Gadis Bar-bar Kesayangan Ceo Tampan

Gadis Bar-bar Kesayangan Ceo Tampan
Bab 7


__ADS_3

kedatangan Tamu Tampan


Hari libur ini Tari sudah bersiap untuk pergi bersama Nana sahabat nya


Akan tetapi pada saat Tari keluar kamar, tari di buat bingung karena mendengar ada seseorang yang sedang mengobrol dengan kedua orang tau.nya.


Akhir.nya menghampiri kedua orang tua nya untuk berpamitan, saat Tari akan berpamitan Tari di kaget kan dengan tamu yang sedang mengobrol dengan kedua orang tua.nya


" Ibu,Ayah Tari bera" Tari mematung seketika melihat sosok pria yang ada di rumah nya


" Nak, duduk dulu ada nak Hadi. katanya pengen ketemu kamu kata.nya Nak Hadi ini temen kamu" Tanya ayah


" Ia yah, Tapi Tari engga kenal yah sama pria ini. " jawab tari jutek kepada sang ayah


" Loh ko gitu nak, engga baik sama tamu jutek gitu. yang sopan" seru sang ayah


" Tapi emang Tari engga kenal yah" jawab tari ngotot


Disaat ayah Tari akan bicara, Hadi pun langsung memotong


" Tidak apa-apa pak, Tari memang tidak mengenal saya. saya juga baru kenal Tari beberapa hari setelah kejadian waktu tari keserempet waktu itu, maafkan saya karena waktu itu supir Saya kurang hati-hati membawa mobil" jelas Hadi panjang lebar


" Kedatangan saya kesini mau minta maaf kepada bapak dan ibu untuk ketidak sengajaan supir saya, karena saat itu saya sedang terburu-buru jadi saya menyuruh supir saya untuk agak ngebut" jelas Hadi lagi


Bapak dan Ibu pun di buat kagum oleh kejujuran Hadi karena mau mengakui kesalahan nya dan mau meminta maaf


" Sudah tidak apa-apa nak, Tari juga sudah tidak apa-apa" seru ayah


" Ia nak, sudah tidak perlu di pikir kan nak Hadi mau datang dan meminta maaf saja ibu sudah senang" seru ibu


Disaat kedua orang tua nya mengobrol Tari di buat heran dengan sikap pria itu, karena di saat pertama melihat pria itu Tari di buat kesal karena menurut nya dia orang kaya yang sombong, Tapi kenapa hari ini jadi berubah baik


" Ayah,Ibu Tari berangkat dulu yah karena Nana sudah ada di depan" ijin Tari


" Kamu udah mau berangkat nak, ini nak Hadi kamu tunggal" tanya ayah


" ya kan Tari engga tau kalau bakal ada tamu, hari ini tari udah janjian sama Nana" jawab tari

__ADS_1


" nak Hadi maaf yah kalau anak bapak tidak sopan" ucap ayah


" Tidak apa-apa pak, saya juga akan segera pergi karena masih ada pekerjaan" jawab Hadi


" ohh begitu baiklah" ucap ayah


Tari dan Hadi pun keluar bersamaan setelah berpamitan dengan kedua orang tua Tari


pada saat di luar Nana yang sedang menunggu Tari di motor nya di buat bingung karena tumben sekali di rumah Tari ada mobil mewah, mobil siapa? apa mobil tamu ayah,sama bunda


Nana pun tidak mengambil pusing dia anteng menunggu Tari di luar karena kata Tari dia kan segera keluar.


pada saat Nana sedang menunggu Tari di luar Nana melihat ke arah pintu masuk, dia melihat seorang pria tampan yang berjalan berbarengan dengan Tari keluar dari dalam rumah


" wah cakep banget, siapa itu? apa ponakan nya bapk sama bunda" pikir Nana


karena penasaran Nana akhir nya menghampiri Tari dan bertanya


" Tar, pria ini siapa cakep banget" tanya Nana kepada tari sambil mengenggol tangan Tari


" ehhh, ia kenalkan saya Nana sahabat nya Tari" Nana di buat kaget karena pria ini mengaku sebagai pacar nya Tari


" Sayang, aku balik lagi ke kantor yah. kamu hati-hati jalan.nya kalau ada apa-apa hubungin aku" ucap Hadi sbil mengacak rambut Tari


" ehhh ia" jawab Tari sambil setengah kaget


Dan akhir nya Hadi pun meninggal kan kedua gadis yang masih bingung di depan rumah Tari


sedang kan Tari dan Nana tiba-tiba sadar dengan lamunan nya


" Tari kok kamu engga ngasih tau aku sih kalau kamu punya pacar tampan kaya gitu" tanya Nana sambil senyum-senyum membayangkan dia juga bisa mendapatkan pacar yang tampan seperti Tari


" Aku juga engga tau na, orang dia yang ngaku-ngaku kenal juga baru-baru ini. dia tiba -tiba datang ke minimarket dan mengatakan mulai saat itu aku ini pasangan nya" jawab Tari


"Tari kamu itu beruntung banget tau, ada pria yang langsung mau sama kamu, mana cakep, kaya lagi" cerocos Nana


" Ia tapi aku khawatir na, kenapa dia bisa suka sama aku sedangkan dia kan tau aku ini orang engga punya" ucap Tari lesu

__ADS_1


" engga usah dipikirin, jalanin aja mana tau dia serius suka sama kmu Tar, kalau di kiat-kiat sih emang dia suka sama kamu Tari. bukatinya dia tadi pas mau berangkat aja ini sama kamu" ucap Nana


" Ya udah yukk kita berangkat jalan-jalan nya keburu sore" ucap nana


" ya udah yuk" Tari lekas memakai helm yang di berikan Nana


mereka pun pergi dari rumah Tari menuju mall


sesampai nya di mall Tari dan Nana lekas turun dari motor dan masuk menuju mall tersebut. disana Tari dan Nana berkeliling


di mall Nana dan tari melihat-lihat isi mall semua nya, Tari sangat senang karena baru kali ini dia bisa pergi ke mall. di sana tari membeli baju untuk nya dan kedua orang tua nya. sedangkan Nana membeli banyak sekali barang.


karena asyikk bercanda tari pun menabrak seseorang


brugggg


" Tari kamu engga apa-apa" ucap Nana sambil membantu Tari


" "Aku engga apa-apa na" jawab Tari.


" Maaf kan saya Bu, saya tidak sengaja" ucap Tari sambil membereskan barang sang ibu yang ia tabrak. Nana menghampiri Tari.


" Tidak apa-apa mbak, saya juga tidak hati-hati tadi" ucap sang ibu itu


Seketika sang ibu melihat wajah Tari dan mengingat-ngingat pernah melihat.nya tapi dimana.


Sesat kemudian sang ibu sudah mengingat wajah gadis tersebut, Sang ibu ingat bahwa gadis yang ia tabrak adalah gadis yang ia temui di minimarket tempo hari.


" Sepertinya saya pernah melihat gadis ini" ucap batin sang ibu


" kamu pegawai minimarket itu kan?" ucap.nya lagi


Tari pun mengingat wajah sang ibu yang datang berbelanja ke tempat ia bekerja, saat itu sang ibu sedang mencari sesuatu dan Tari datang membantu sang ibu.


" Ehh ia Bu, ibu yang waktu itu belanja kan yah.maaf yah Bu saya engga hati- hati jadi nabrak ibu"


" jangan panggil ibu, panggil bunda aja biar enak" ucap sang ibu.

__ADS_1


__ADS_2