Gadis Bar-bar Kesayangan Ceo Tampan

Gadis Bar-bar Kesayangan Ceo Tampan
Bab 6


__ADS_3

pria menyebalkan


setelah kejadian di minimarket itu tari tidak terlalu memikirkan nya karena menurut nya pria itu hanya bercanda, mana ada pria tampan yang kaya yang mau bersama nya sedangkan dia hanya gadis biasa.


huuuuuhhhhh


" pria aneh, bisa- bisa nya dia mengklaim aku menjadi kekasih nya kenal juga engga" ucap tari


" sudah lah mungkin dia sedang bergurau" lanjut tari


taripun kembali ke aktivitas seperti biasa bekerja kembali di tempat kerja yang sangat ia senangi karena disana ia bisa bekerja tanpa ada tekanan tertentu, pasti nya lingkungan di tempat kerja.hya yang menyenangkan menurut nya


" semangat tari" tari menyemangati diri nya sendiri


" tari hari Sabtu kita kan kebagian libur bareng, kita jalan-jalan yuk" ajak Nana sahabat tari


" tapi hari libur ku biasa nya aku bersama keluarga ku na" balas tari


" sekali ini aja temani aku jalan-jalan suntuk di rumah terus butuh refresing buat otak biar segar" ucap Nana


' baik lah nanti aku ijin dulu sama ibu, lagian kasian jomblo jalan-jalan sendiri, nanti kalau ada yang nyomot kan kasian" tari tertawa


" tariiii, sesama jomblo jangan saling mendahului yah, kan kamu juga jomblo markonah" ucap Nana tak kalah sengit


" kata siapa aku jomblo" ucap tari


Nana pun kaget dengan pernyataan tari sampai air yang sedang ia minum muncrat saking kaget nya


" serius tar kamu udah punya gebetan, siapa? kok aku engga tau sihh" cerocos Nana


tari pun menceritakan kembali kejadian yang lalu dimana seorang pria yang kaya datang ke tempat kerjaan nya dan dengan seenak nya menjadikan ia kekasih nya


" sepertinya pria itu gila dechh, masa tiba- tiba dia datang dan mengklaim kalau aku harus jadi kekasih nya, kan anehh" pikir tari


" emang pria itu siapa tari kenapa tiba-tiba dia ingin menjadi kan kamu sebagai kekasih nya? apa kamu pernah bertemu dengan nya sebelum nya?" tanya Nana


" pria itu yang mobil nya nyerempet aku tempo hari na, aku juga engga tau kenapa pria itu tiba-tiba seperti itu" jawab tari


" apa!!! jadi pria itu yang udah nyerempet kamu tempo hari dan kemarin dia datang kepada mu untuk kamu mau jadi kekasih nya?" dia itu pria yang kaya nya orang kaya dan sombong" cerocos naan

__ADS_1


" ia Nana kan tadi udah bilang, masih aja engga ngerti-ngerti udah di kasih tau juga masih muter-muter nanyanya" jawab tari


" mungkin dia memang tertari sama kamu tari, secara kamu kan cantik tar" ucap Nana


blussssh


pipi tari pun memerah karena ucapan Nana


" apa ia" kata tari


" aku akui kamu emang cantik tari,terutama hati kamu sehingga banyak orang yang menyukai mu, selamat ya tari kamu udah engga jomblo lagi. mana pria itu tampan kaya lagi, kapan aku bisa dapat yang seperti itu" ucap Nana sambil berkhayal


" aku pasti akan selalu mendukung mu tari, apapun keputusan mu mungkin pria ini memang menyukai mu apa ada nya. dan semoga kmu bahagia dengan pria ini." ucap Nana


" aamiin" tari pun meng amiin kan ucapan Nana sahabat nya itu meskipun sedikit ragu karena masih belum percaya dengan semua.nya


" oke kalau begitu kamu besok ikut aku jalan-jalan yah?" ucap Nana


" oke dech aku bilang dulu tapi yah sama ayah dan ibu ku" ucap tari


" siap kalau perlu aku akan menjemput mu ke rumah dan meminta ijin kepada kedua orang tua mu" ucap Nana


" baik lah selamat bekerja tari, aku balik lagi ke depan yah" ucap Nana


tari pun menjawab dengan anggukan


selesai bekerja tari segera pulang ke rumah karena ingin segera mandi dan beristirahat karena badan nya tersa lengket


sesampai nya tari di rumah


" assalamualaikum yah, Bu" ucap tari sambil berjalan masuk rumah dan menghampiri ibu nya dan mencium telapak tangan ibu nya


" walaikumsalam nak" jawab ibu


tari pun masuk kedalam rumah


" kemana ayah Bu ko tidak ada tumben"? tanya tari


" ayah sedang ke rumah kepala desa ada urusan" jawab ibu

__ADS_1


" ohh baik lah Bu, tari ke kamar dulu yah mau mandi udah bau acem badan tari" ucap tari


" baik lah, segeralah mandi sudah itu makan dulu batu istirahat yah" ucap ibu


" siap ibu ku sayang" canda tari sambil mencium ibu nya


tari pun masuk ke kamar nya dan menyimpan tas serta membuka baju kerjanya saat akan pergi ke kamar mandi handphone tari pun berbunyi


ringg...ringg...ring...


Tari melihat handphone dan melihat di layar handphone penelpon tapi tanpa nama


ragu-ragu untuk menjawab Tari pun akhr nya menjawab telp tersebut dia berpikir mungkin telpon penting


" halo" ucap tari


" selamat malam cantik, " ucap pria di sebrang sana


" maaf ini siapa" tanya Tari


" apa kamu tidak mengenali suaraku cantik, aku adalah pasangan masa depan mu" jawab pria itu


yahh pria itu adalah Hadi pria yang mulai tertarik dengan Tari


" ohh tuan yang kaya,sombong dan seenak nya itu yah" ucap Tari


" Dengar yah tuan, maaf saya ini bukan pasangan anda. Anda jangan mengada- Ngada kenal juga engga" Tari


" pokok nya mulai saat ini dan seterus nya kamu adalah pasangan saya, dan kamu harus jadi milik saya" ucap Hadi


" Tuan ini belum minum obat yah, atau hilang ingatan" Tari heran dengan tingkah pria yang seenak nya ini


" sudah yahh tuan, jangan ganggu saya lagi.saya mau istirahat, selamat malam" ucap tari sambil mematikan telpon begitu saja


Tari kesal kenapa pria itu ngotot banget sihhh kenal juga engga tiba-tiba aja menginginkan dia untuk jadi pasangan nya apa engga ada wanita lain kan di luaran sana banyak yang lebih cantik dan juga kaya.


yahh Tari merasa dirinya tidak pantas di sukai oleh pria itu karena menurut nya pria itu orang berada sedangkan dia seorang gadis biasa


tak mau terlalu memikirkannya tari pun segera masuk ke kamar mandi untuk membersihkan badan nya. karena pria tadi menggangu acara mandi nya

__ADS_1


selah 1 jam berlalu tari pun keluar dari kamar mandi dan segera memakai baju tidur nya, selasai memakai baju tari segera naik keranjang tempat tidur lalu memejam kan mata.nya karena rasa kantuk yang berat setalah cape kerja seharian tadi tari pun tidur dengan lelap sampai pagi..


__ADS_2