
Bertemu kembali
" Tari tolong antar pesanan ke perusahaan bagaskara yang di ujung jalan sana yah?? Kamu tau kan?" Ucap sang atasan
" Siap pak, tari tau kok. Siapa yang engga tau perusahaan hebat itu semua orang membicarakan nya" jawab tari
" Kalau gitu kamu siap- siap saya siapin dulu barang yang di pesan sama karyawan disana" ucap atasan tari
" Siap pak" ucap tari sambil melakukan gerakan hormat kepada atasan nya
Atasan tari yang bernama Rudi tersenyum melihat kelakuan tari
Setelah menyiapkan pesanan tersebut pak Rudi memberikan nya kepada tari untuk di antarkan ke kantor tersebut
" Ni tar pesanan nya,, nanti kalau ada yang nanya bilang aja pesanan atas nama Bu Dewi yah.."
Tari pun segera menaiki sepeda nya dan menuju perusahaan tersebut tidak lama tari pun tiba di kantor tersebut
Tari masuk dengan membawa belanjaan yang di pesan oleh salah satu karyawan di kantor tersebut. Sambil masuk kedalam kantor tari merapikan belanjaan tersebut agar tidak jatuhh akan tetapi karena tari tidak melihat ke arah depan tari pun menabrak seseorang
Bruggghhh
Tari pun jatuh dan belanjaan yang dia bawa jatuh berhamburan
" Aawww " ringis tari
" Kalau jalan tuh liat kedepan bukan nya kebawah dasar gadis anehh" ucap sang CEO
Ia CEO itu adalah hadi, Hadi belum sadar kalau gadis yang ia tabrak itu adalah gadis yang 2 hari lalu tidak sengaja di serempet oleh supir nya
Tari pun menadahkan wajah nya ke atas melihat siapa yang ia tabrak dan tari pun kesal karena yang ia tabrak adalah orang yang sudah menyerempet nya 2 hari lalu yang dia bilang orang kaya sombong dan angkuh
" heiii,, tuan maaf kalau saya sudah menabrak anda saya tidak sengaja karena saya sedang merapikan belanjaan ini, tapi anda seharus nya juga minta maaf karena sudah membuat saya jatuh tadi bukan malah mengomel" cerocos tari
Para karyawan pun di buat kaget oleh kelakuan tari yang berani membentak sang CEO karena yang mereka tahu tidak ada satupun orang yang berani berhadapan dengan bos nya tersebut. Karena Meraka tahu bos nya itu terkenal dingin
" Yang nabrak siapa?? Kenapa harus saya yang minta maaf dasar anehh" sarkas Hadi
" Dasar beruang kutub tidak punya hati" ucap tari sambil melangkah dan meninggalkan Hadi ke dalam kantor dan menuju resepsionis untuk menanyakan karyawan yang memesan di minimarket tempat nya bekerja
Hadi di buat melongo karena perkataan tari tadi bisa-bisa gadis ini menyebut nya beruang kutub berani sekali dia
__ADS_1
Hadi tak habis pikir dengan gadis ini, sifat.nya yang bar-bar dan berani mengata ngatai nya dengan sesuka hati.
