor
Sepanjang perjalanan Hadi melamun dan memikirkan gadis yang baru saja ia temui mengapa ada gadis berani sekali memaki nya dan mengatai nya pria sombong apakah dia tidak tahu siapa sebenar nya saya..
" Silahkan tuan" ucap sang supir
" Terima kasih pak dirman"
Hadi pun langsung melangkah kan kaki nya memasuki perusahaan semua karyawan langsung menunduk ketika ia memasuki perusahaan
Semua pegawai wanita langsung melihat atasan mereka yang baru saja memasuki perusahaan para pegawai wanita memuji ke tampanan Hadi dan berhayal bisa menjadi pendamping sang CEO
" Liat lah CEO kita selalu terlihat tampan dan memukau" ucapa pegawai wanita
" Ia CEO kita memang tampan dan memukai semoga saja aku bisa mendekati nya dan menjadi istri.nya" ucap pegawai wanita satu nya lagi
" Kau terlalu berhayal Dewi, mana mau pak Hadi sama kamu" wanita itu berkata sambil geleng- gelang kepala melihat kelakuan Dewi yang menurut nya terlalu percaya diri
" Aku pasti bisa menaklukan sang ceo, secara aku kan cantik dan ****" ucap dewi
Yahhhh wanita yang tadi berkata ingin menjadi istri sang CEO tersebut bernama dewi salah satu pegawai Bagaskara group
__ADS_1
Dia berambisi untuk bisa menjadikan sang CEO pacar nya agar dia bisa hidup mewah dengan kekayaan yang Hadi punya..
Teman Dewi pun meninggalkan nya setelah tau bahwa sang CEO telah pergi ke arah lift Dewi pun menyusul teman nya dengan persaan kesal karena meninggalkan nya seorang diri di lobi perusahaan..
Hadipun masuk keruangan nya dan langsung duduk di meja kebesaran nya.
Dan Hadi pun langsung mengerjakan pekerjaan nya mengecek semua berkas yang sudah menumpuk di atas meja..
Waktu pun berlalu dengan cepat jam istirahat kantor pun tiba
Hadi segera keluar dari ruangan ia pergi keluar untuk istirahat dan makan siang di sebuah restoran
Dia pamit kepada sekretaris nya
" Dita saya keluar sebentar" ucap Hadi
" Silahkan pak saya juga mau ke kantin istirahat" jawab Dita
Hadi pun meninggalkan Dita dan menuju restoran di depan kantor
Setelah satu jam istirahat pun selesai semua pegawai kantor mulai memasuki perusahaan kembali dan melanjutkan pekerjaan mereka begitu pun dengan Hadi dia kembali ke ruangan nya untuk melanjutkan pekerjaan nya yang tadi sempat tertunda dan belum selasai
Di tengah-tengah pekerjaan yang Hadi kerjaan handphone Hadi pun berdering dan tertera nama sang bunda yang menelpon nya
Drrrrttt drrrrt drrrrt suara handphone Hadi berbunyi dan ia pun mengangkat nya
" Halo Bun,ada apa" ucap Hadi
" tidak bunda hanya ingin menelpon saja, apa anak bunda sudah makan" tanya bunda
" Sudah Bun tadi istirahat Hadi makan di restoran depan kantor" jawab Hadi
" Baguslah,, jangan terlalu memporsir dirimu di, bunda tidak ingin kamu kenapa- kenapa"
" Ia bun, sudah dulu ya Bun Hadi harus meneruskan pekerjaan Hadi supaya cepat selesai dan langsung pulang" ucap Hadi
" Baik lah nak, bunda tutup telpon nya yah"
Bunda Hadi pun menutup telpon nya dan membiarkan anak nya meneruskan pekerjaan nya, sifat Hadi selalu lembut apabila sedang bersama keluarga nya berbanding terbalik saat di luar dan dengan orang- orang yang tidak ia kenal sifat nya akan menunjukan wajah dingin,cuek dan datar.
__ADS_1
Malam pun menunjukkan pukul 22.00 wib itu artinya waktu nya Hadi pulang kerumah karena pekerjaan pun sudah ia selesaikan.