" Apa dia tidak tau siapa saya, gadis ini cantik tp bar-bar sekali" batin Hadi sambil tersenyum
" Menarik" lanjut batin Hadi
Karena di luaran sana semua gadis berlomba- lomba ingin mendekati nya tp gadis ini sama sekali tidak melirik nya
" Ken cari tahu tentang gadis itu, saya ingin datanya kau dapatkan dengan cepat" titah Hadi kepada sang asisten
Asisten hadipun di buat heran dengan perintah boa nya itu,
"untuk apa bosnya ingin tahu identitas gadis itu apa dia tertarik dengan Hadi itu" batin Ken
Tak ingin ambil pusing Ken pun langsung mengganggu kan kepala nya
Hadi lekas pergi keruangan nya yang berapa di lantai atas
Di tempat yang sama tari menanyakan kepada resepsionis karyawan yang bernama Dewi
" Selamat pagi mbak, saya mau mengantarkan pesanan atas nama ibu Dewi bagian keuangan" ucap tari
" Ohh tunggu sebentar yah mbak" jawab sang resepsionis dan sang resepsionis langsung melakukan panggilan ke ruangan keuangan untuk menanyakan perihal pesanan yang di bawa pegawai minimarket ini
" Di tunggu sebentar yah mbak,orang nya akan segera kesini.. mbak bisa menunggu di kursi tunggu biar tidak lelah berdiri" ucan sang resepsionis dengan ramah
Tari duduk sambil menunggu Bu Dewi yang memesan belanjaan di minimarket tempat ia bekerja
Tak lama Dewi pun keluar dan menghampiri meja resepsionis
" Dimana orang yang mengantarkan pesanan saya RIS"? Tanya Dewi
" Disana mbak orang nya menunggu di kursi tunggu"
" Baik lah terima kasih RIS" ucap dewi
" Mbak Dewi!!" tanya tari
" Ia saya Dewi, mana pesanan saya?" Ucap dewi
" Ini mbak,ini barang nya dan ini struk pembayaran nya" tari memberikan barang nya kepada Dewi
__ADS_1
Dewi segera memberikan uang sebesar dua ratus ribu
" Maaf mbak ada uang pas saja, saya tidak bawa uang kembalian nya karena tadi buru-buru kesini'" ucap tari
" Hadeuhhhh gimana sihhh mbak,, nganterin pesanan tp engga bawa kembalian..ya sudah ambil saja kembalian nya..lain kali kalau kesini lagi bawa uang receh buat kembalian" ucap dewi
Dewi pun meninggalkan tari begitu saja tanpa mengatakan sepatah kata pun
Setelah tari menerima uang tersebut, tari segera keluar dari kantor tersebut dan kembali ke minimarket untuk melanjutkan pekerjaan nya
Sesampainya tari di minimarket taripun memberikan uang tersebut kepada atasan nya
" Ini pak uang belanjaan tadi ada lebih nya Lima ribu, soal nya tadi saya engga sempat bawa uang receh untuk kembalian" ucap tari sambil nyengir
" Ya sudah lanjutkan lagi pekerjaan mu" ucap sang atasan kepada tari
" Siap pak bos" jawab tari
Tari melanjutkan pekerjaan nya lagi dengan ceria meskipun sedot kesal karena mengingat kejadian yang tadi menimpa nya di kantor itu
" Dasar beruang kutub dingin,sombong tapi tampan" ucap sari sambil tersenyum
Sesat kemudian dia menggelengkan kepala.nya
" Tidak- tidak kenapa aku menyebut nya tampan,,seperti nya aku sudah gila" tari menggeleng gelengkan kepala nya
" Semoga saja ayku tidak ketemu dengan nya lagi, karena setiap bertemu pasti saja aku selalu apes" cerocos tari
" Semangat tari kamu harus semangat demi orang tua mu yang kamu sayangi" tari menghibur Diri nya sendiri sambil menganggat tangan nya yang tidak kelihatan otot nya itu
Hari pun berlalu setelah kejadian tempo hari tari kembali bekerja seperti biasa
Hari ini tari lihur, setiap dia libur dia pasti akan di rumah membantu kedua orang tua nya
Pagi harinya tari keluar dari kamar dan menghampiri sang bunda di dapur tari ingin membantu sang bunda memasak itung-itung belajar biar bisa
" Pagi bunda, ayah mana Bun kok engga keliatan? " Tanya tari
"bunda lagi masak. Tari bantuin yah?" Ucap tari lagi
" Pagi juga nak, ayah mu ada di belakang lagi ngopi sambil melihat tanaman bunga,, baik lah kemarilah nak" ajak sang bunda
__ADS_1
Hari libur tari dia habiskan bersama kedua orang tuan, berkumpul dan bercana..sungguh keluarga yang penuh dengan kehangatan orang-orang yang melihat nya pun akan merasa iri..